Donald Trump Maju sebagai Calon Presiden Amerika

Luhung SaptoLuhung Sapto - Rabu, 17 Juni 2015
Donald Trump Maju sebagai Calon Presiden Amerika

Taipan Donald Trump melakukan orasi saat kampanye Calon Presiden AS pada pemilu 2016. (Foto Reuters/Brendan McDermid)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih, Internasional-Taipan properti dan host The Apprentice Donald Trump, 68, maju sebagai calon presiden Amerika Serikat pada Pemiu 2016. Trump mengusung jargon "membangkitkan kembali impian Amerika" dalam kampanyenya.

"Tuan dan nyonya sekalian saya resmi maju sebagai calon presiden Amerika pada 2016 nanti. Dan, kita akan memajukan bangsa ini," ujar Trump seperti dikutip CNN, Rabu (17/6) WIB.

Trump mengatakan "American Dream" sudah mati. "Jika terpilih sebagai presiden nanti saya akan mengembalikan kejayaan ekonomi Amerika," sambungnya.

Hal itu ia sampaikan untuk mengkritik rivalnya dari Partai Republik. Pemerintahan yang sekarang dinilai telah gagal menciptakan lapangan kerja baru dan pelemahan dolar.

"Saya telah berhubungan dengan para politisi sejak lama. Mereka tidak akan mampu mengembalikan kebangkitan ekonomi Amerika. Mereka tidak akan bisa," kata Trump dalam kampanye selama 45 menit di Fifth Avenue, New York dengan penuh percaya diri.

Seumur hidupnya, Trump dikenal sebagai pebisnis sukses. Ia bertekad mengembalikan kejayaan ekonomi AS.

Sejawat Trump mengatakan kesuksesan Trump di dunia bisnis membuatnya percaya diri.

"Dia punya keberanian dan modal," kata Roberto Bezjon, anggota dewan organisasi Trump. "Dia sangat tegas dan bicara apa adanya."

Trump akan bersaing dengan mantan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Hillary Clinton yang turut mendeklarasikan diri sebagai Calon Presiden AS pada pemilu 2016 mendatang. Hillary maju diusung Partai Demokrat.  

Baca Juga:

Hillary Clinton Resmi Jadi Calon Presiden AS 2016

5 Hal Yang Membuat Obama Selalu Produktif

Fakta Pencalonan Presiden Amerika Marco Rubio

#Calon Presiden Amerika #Donald Trump
Bagikan
Ditulis Oleh

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak

Berita Terkait

Dunia
Ancaman Terbaru Trump, AS Kenakan Tarif 25% ke Negara Rekan Dagang Aktif Iran
Presiden AS Donald Trump mengumumkan kebijakan baru berupa tarif sebesar 25 persen terhadap semua negara yang masih menjalin perdagangan dengan Iran.
Wisnu Cipto - Selasa, 13 Januari 2026
Ancaman Terbaru Trump, AS Kenakan Tarif 25% ke Negara Rekan Dagang Aktif Iran
Dunia
Unggahan di Truth Social, Trump Mengklaim Sebagai Presiden Sementara Venezuela
Tangkapan layar di Truth Social yang dibuat seperti biografi Wikipedia, mengklaim Trump sebagai presiden sementara Venezuela mulai Januari 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Januari 2026
Unggahan di Truth Social, Trump Mengklaim Sebagai Presiden Sementara Venezuela
Dunia
Iran Membara, Trump Masih 'Keep Calm' Belum Kirim Pasukan ke Teheran
Kekacauan di Iran sendiri dipicu oleh ambruknya nilai tukar Rial yang menyebabkan inflasi hebat
Angga Yudha Pratama - Senin, 12 Januari 2026
Iran Membara, Trump Masih 'Keep Calm' Belum Kirim Pasukan ke Teheran
Dunia
Senat AS Loloskan Resolusi Kewenangan Perang, Tolak Ancaman Militer Donald Trump terhadap Venezuela
Keputusan ini menandai sikap tidak setuju atas ambisi Trump yang kian meluas di belahan Barat.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Senat AS Loloskan Resolusi Kewenangan Perang, Tolak Ancaman Militer Donald Trump terhadap Venezuela
Dunia
Presiden AS Donald Trump akan Bertemu Pemimpin Oposisi Venezuela Maria Corina Machado, meski Ogah Bekerja Sama
Meski begitu, Gedung Putih tidak segera memberikan tanggapan ketika dimintai keterangan tambahan terkait dengan pertemuan tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Presiden AS Donald Trump akan Bertemu Pemimpin Oposisi Venezuela Maria Corina Machado, meski Ogah Bekerja Sama
Dunia
Trump Tebar Lagi Ancaman, Siap Serang Iran
AS mengklaim mendukung para pengunjuk rasa damai di seluruh dunia, termasuk di Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Januari 2026
Trump Tebar Lagi Ancaman, Siap Serang Iran
Dunia
Presiden Donald Trump Tarik Keikutsertaan Amerika Serikat dari Puluhan Organisasi Internasional, Sebut tak Melayani Kepentingan Negaranya
Disebut tidak lagi melayani kepentingan Amerika dan mendorong agenda yang tidak efektif atau bersifat bermusuhan.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Januari 2026
Presiden Donald Trump Tarik Keikutsertaan Amerika Serikat dari Puluhan Organisasi Internasional, Sebut tak Melayani Kepentingan Negaranya
Dunia
Gedung Putih Tegas akan Dikte Keputusan dan Penjualan Minyak Venezuela
Trump akan melakukan hal itu dengan mengandalkan blokade laut serta ancaman penggunaan kekuatan lebih lanjut.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Januari 2026
Gedung Putih Tegas akan Dikte Keputusan dan Penjualan Minyak Venezuela
Dunia
Culik Nicolas Maduro, Presiden AS Donald Trump Klaim Venezuela akan Serahkan 50 Juta Barel Minyak kepada AS
Trump mengatakan uang hasil penjualan akan berada di bawah kendalinya dan digunakan untuk kepentingan rakyat Venezuela dan Amerika Serikat.
Dwi Astarini - Rabu, 07 Januari 2026
 Culik Nicolas Maduro, Presiden AS Donald Trump Klaim Venezuela akan Serahkan 50 Juta Barel Minyak kepada AS
Dunia
AS Akan Kontrol Penjualan 50 Juta Barel Minyak Venezuela, Larang Kerjasama Dengan China
Trump mengatakan minyak itu akan dijual pada harga pasar, dan hasilnya akan dikontrol oleh dirinya sebagai Presiden Amerika Serikat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Januari 2026
AS Akan Kontrol Penjualan 50 Juta Barel Minyak Venezuela, Larang Kerjasama Dengan China
Bagikan