DNA Master Class 2024 Bahas soal Tren dan Inovasi Bisnis Digital Terkini

Soffi AmiraSoffi Amira - Senin, 02 September 2024
DNA Master Class 2024 Bahas soal Tren dan Inovasi Bisnis Digital Terkini

Tren dan inovasi bisnis digital pengaruhi pertumbuhan ekonomi. Foto: Unsplash/Marvin Meyer

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Digital Hub sukses menggelar DNA Master Class 2024 bertajuk “Ideas to Impact: a Way to Hack Your Business”, pada 15-16 Agustus 2024 di Nusantara Hall 1, ICE BSD City.

DNA Master Class diikuti oleh lebih dari 1.000 peserta, yang terdiri atas pelaku bisnis, investor, akademisi, hingga mahasiswa untuk saling belajar, berbagi, dan berkolaborasi.

Konferensi tersebut menampilkan serangkaian acara menarik dan inspiratif, mulai dari sesi master class, diskusi panel, networking, hingga exhibition yang menampilkan inovasi terbaru dari berbagai perusahaan. Dalam pelaksanaannya, Sinar Mas Land bekerja sama dengan dengan Tech in Asia, yakni platform media daring terkemuka di Asia Tenggara.

CEO Digital Tech Ecosystem and Development Sinar Mas Land, Irawan Harahap, mengatakan, dalam lanskap bisnis yang terus berkembang, disrupsi bukan hanya sebagai tantangan tetapi juga menjadi peluang untuk bertumbuh.

"Sebagai pemimpin, kita bertujuan untuk menavigasi perubahan dengan ketangkasan, memanfaatkan teknologi, dan wawasan baru untuk tetap unggul," ujarnya.

Baca juga:

Permintaan Hunian Tinggi, Sinar Mas Land Luncurkan Trésor di BSD City

DNA Master Class 2024 diikuti oleh lebih dari 1.000 peserta
DNA Master Class 2024 diikuti oleh lebih dari 1.000 peserta. Foto: Dok/Sinar Mas Land

Menurut laporan McKinsey & Company pada 2023 lalu, teknologi dapat menambah produktivitas global hingga 4,4 triliun dolar AS per tahun. Maka dari itu, Sinar Mas Land memperkenalkan DNA Master Class untuk membekali bisnis dengan strategi dan pengetahuan yang diperlukan agar mampu beradaptasi dan unggul di era transformasi.

"Sementara di Digital Hub BSD City, kami pun telah membangun ekosistem yang memberdayakan praktisi, perusahaan teknologi, startup, hingga pemimpin industri lainnya untuk mempelajari wawasan praktis tentang bagaimana cara ‘Hack Your Business’ guna mendorong inovasi dan pertumbuhan ekonomi," tambahnya.

DNA Master Class 2024 menghadirkan lebih dari 30 pembicara ternama, 15 sesi diskusi panel, dan empat sesi master class yang menjadi sajian utamanya. Pada sesi master class, para peserta mendapatkan insights mengenai kebutuhan bisnis dalam berbagai aspek, mulai dari pertumbuhan, pengembangan bisnis, hingga aspek teknologi bagi inovasi bisnis.

Rangkaian kegiatan DNA Master Class terdiri dari sesi keynote speech dan diskusi panel yang melibatkan para pakar industri terkemuka.

Baca juga:

Fore Coffee Kenalkan Konsep Bisnis 'Rental Revenue Sharing'

DNA Master Class memberikan berbagai perspektif menarik agar para peserta dapat belajar bahwa dengan ide yang tepat dan kerja keras, siapa pun dapat meraih kesuksesan. Dengan agenda yang komprehensif, peserta mendapatkan wawasan mendalam mengenai tren terbaru dalam dunia bisnis digital, strategi, hingga koneksi untuk mengembangkan bisnis masing-masing. (*)

#Sinar Mas Group #Bisnis #Investor #Ekonomi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Soffi Amira

