Donald Trump Larang Transgender Berkompetisi di Bidang Olahraga Wanita, Ingin Persaingan Adil

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Jumat, 07 Februari 2025
Donald Trump Larang Transgender Berkompetisi di Bidang Olahraga Wanita, Ingin Persaingan Adil

Presiden terpilih AS, Donald Trump. (Foto: Partai Republik AS)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden AS Donald Trump telah menandatangani perintah eksekutif yang melarang wanita transgender untuk berkompetisi dalam kategori olahraga wanita. Perintah ini memberikan panduan, regulasi, dan interpretasi hukum, serta akan melibatkan Departemen Pendidikan untuk menyelidiki sekolah-sekolah menengah yang dianggap tidak mematuhi aturan tersebut.

Para pendukung perintah ini, terutama dari pihak Republik, mengatakan bahwa kebijakan ini mengembalikan keadilan dalam olahraga, sementara organisasi advokasi LGBT dan hak asasi manusia menyebut langkah tersebut sebagai bentuk diskriminasi.

Perintah ini berlaku segera dan terutama mencakup olahraga di tingkat sekolah menengah, universitas, dan komunitas. Beberapa badan olahraga besar, termasuk renang, atletik, dan golf, telah melarang wanita transgender untuk berkompetisi di kategori wanita pada level elit jika mereka sudah melewati pubertas pria.

Menurut pejabat Gedung Putih yang memberikan penjelasan kepada wartawan, perintah ini memberi wewenang kepada Departemen Pendidikan untuk menyelidiki bagaimana sekolah menerapkan Title IX, sebuah undang-undang AS yang melarang diskriminasi berdasarkan jenis kelamin dalam program pendidikan yang didanai oleh pemerintah federal.

Baca juga:

Mengenal Jo Hyun Joo di 'Squid Game 2', Sosok Transgender Berlatar Militer

Pejabat administrasi tersebut mengatakan bahwa perintah ini akan membalikkan posisi pemerintahan Biden, yang pada April tahun lalu menyatakan bahwa siswa LGBT akan dilindungi oleh hukum federal, meski tidak memberikan panduan spesifik tentang atlet transgender.

"Jika Anda membiarkan pria mengambil alih tim olahraga wanita atau menginvasi ruang ganti Anda, Anda akan diselidiki karena melanggar Title IX dan berisiko kehilangan dana federal Anda," kata Trump, dikutip dari BBC, Kamis (6/2).

Gedung Putih juga berencana mengundang badan olahraga, seperti NCAA, untuk bertemu dengan atlet wanita dan orang tua mereka guna membahas kekhawatiran terkait kebijakan ini. (ikh)

#Donald Trump
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Sekretaris Pers Gedung Putih Katie Zacharia Mengundurkan Diri, cuma Bertahan Kurang dari Lima Hari
Penampilan perdananya di hadapan media dan publik disorot tidak meyakinkan, menimbulkan kontroversi seputar keabsahan status advokatnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Sekretaris Pers Gedung Putih Katie Zacharia Mengundurkan Diri, cuma Bertahan Kurang dari Lima Hari
Dunia
Donald Trump: Biarkan Iran Hancurkan Los Angeles dan San Diego
Donald Trump menyinggung kemungkinan Iran melancarkan serangan terhadap kota di AS.
Yusuf Abdillah - Selasa, 06 Oktober 2026
Donald Trump: Biarkan Iran Hancurkan Los Angeles dan San Diego
Tekno
Bantah Donald Trump, Paus Leo Tegaskan Kekhawatiran AI bukan 'Berita Bohong'
Sejumlah raksasa AI, termasuk Anthropic, telah menyerukan perlambatan dalam pengembangan guna memberikan waktu bagi langkah-langkah keselamatan.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
 Bantah Donald Trump, Paus Leo Tegaskan Kekhawatiran AI bukan 'Berita Bohong'
Dunia
Trump Tolak Rencana Global Kendalikan Kecerdasan Buatan
Trump menyatakan bahwa Washington akan mulai mengubah sebutan kecerdasan buatan menjadi "kecerdasan super"
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
 Trump Tolak Rencana Global Kendalikan Kecerdasan Buatan
Indonesia
Trump Berikan Ancaman Baru, Iran Siapkan Serangan Balasan
Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Qatar, Syekh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani, menyerukan dibentuknya kerangka kerja keamanan regional yang menyatukan negara-negara Teluk dan Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Trump Berikan Ancaman Baru, Iran Siapkan Serangan Balasan
Dunia
AS Berikan Sanksi Ekonomi Lebih Luas Mahkamah Pidana Internasional
Sebelumnya, Majelis banding Mahkamah Pidana Internasional (ICC) menolak gugatan Israel atas legalitas penyelidikan ICC terkait dugaan kejahatan perang di Gaza setelah Oktober 2023.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
AS Berikan Sanksi Ekonomi Lebih Luas Mahkamah Pidana Internasional
Indonesia
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran, "Hal Besar Akan Terjadi" Jika Gagal Mengubah Sikap
Trump memberikan peringatan keras dirinya telah memasuki "fase pengambilan keputusan" yang sangat krusial terkait perang yang tengah berlangsung dengan Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran,
ShowBiz
Zara Larsson Semprot Gedung Putih, tak Terima Lagunya Dipakai untuk Video Deportasi
Video yang memperlihatkan tindakan penggerebekan penegakan hukum imigrasi itu menggunakan lagu Midnight Sun milik Larsson.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Zara Larsson Semprot Gedung Putih, tak Terima Lagunya Dipakai untuk Video Deportasi
Dunia
Krisis Minyak Dunia Meledak! Iran Kunci Mati Selat Hormuz Sampai Trump dan Netanyahu Lengser
Iran menegaskan tidak akan membuka akses Selat Hormuz sampai Donald Trump dan Benjamin Netanyahu lengser, memicu krisis minyak global yang kian parah.
Wisnu Cipto - Jumat, 18 September 2026
Krisis Minyak Dunia Meledak! Iran Kunci Mati Selat Hormuz Sampai Trump dan Netanyahu Lengser
Dunia
AS Klaim Jadi Produsen Minyak Terbesar Dunia, Dapat Konsensi 100 Tahun di 17 Ladang Minyak Venezuela
“Sekarang kami adalah yang terbesar di dunia, dan itu belum termasuk Venezuela, yang baru saja kami tambahkan ke dalam cadangan kecil kami,” kata Trump.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 11 September 2026
AS Klaim Jadi Produsen Minyak Terbesar Dunia, Dapat Konsensi 100 Tahun di 17 Ladang Minyak Venezuela
Bagikan