Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Djarot Fokus Penuhi Target Hingga Akhir Masa Jabatan

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Selasa, 09 Mei 2017
Djarot Fokus Penuhi Target Hingga Akhir Masa Jabatan

Plt Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat. (MP/Yohanes Abimanyu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat mengatakan bahwa pihaknya akan fokus kerja untuk memenuhi target-target yang sudah ditetapkan sampai dengan akhir masa jabatan pada bulan Oktober 2017 mendatang.

"Yang jelas, sekarang kami minta kepada seluruh SKPD, tadi setelah penyerahan surat tugas juga sudah ketemu termasuk dengan DPRD tadi, pak Pras juga ada, tetap kita fokus kerja, kita kerja supaya gak terganggu," kata Djarot di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (9/5).

"Yang kita pentingkan adalah bagaimana kami bisa memenuhi target-targer yang sudah kita tetapkan sampai dengan Oktober 2017," sambung Politisi PDI Perjuangan itu.

Djarot menjelaskan, saat ini ada sejumlah program yang akan diprioritaskan oleh Pemerintah Provinsi DKI. Menurutnya, lingkar susun Semanggi targetnya pada 17 Agustus 2017 akan diresmikan.

Kemudian, lanjut Djarot, pembangunan koridor 13 Trans Jakarta yang sekarang masih dalam tahap uji coba, pada 22 Juni 2017 bertepatan dengan ulang tahun DKI harus sudah bisa diresmikan.

"Kemudian termasuk juga penyelesaian tahapan dana RAPBD 2018 serta APBDP 2017. Ini harus karena penting banget," pungkasnya.

Lebih lanjut Djarot menerangkan, Pemprov DKI juga sedang menyelesaikan pembangunan Jack Grosir di Kramat Jati. Pasalnya, dalam jangka waktu yang tidak lama lagi akan menghadapi bulan puasa.

"Makanya kita harus kendalikan stabilisasi harga, supaya tidak ada gejolak harga ketika bulan puasa dan menjelang lebaran. Oleh karena itu, saya tadi sampaikan kepada SKPD untuk tetap seperti semula, tetap semangat dalam melayani warga," tandasnya.

Untuk diketahui, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo telah menyerahkan Surat Tugas Pelaksana Gubernur DKI Jakarta kepada Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat. Dengan demikian, saat ini Djarot telah resmi menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta menggantikan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Hal itu, menyusul putusan Hakim Ketua Dwiarso Budi Santiarto yang akhirnya memutuskan Gubernur DKI Jakarta (Ahok) terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana penodaan agama. (Pon)

Baca berita terkait Plt Gubernur DKI Jakarta lainnya di: Djarot Plt Gubernur, Mendagri Sebut Agar Tak Ada Kekosongan Jabatan

#Plt Gubernur DKi #Djarot Saiful Hidayat #Basuki Tjahaja Purnama
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Pengamat Nilai Kesaksian Ahok Bongkar Borok Tata Kelola Pertamina 2013-2024, Kejaksaan Harus Tindaklanjuti
Sejauh ini, tim penyidik Jampidsus Kejagung menetapkan 18 tersangka yang berasal dari jajaran petinggi BUMN, perusahaan rekanan, hingga pengusaha swasta kenamaan
Angga Yudha Pratama - Minggu, 01 Februari 2026
Pengamat Nilai Kesaksian Ahok Bongkar Borok Tata Kelola Pertamina 2013-2024, Kejaksaan Harus Tindaklanjuti
Indonesia
Ahok 'Nyanyi' di Sidang Tipikor Dugaan Korupsi Pertamina, Sebut Laporan BPK dan BPKP Bersih dari Penyimpangan
Dalam kesempatan tersebut, Ahok juga merespons dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) yang menyebut adanya kerugian negara fantastis mencapai Rp285 triliun
Angga Yudha Pratama - Selasa, 27 Januari 2026
Ahok 'Nyanyi' di Sidang Tipikor Dugaan Korupsi Pertamina, Sebut Laporan BPK dan BPKP Bersih dari Penyimpangan
Indonesia
Candaan Ahok Pecahkan Suasana Sidang Korupsi Pertamina yang Tegang
Negara diperkirakan menanggung kerugian total mencapai Rp285,18 triliun
Angga Yudha Pratama - Selasa, 27 Januari 2026
Candaan Ahok Pecahkan Suasana Sidang Korupsi Pertamina yang Tegang
Indonesia
Gubernur DKI Jakarta Pramono Tanggapi Pernyataan Ahok Monas akan Kebanjiran jika Tanggul Laut Mutiara Jebol
Pramono berharap hal itu tak terjadi.
Dwi Astarini - Minggu, 16 November 2025
Gubernur DKI Jakarta Pramono Tanggapi Pernyataan Ahok Monas akan Kebanjiran jika Tanggul Laut Mutiara Jebol
Indonesia
Tersangka Sebut Ahok Terlibat Korupsi LNG Pertamina, Ini Reaksi KPK
Nama Ahok diseret-seret oleh tersangka mantan Direktur Gas Pertamina Hari Karyuliarto sebagai pihak yang bertanggung jawab.
Wisnu Cipto - Jumat, 26 September 2025
Tersangka Sebut Ahok Terlibat Korupsi LNG Pertamina, Ini Reaksi KPK
Indonesia
Belum Tertarik Jabat Komisaris BUMD DKI, Ahok: Enakan Begini, Free Man
Diketahui, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung merombak struktur dewan pengawas dan komisaris BUMD dan mengangkat sejumlah orang dekatnya.
Frengky Aruan - Kamis, 21 Agustus 2025
Belum Tertarik Jabat Komisaris BUMD DKI, Ahok: Enakan Begini, Free Man
Indonesia
Bertemu Gubernur Pramono, Ahok Ngobrol soal Pajak Bumi dan Bangunan
Ahok singgung soal polemik yang kerap muncul terkait PBB sejak masa kepemimpinannya.
Frengky Aruan - Rabu, 20 Agustus 2025
Bertemu Gubernur Pramono, Ahok Ngobrol soal Pajak Bumi dan Bangunan
Indonesia
Tak Persoalkan Tunjangan Perumahan Anggota DPR Rp 50 Juta, Ahok: Asalkan Bekerja Profesional
Ahok juga menyinggung soal uang pajak.
Frengky Aruan - Rabu, 20 Agustus 2025
Tak Persoalkan Tunjangan Perumahan Anggota DPR Rp 50 Juta, Ahok: Asalkan Bekerja Profesional
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Ahok Singgung Nama Jokowi dalam Kasus Korupsi Pertamina
Mantan Komisaris Utama Pertamina, Ahok, menyinggung nama Jokowi dalam kasus korupsi Pertamina. Namun, apakah berita ini benar?
Soffi Amira - Selasa, 05 Agustus 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Ahok Singgung Nama Jokowi dalam Kasus Korupsi Pertamina
Indonesia
Ahok Diperiksa soal Kasus Korupsi Lahan di Cengkareng, Sebut tak Tahu Detail
Ahok diperiksa atas kasus korupsi lahan di Cengkareng. Namun, ia mengaku tak tahu secara detail mengenai dugaan tersebut.
Soffi Amira - Kamis, 12 Juni 2025
Ahok Diperiksa soal Kasus Korupsi Lahan di Cengkareng, Sebut tak Tahu Detail
Bagikan