Ditemukan, Perhiasan Hidung Kuno di Reruntuhan Suku Maya Meksiko

P Suryo RP Suryo R - Rabu, 13 September 2023
Ditemukan, Perhiasan Hidung Kuno di Reruntuhan Suku Maya Meksiko

Perhiasan ini ditemukan di kawasan peninggalan suku Maya yaitu reruntuhan Palenque, sebuah kota kuno di negara bagian Chiapas, Meksiko tenggara. (Wikipedia/daniel Schwen)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MELANSIR laman Wikipedia, Peradaban Maya adalah sebuah peradaban di Mesoamerika yang dibangun oleh bangsa Maya. Peradaban ini dikenal akan aksara hieroglifnya dan juga seni rupa, arsitektur, matematika, kalender, dan keahlian astronominya.

Peradaban Maya berkembang di wilayah Meksiko tenggara, seluruh wilayah Guatemala dan Belize, serta bagian barat Honduras dan El Salvador. Sejarah mereka dimulai pada zaman Arkaik (sebelum tahun 2000 SM), ketika peradaban Maya telah mengembangkan pertanian dan desa-desa.

Baca Juga:

Yunani Izinkan Hewan Peliharaan Masuk ke 120 Situs Arkeologi

suku
Perhiasan hidung ini digunakan Raja Maya abad ke-7 yang terkenal, K'inich Janaab Pakal. (Wikipedia/Catlos Varela Schemer)

Baru-baru ini, beberapa arkeolog yang bekerja di reruntuhan Palenque, sebuah kota kuno di negara bagian Chiapas, Meksiko tenggara, telah menemukan ornamen hidung. Melansir laman CNN, ini merupakan peninggalan suku Maya yang diukir rumit dan berusia berabad-abad yang terbuat dari tulang manusia.

Artefak tersebut berbentuk melengkung, berukuran panjang lebih dari 6 sentimeter dan lebar 5 sentimeter (atau kira-kira 2,4 kali 2 inci). Di kawasan peninggalan suku Maya ini menawarkan pengetahuan tentang tradisi penguburan kuno yang diyakini telah dilakukan oleh para pendeta suku Maya. Upacara tersebut mereka lambangkan dewa Maya K'awiil, juga dikenal sebagai Dewa K, yang diasosiasikan dengan petir, kesuburan dan kelimpahan.

Menurut Direktur Institut Nasional Antropologi dan Sejarah (INAH), Arnoldo González Cruz, hal ini merupakan contoh penting dari kepekaan artistik suku Maya yang melakukan penggalian.

Terdapat ornamen hidung yang terbuat dari fragmen tibia distal, tulang yang membantu membentuk sendi pergelangan kaki, dan menampilkan ukiran yang melambangkan komunikasi seremonial dengan para dewa dan leluhur. Selain itu terdapat pula sosok utama yaitu seorang pria suku Maya. Ditampilkan dalam profil mengenakan hiasan kepala dan kalung manik-manik dan dengan glyph of “darkness” di lengannya. "Dia ditemani oleh tengkorak dan membawa bungkusan yang merupakan ikon umum dalam adegan pemakaman suku Maya," menurut González Cruz.

Baca Juga:

Tim Arkeologi Mesir Temukan Mumi Tertua

suku
Ornamen hidung tersebut akan berada di pangkal hidung, menciptakan garis kontinyu dari dahi ke ujung hidung. (Wikipedia/Wolfgang Sauber)

Tim INAH menemukan objek ornamen hidung tersebut saat melakukan pekerjaan konservasi di Istana Palenque, sebuah kompleks yang rumit di pusat kota pra-Hispanik dan Taman Nasional Palenque. Tempat tersebut merupakan sebuah situs Warisan Dunia Unesco.

Tulang tersebut dikuburkan di tempat yang diyakini oleh para arkeolog sebagai tempat penyimpanan ritual, yang dikuburkan antara tahun 600 M dan 850 M untuk memperingati selesainya sebuah bangunan. Bersama dengan tulang tersebut terdapat biji-bijian, tulang binatang kecil, bilah obsidian dan potongan batu bara yang besar.

Saat dikenakan, ornamen hidung tersebut akan berada di pangkal hidung, menciptakan garis kontinyu dari dahi ke ujung hidung. González Cruz mengatakan bahwa hal ini kemungkinan merupakan upaya untuk menggemakan kepala K'awiil yang memanjang, yang sering digambarkan sebagai personifikasi dari sebutir jagung.