Content editor, jurnalis digital, content writer yang terbiasa menulis artikel Search Engine Optimization (SEO). Ilmu Komunikasi (Jurnalistik) Universitas Multimedia Nusantara (UMN) 2012-2017. Aktif menulis, mengedit, dan mengembangkan berbagai jenis konten, mulai dari sepak bola, teknologi, hingga isu-isu yang sedang tren.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Indonesia Resmi Keluar dari Keanggotaan World Bank
Beredar konten yang menyebut Indonesia keluar dari keanggotaan World Bank. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Indonesia Resmi Keluar dari Keanggotaan World Bank
Indonesia
Indonesia Menuju Kapitalisme Negara atau Welfare State? ini Pandangan Para Ekonom
Indonesia diperkirakan menuju kapitalisme negara atau welfare state. Ekonom mengungkapkan risikonya.
Soffi Amira - Jumat, 04 September 2026
Indonesia Menuju Kapitalisme Negara atau Welfare State? ini Pandangan Para Ekonom
Indonesia
Bakom Tegaskan tak Ada Niat Menempatkan BI di Bawah Pemerintah
Independensi tidak boleh mengorbankan koordinasi antarlembaga.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Bakom Tegaskan tak Ada Niat Menempatkan BI di Bawah Pemerintah
Indonesia
Ekonom Minta Pemerintah tak Intervensi BI, Indonesia Kembali ke Masa Purba
BI merupakan bank sentral yang wewenangnya bebas dari campur tangan pemerintah atau pihak lain.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Ekonom Minta Pemerintah tak Intervensi BI, Indonesia Kembali ke Masa Purba
Indonesia
Posisi Utang Luar Negeri Indonesia Naik Lagi, Tembus Rp 8,09 Kuadriliun di Triwulan II-2026
BI melaporkan ULN Indonesia triwulan II-2026 naik 4,4% yoy menjadi USD 453,4 miliar dengan rasio ULN terhadap PDB 30,6%.
Wisnu Cipto - Selasa, 18 Agustus 2026
Posisi Utang Luar Negeri Indonesia Naik Lagi, Tembus Rp 8,09 Kuadriliun di Triwulan II-2026
Lifestyle
6 Jurusan Kuliah dengan Lulusan Paling Banyak Menganggur, Manajemen Teratas
BPS mencatat 1,03 juta pengangguran terdidik per Mei 2026. Simak 6 jurusan kuliah dengan lulusan paling banyak menganggur dan penyebabnya.
ImanK - Senin, 17 Agustus 2026
6 Jurusan Kuliah dengan Lulusan Paling Banyak Menganggur, Manajemen Teratas
Indonesia
Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi dalam 13 Tahun, Mengapa Prabowo Patok Target Luar Biasa di 2027?
Sepanjang semester I 2026, ekonomi Indonesia berhasil tumbuh 5,45 persen (yoy)
Angga Yudha Pratama - Jumat, 14 Agustus 2026
Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi dalam 13 Tahun, Mengapa Prabowo Patok Target Luar Biasa di 2027?
Indonesia
Prabowo Ungkap Ekonomi Indonesia Tetap Berdiri Tegak, Pertumbuhan Semester I 2026 Tertinggi dalam 13 Tahun
Prabowo menyebut ekonomi Indonesia pada semester I 2026 tumbuh pada level tertinggi dalam 13 tahun terakhir. Pendapatan negara hingga Juli tumbuh 21,3%.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 14 Agustus 2026
Prabowo Ungkap Ekonomi Indonesia Tetap Berdiri Tegak, Pertumbuhan Semester I 2026 Tertinggi dalam 13 Tahun
Indonesia
Ekonom Dorong BI Kurangi Ketergantungan SRBI untuk Perkuat Stabilitas Rupiah
Ekonom Achmad Nur Hidayat menilai tingginya imbal hasil instrumen keuangan belum cukup menopang rupiah. Ia mendorong BI mengubah bauran kebijakan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 10 Agustus 2026
Ekonom Dorong BI Kurangi Ketergantungan SRBI untuk Perkuat Stabilitas Rupiah
Olahraga
UEFA Ancam Boikot Piala Dunia, Tolak Rencana FIFA Jual Saham Kompetisi ke Investor Swasta
UEFA mengancam akan memboikot Piala Dunia. Hal itu setelah FIFA mengusulkan kepemilikan saham investor di Piala Dunia.
Soffi Amira - Jumat, 31 Juli 2026
UEFA Ancam Boikot Piala Dunia, Tolak Rencana FIFA Jual Saham Kompetisi ke Investor Swasta
Bagikan