Djarot Minta Papan Reklame Kedaluwarsa Ditertibkan

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Jumat, 06 Oktober 2017
Djarot Minta Papan Reklame Kedaluwarsa Ditertibkan

Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat. ( MP/Fadli)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) serta Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta terus menertibkan reklame yang sudah habis masa izin.

"Saya instruksikan kepada Satpol PP dan BPRD DKI Jakarta supaya reklame-reklame yang sudah kedaluwarsa, atau habis masa izin ditertibkan," kata Djarot di Balai Kota, Jakarta, Jumat (6/10).

Selain ditertibkan, mantan wali kota Blitar itu juga menegaskan tidak akan mengkaji ulang Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 244 Tahun 2015 tentang Petunjuk Pelaksanaan Penyelenggaraan Reklame.

"Saya rasa tidak ada lagi yang perlu dikaji ulang dari Pergub tersebut. Intinya, kalau memang sudah kedaluwarsa, ya, sudah, tunggu apa lagi. Langsung ditertibkan saja. Jangan tunggu sampai reklame itu roboh," katanya.

Ia mengungkapkan, sesuai dengan Pergub Nomor 244 Tahun 2015, masa berlaku izin seluruh papan reklame atau billboard yang terletak di jalan-jalan protokol maupun arteri tidak akan diperpanjang.

"Papan-papan reklame yang ada di kawasan jalan protokol dan jalan arteri nanti harus diganti dengan jenis LED, sehingga keberadaannya bisa sekaligus berfungsi untuk membantu pencahayaan di wilayah sekitarnya," katanya.

Sementara itu, Kepala Satpol PP DKI Jakarta Yani Wahyu Purwoko menuturkan pihaknya masih terus melakukan penertiban terhadap papan reklame atau billboard yang sudah kedaluwarsa.

"Sebelum melakukan penertiban, kami memberikan Surat Peringatan (SP) tiga kali kepada pemilik atau pengelola papan reklame. Kalau peringatan itu tidak diindahkan, kami langsung tertibkan, bongkar," kata Yani. (*)

Sumber: ANTARA

#Gubernur DKI Jakarta #Djarot Saiful Hidayat
Bagikan
Ditulis Oleh

Noer Ardiansjah

Tukang sulap.

Berita Terkait

Indonesia
Pramono Ungkap RW Kumuh di Jakarta Turun 52 Persen, Tapi Masih Tersisa 211 Titik
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkap jumlah RW kumuh di Jakarta turun 52,58% sejak 2017. Masih ada 211 RW kumuh yang jadi fokus penanganan Pemprov DKI.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 07 Mei 2026
Pramono Ungkap RW Kumuh di Jakarta Turun 52 Persen, Tapi Masih Tersisa 211 Titik
Indonesia
Gubernur Pramono Serukan Pembersihan Masal Ikan Sapu-sapu, Bukan Hanya di Jakarta Pusat
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo menginstruksikan jajaran untuk melakukan pembersihan ikan sapu-sapu di seluruh wilayah Ibu Kota.
Frengky Aruan - Minggu, 12 April 2026
Gubernur Pramono Serukan Pembersihan Masal Ikan Sapu-sapu, Bukan Hanya di Jakarta Pusat
Indonesia
ASN Jakarta Pakai Mobil Dinas ke Puncak, Pramono Anung: Sudah Ditegur
ASN DKI Jakarta kedapatan menggunakan mobil dinas di Puncak Bogor. Pramono Anung menegaskan tidak ada toleransi, BPAD beri teguran dan lakukan evaluasi.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 07 April 2026
ASN Jakarta Pakai Mobil Dinas ke Puncak, Pramono Anung: Sudah Ditegur
Indonesia
Gubernur Pramono Dukung Rencana Presiden Prabowo Bangun Hunian Layak bagi Warga Bantaran Rel di Senen
Menurut Pramono, keberadaan warga yang tinggal di fasilitas umum, termasuk di pinggir rel maupun tempat pemakaman umum (TPU), menjadi persoalan lama di Jakarta.
Frengky Aruan - Sabtu, 28 Maret 2026
Gubernur Pramono Dukung Rencana Presiden Prabowo Bangun Hunian Layak bagi Warga Bantaran Rel di Senen
Indonesia
Pendatang di Jakarta Pascalebaran Bisa Sampai 12 Ribu Orang, Gubernur Pramono: Tidak Ada Operasi Yustisia
Pramono hanya mengingatkan pendatang harus punya kesiapan diri yang bagus dan kemampuan untuk bekerja.
Frengky Aruan - Jumat, 27 Maret 2026
Pendatang di Jakarta Pascalebaran Bisa Sampai 12 Ribu Orang, Gubernur Pramono: Tidak Ada Operasi Yustisia
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan Jakarta Terbuka bagi Siapa Pun Pendatang dengan Catatan
“Jadi bagi siapapun warga negara Indonesia yang mau datang ke Jakarta, Jakarta terbuka, tetapi Jakarta tentunya juga mensyaratkan orang untuk bekerja itu harus dengan kapasitas, kapabilitas, atau yang menjadi kebutuhan,” kata Pramono.
Frengky Aruan - Rabu, 25 Maret 2026
Gubernur Pramono Tegaskan Jakarta Terbuka bagi Siapa Pun Pendatang dengan Catatan
Indonesia
Gubernur Pramono Ancam Kasih Hukuman untuk ASN Pemprov DKI yang Telat dan Bolos Kerja Pasca WFA Lebaran
Pramono Anung juga memberikan tanggapan soal penerapan work from home (WFH) selama satu hari dalam sepekan.
Frengky Aruan - Rabu, 25 Maret 2026
Gubernur Pramono Ancam Kasih Hukuman untuk ASN Pemprov DKI yang Telat dan Bolos Kerja Pasca WFA Lebaran
Indonesia
Lebaran 2026, Pramono Anung Gelar Open House dan Siapkan Halalbihalal di Balai Kota Jakarta
Gubernur Jakarta akan menggelar open house Lebaran di Balai Kota pada hari pertama Idulfitri 2026. Ia memastikan bersama Rano Karno tetap berada di Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 11 Maret 2026
Lebaran 2026, Pramono Anung Gelar Open House dan Siapkan Halalbihalal di Balai Kota Jakarta
Indonesia
Banjir Genangi Sebagian Wilayah Jakarta Hari ini, Gubernur Pramono : Permukaan Tanah Lebih Rendah dari Laut
Data terbaru BPBD yang dirilis pada pukul 11.00 WIB menunjukkan genangan terjadi di sejumlah wilayah Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur dengan ketinggian air yang bervariasi, bahkan mencapai 1,7 meter di beberapa lokasi.
Frengky Aruan - Minggu, 08 Maret 2026
Banjir Genangi Sebagian Wilayah Jakarta Hari ini, Gubernur Pramono : Permukaan Tanah Lebih Rendah dari Laut
Indonesia
Pemprov DKI Gratiskan Transportasi Umum saat Lebaran Idulfitri 2026
Kebijakan ini berlaku bagi seluruh masyarakat, termasuk para pemudik yang datang dan beraktivitas di Jakarta selama Lebaran.
Frengky Aruan - Jumat, 27 Februari 2026
Pemprov DKI Gratiskan Transportasi Umum saat Lebaran Idulfitri 2026
Bagikan