Dishub DKI akan Rekayasa Lalin di Kawasan Thamrin, Ada Pengerjaan Proyek MRT Fase 2
Ilustrasi - Uji coba publik Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta fase 1 dari Stasiun Bundaran HI hingga Stasiun Lebak Bulus, Jakarta, Sabtu, (23/3/2019). (Foto: MP/Rizki Fitrianto)
MerahPutih.com - Sehubung adanya pengerjaan proyek Moda Raya Terpadu (MRT) Fase 2 segmen CP-201 Stasiun Bundaran HI-Simpang Harmoni, Dishub DKI berlakukan rekayasa lalu lintas di kawasan MH. Thamrin.
Tepatnya rekayasa lalin diterapkan di Jalan MH. Thamrin, mulai dari Bu daran Air Macur Monas atah Patung Kuda sampai Stasiun MRT Bundaran HI.
Baca Juga:
Bertemu PM Jepang saat KTT G7, Presiden Jokowi Bahas Kerja Sama IKN hingga MRT
"Dengan pekerjaan lanjutan mass rapid transit (MRT) fase 2 segmen CP-201, Dishub DKI Jakarta melakukan rekayasa lalu lintas," kata Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI, Syafrin Liputo, Jumat (26/5).
Syafrin menuturkan, untuk menunjang pekerjaan konstruksi tersebut pihaknya akan melakukan rekayasa lalu lintas sesuai tahapan pekerjaan. Berikut pengerjaan yang akan berjalan, antara lain stage 1-4C.
Pada pengerjaan entrance 5 Stasiun Thamrin dengan waktu pelaksanaan 21 Mei 2023-30 April 2024. "Pekerjaan akan mengokupansi pedestrian Jalan Kebon Sirih sisi Utara Wisma Mandiri, sehingga pejalan kaki dikanalisasi Jalan Kebon Sirih sepanjang area pekerjaan," tuturnya.
Untuk pekerjaan soil investigasi entrance 7 Stasiun Thamrin, dari 29 Mei-17 Juni 2023. Pekerjaan berada di Jalan MH Thamrin sisi Timur (Gedung ESDM) yang akan menggunakan satu lajur dari empat lajur menjadi tiga lajur mix traffic.
Baca Juga:
Pembangunan Stasiun MRT Thamrin dan Monas Telah Capai 56,2 Persen
Lalu pekerjaan struktur tambahan tunnel di stage 1 mulai 28 Mei-31 Agustus 2023. Pada tanggal ini, lalu lintas sisi Selatan Bundaran Air Mancur Monumen Nasional atau Patung Kuda yang semula empat lajur akan menjadi tiga lajur selama pekerjaan berlangsung.
Untuk stage 2, dimulai dari 1 September 2023 hingga 30 April 2024. Imbas pengerjaan ini, lalu lintas sisi Selatan Bundaran Air mancur menjadi 4 empat lajur dengan decking.
Pekerjaan Simpang Jalan Kebon Sirih-Jalan MH Thamrin, dimulai pada 16 Juni 2023. Nantinya, lalu lintas dari arah Timur Jalan Kebon Sirih yang menuju ke arah Barat (Tanah Abang) yang semula dialihkan belok kiri berputar di Bundaran Hotel Indonesia, akan dapat menerus menuju Tanah Abang di simpang Jalan Kebon Sirih-Jalan MH Thamrin.
"Shimizu-Adhi Karya Joint Venture selaku pelaksana pekerjaan konstruksi MRT Fase 2 CP-201, bakal bertanggung jawab sepenuhnya terhadap keselamatan dan keamanan pengguna jalan lokasi pekerjaan," tutupnya. (Asp)
Baca Juga:
Antisipasi Pelecehan Seksual, MRT Pisahkan Penumpang Perempuan
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
Melihat Banjir Setinggi 50 Sentimeter Rendam Jalan Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat
Pengendara Tewas Terjebak Macet di Jakbar, DPRD DKI Kritik Penanganan Banjir oleh Gubernur Pramono
Banjir Rendam Sejumlah Ruas Wilayah, Polri Siagakan 128.247 Personel secara Nasional
Banjir Menggenang di Sejumlah Ruas Jalan Jakarta, Semua Anggota Polisi Siaga untuk Lakukan Evakuasi
Jumat (23/1) Pagi, 125 RT di Jakarta Terendam Banjir
Pedagang Daging Sapi Mogok Jualan hingga Sabtu, Gubernur Pramono: Pasti Ada yang Buka karena Asosiasi tak Bisa Melarang
Hujan Deras Hari ini Sebabkan Banjir di Jakarta, 15 RT dan 20 Ruas Jalanan Tergenang
Hujan Deras, Layanan Bus Transjakarta Alami Keterlambatan
Pemprov DKI Kucurkan Subsidi Rp 6,4 Triliun untuk Urusan Transportasi, Perut Sampai Pengelolaan Air Limbah
Pembangunan MRT Fase 2 Berlanjut, Penumpang Ditargetkan Tembus 50 Juta