Donald Trump Bawa kembali Sedotan Plastik ke AS lewat Perintah Eksekutif
Donald Trump promosikan penggunaan sedotan plastik.(foto: pexels-christopher)
MERAHPUTIH.COM - SEDOTAN plastik akan kembali ke Amerika Serikat. Hal itu dipastikan setelah Presiden AS Donald Trump menandatangani sebuah perintah eksekutif pada Senin (10/2). Perintah eksekutif itu bertujuan mempromosikan penggunaan sedotan plastik.
"Kita akan kembali ke sedotan plastik. Sedotan ini (kertas) tidak berfungsi," kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih saat menandatangani perintah tersebut, merujuk pada sedotan berbahan kertas, dikutip ANTARA.
"Saya sudah sering menggunakannya, dan kadang-kadang mereka patah, bahkan pecah," tambahnya.
Tahun lalu, pemerintahan Biden mengeluarkan kebijakan untuk penghentian bertahap pembelian plastik sekali pakai oleh pemerintah federal, termasuk sedotan, untuk layanan makanan, acara, dan kemasan pada 2027, serta di semua operasi federal pada 2035.
Baca juga:
Taylor Swift Diteriaki di Super Bowl 2025, Donald Trump Langsung Lempar Ejekan
Sejak menjabat kembali, Trump diketahui telah menandatangani sejumlah perintah eksekutif, seperti pemberian sanksi kepada Mahkamah Pidana Internasional (ICC) karena dinilai telah melakukan tindakan tidak sah dan tidak berdasar yang menargetkan AS dan sekutu dekatnya, Israel.
Sanksi yang dijatuhkan AS mencakup pemblokiran properti dan aset ICC, serta penangguhan izin masuk bagi pejabat, staf, dan petugas ICC, serta anggota keluarga dekat mereka.
Trump juga telah menandatangani perintah eksekutif yang bertujuan melarang perempuan transgender berkompetisi dalam olahraga perempuan dan anak perempuan.(*)
Baca juga:
Bagikan
Berita Terkait
Donald Trump Peringatkan Iran Jangan Coba-Coba Bangun Nuklir Baru
Ribuan Video dan Foto Kasus Epstein, Publik Lapar dan Haus Informasi Kejahatan
Drone Iran Ditembak Jatuh Saat Dekati Kapal Perang USS Abraham Lincoln di Laut Arab
Ekspor Indonesia Tertekan Tarif Trump
Setelah Selat Hormuz, Militer AS Tingkatkan Kekuatan di Teluk Persia
Iran Siap Lawan Amerika, Uni Eropa Tambah Sanksi ke Pejabat Teheran
Amerika Serikat dan Iran di Ambang Perang, DPR RI Minta Pemerintah Indonesia Siapkan Evakuasi WNI
HNW Soroti Partisipasi Indonesia di Board of Peace, Ingatkan Amanat UUD 1945 soal Palestina
Tanpa Inggris-Prancis, Donald Trump Umumkan 26 Anggota Dewan Perdamaian Gaza Termasuk Indonesia
Ketegangan Dengan AS Meningkat, Iran Klaim Kendalikan Penuh Selat Hormuz