Ini adalah hiasan hidung pertama dari jenisnya yang ditemukan para arkeolog di Palenque, meskipun penggambaran artistik dari tokoh-tokoh yang mengenakan hiasan tersebut muncul di tempat lain di situs tersebut - diukir di tutup sarkofagus raja Maya abad ke-7 yang terkenal, K?inich Janaab Pakal di makamnya. Misalnya, di ruang pemakaman di Palenque, dan juga muncul di tablet oval yang menggambarkan Pakal dan ibunya. (dgs)

Baca Juga:

Arkeolog Temukan Sfinks Mini

#Wisata
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

Fun
Pilihan Asik Short Escape di PIK, Liburan Panjang Tetap Seru Tanpa Harus Keluar Jakarta
Kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) menawarkan banyak pilihan lokasi berlibur singkat tanpa harus bepergian terlalu jauh, tetapi tetap seru dan asik.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Mei 2026
Pilihan Asik Short Escape di PIK, Liburan Panjang Tetap Seru Tanpa Harus Keluar Jakarta
Travel
Liburan ke Pulau Dewata Pakai Bali All-Access Pass, Eksplorasi tanpa Batas dengan Layanan Concierge Pribadi
Bali All-Access Pass membuka akses ke lebih dari 50 destinasi unggulan dalam satu pengalaman yang terintegrasi.
Dwi Astarini - Rabu, 06 Mei 2026
Liburan ke Pulau Dewata Pakai Bali All-Access Pass, Eksplorasi tanpa Batas dengan Layanan Concierge Pribadi
Travel
BTS Datangkan Lebih Banyak Fulus untuk Korea Selatan, Bikin Pengeluaran Turis Melonjak 38 Kali Lipat
Wisatawan internasional yang datang untuk konser BTS pada Maret dan awal April tinggal lebih lama dan menghabiskan uang secara signifikan lebih besar.
Dwi Astarini - Jumat, 01 Mei 2026
BTS Datangkan Lebih Banyak Fulus untuk Korea Selatan, Bikin Pengeluaran Turis Melonjak 38 Kali Lipat
Indonesia
Masuk Ancol Satu Mobil Beramai-Ramai Kena Harga Flat Rp 120 Ribu
Program promo ini berlaku untuk mobil pribadi nonkomersial, jadi cocok sekali buat pengunjung yang ingin datang beramai-ramai dalam satu kendaraan.
Dwi Astarini - Sabtu, 18 April 2026
Masuk Ancol Satu Mobil Beramai-Ramai Kena Harga Flat Rp 120 Ribu
Indonesia
Perjalanan Kereta Terpanjang di Indonesia KA Blambangan Ekspres makin Diminati, Jumlah Wisatawan ke Banyuwangi Capai 1 Juta Lebih dalam Setahun
Dengan jarak tempuh mencapai 1.031 kilometer, KA Blambangan Ekspres menjadi relasi kereta api terpanjang di Indonesia.
Dwi Astarini - Jumat, 17 April 2026
Perjalanan Kereta Terpanjang di Indonesia KA Blambangan Ekspres makin Diminati, Jumlah Wisatawan ke Banyuwangi Capai 1 Juta Lebih dalam Setahun
Indonesia
Batasi 1.000 Wisatawan Sehari, Taman Nasional Komodo: Banyak Wisata Lain di Flores
Balai Taman Nasional (BTN) Komodo mengimbau wisatawan untuk tidak hanya fokus ke kawasan Taman Nasional Komodo, yang kini menerapkan kuota kunjungan harian sebanyak 1.000 orang
Wisnu Cipto - Rabu, 15 April 2026
Batasi 1.000 Wisatawan Sehari, Taman Nasional Komodo: Banyak Wisata Lain di Flores
Indonesia
Wisata Hemat, Promo Ancol April - Mei 2026: Tiket Dufan Mulai Rp 170 Ribu
Ancol hadirkan promo paket hemat April-Mei 2026. Tiket Dufan mulai Rp170 ribu, lengkap dengan voucher makan. Cek harga Sea World hingga Atlantis.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 10 April 2026
Wisata Hemat, Promo Ancol April - Mei 2026: Tiket Dufan Mulai Rp 170 Ribu
Indonesia
Ribuan Orang Menyebrang ke Kepulauan Seribu Nikmati Libur Paskah
Data kunjungan wisatawan selama libur Paskah 2026 menunjukkan bahwa Kepulauan Seribu masih menjadi salah satu tujuan liburan favorit warga urban.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 05 April 2026
Ribuan Orang Menyebrang ke Kepulauan Seribu Nikmati Libur Paskah
Travel
KoenoKoeni Hotel Semarang Bawa Tamu Melawat dalam Warisan, Kriya, dan Keindahan
KoenoKoeni Hotel Semarang hadirkan perpaduan inspirasi warisan budaya dengan sentuhan elegansi modern.
Dwi Astarini - Kamis, 02 April 2026
KoenoKoeni Hotel Semarang Bawa Tamu Melawat dalam Warisan, Kriya, dan Keindahan
Fun
Kenal Lebih Dekat Kuda Laut, Singapore Oceanarium Luncurkan Program Baru
Singapore Oceanarium luncurkan tur Animal Spotlight: Seahorses. Pengunjung bisa melihat langsung kehidupan kuda laut dan belajar konservasi.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 29 Maret 2026
Kenal Lebih Dekat Kuda Laut, Singapore Oceanarium Luncurkan Program Baru
Bagikan