Diserbu Produk Impor dari Tiongkok, Satpam Tanah Abang Tidak Tahu

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Kamis, 22 Januari 2015
Diserbu Produk Impor dari Tiongkok, Satpam Tanah Abang Tidak Tahu

Istimewa

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Bisnis- Tidak banyak masyarakat yang mengetahui bahwa produk yang dijajakan di pasar tradisional Tanah Abang merupakan produk  impor dari Tiongkok, khususnya kemeja, kaos, tas. Padahal, pusat perbelanjaan yang berlokasi di Jakarta Pusat ini terkenal dari Sabang sampai Merauke dijejali barang-barang impor, yang mematikan barang produksi lokal.

Harga barang impor selisihnya memang tidak terlalu mahal dari barang produksi lokal. Baju tidur yang di impor dari negara komunis adalah salah satu contohnya betapa lebih murahnya baju impor dibanding baju tidur lokal. Jika baju tidur impor dihargai Rp 17 ribu hingga Rp 65 ribu maka baju tidur lokal dibanderol dengan harga Rp 38 ribu hingga Rp 96 ribu. Hal inilah yang dialami oleh toko Aneka Jaya.

Harga baju tidur impor ini berbeda dengan barang-barang impor lainnya, yang biasanya lebih mahal dari barang lokal. Namun, tetap saja tidak banyak orang yang tahu tentang membanjirnya barang-barang impor di sejumlah toko, yang ada di pasar Tanah Abang ini. Contohnya, seorang Satpam, Zainal, pasar Tanah Abang tidak mengetahui bahwa ditempat kerjanya ini banyak produk impor Tiongkok. Padahal ia telah bertugas selama empat tahun. Begitupula dengan penjual nasi yang juga tidak mengetahui masuknya barang impor dari Tiongkok

"Serius tidak tahu mas. Saya kan sudah empat tahun bertugas di sini,” kata Satpam. (HUR)

#Tiongkok #Produk Impor #Tren Berpakaian #Tanah Abang
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Berita
Kualitas Air dan Udara Jadi Perhatian, Coway Perkenalkan Slim Stand Water Purifier dan Yonsu Water Softener
Coway hadir di HOMEDEC 2026 dengan Slim Stand Water Purifier, Yonsu Water Softener, dan solusi pemurnian air serta udara untuk rumah.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Oktober 2026
Kualitas Air dan Udara Jadi Perhatian, Coway Perkenalkan Slim Stand Water Purifier dan Yonsu Water Softener
Indonesia
Tanpa Penggusuran, Begini Rencana Pramono Ubah Wajah Kawasan Kumuh Tanah Abang
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyiapkan AI untuk revitalisasi kawasan kumuh Tanah Abang tanpa penggusuran, ditargetkan rampung 2028.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
Tanpa Penggusuran, Begini Rencana Pramono Ubah Wajah Kawasan Kumuh Tanah Abang
Indonesia
Pramono Anung Putuskan Tata Kawasan Kumuh Tanah Abang, 3 Wilayah Jadi Sasaran
Pemprov DKI akan menata kawasan kumuh di Kampung Bali, Kebon Melati, dan Kebon Kacang, Tanah Abang. Pramono memastikan warga tidak digusur.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Oktober 2026
Pramono Anung Putuskan Tata Kawasan Kumuh Tanah Abang, 3 Wilayah Jadi Sasaran
Berita Foto
Kebakaran Apartemen di Tanah Abang, Damkar Kerahkan Bronto Skylift
Sejumlah petugas pemadam kebakaran (Damkar) menggunakan Bront Skylift untuk mengevakuasi penguni Apartemen di Kawasan Tanah Abang, Jakarta, Jum'at (4/9/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 04 September 2026
Kebakaran Apartemen di Tanah Abang, Damkar Kerahkan Bronto Skylift
Indonesia
Polda Metro Sebar Dua Sketsa Terduga Pelaku yang Tewaskan Pedagang Cermin di Tanah Abang
Polisi menyusun sketsa berdasarkan hasil penyelidikan terhadap sejumlah saksi dan bukti digital.
Dwi Astarini - Rabu, 02 September 2026
Polda Metro Sebar Dua Sketsa Terduga Pelaku yang Tewaskan Pedagang Cermin di Tanah Abang
Indonesia
Sindikat Obat Keras Ilegal Dibongkar di Jakarta, Polda Metro Sita Lebih dari 575 Ribu Butir
Polda Metro Jaya membongkar sindikat obat keras ilegal di Kebon Kacang. Sebanyak 575 ribu pil disita.
Soffi Amira - Kamis, 30 Juli 2026
Sindikat Obat Keras Ilegal Dibongkar di Jakarta, Polda Metro Sita Lebih dari 575 Ribu Butir
Indonesia
SP3 Keluar, Hunian Liar Kampung Bali Tanah Abang Serobot Lahan Fasus Dirobohkan
Pemerintah Kelurahan Kampung Bali akan menertibkan tujuh bangunan semi permanen di atas lahan fasos-fasum. Empat KK sudah pindah, tiga KK masih bertahan.
Wisnu Cipto - Senin, 06 Juli 2026
SP3 Keluar, Hunian Liar Kampung Bali Tanah Abang Serobot Lahan Fasus Dirobohkan
Berita
Didukung Pusat Riset Terbesar di Asia, Coway Fokus Hadirkan Inovasi Air dan Udara yang Relevan
Coway mengandalkan pusat riset terbesar di Asia untuk mengembangkan solusi air dan udara berbasis teknologi. Perkenalkan air purifier terbaru.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 30 Mei 2026
Didukung Pusat Riset Terbesar di Asia, Coway Fokus Hadirkan Inovasi Air dan Udara yang Relevan
Indonesia
Legislator PKB Dukung Pembangunan Rusun Subsidi di Kawasan Tanah Abang
Pembangunan rusun bersubsidi tersebut merupakan langkah strategis pemerintah dalam menyediakan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR)
Dwi Astarini - Sabtu, 18 April 2026
Legislator PKB Dukung Pembangunan Rusun Subsidi di Kawasan Tanah Abang
Indonesia
Rencana Pembangunan Rusun Subsidi di Tanah Abang Tuai Sorotan, DPR Minta Tak Ada Sengketa Lahan
Rencana rusun subsidi di Tanah Abang menuai sorotan DPR. Syafiuddin Asmoro meminta pemerintah memastikan status lahan tak dalam sengketa sebelum pembangunan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 April 2026
Rencana Pembangunan Rusun Subsidi di Tanah Abang Tuai Sorotan, DPR Minta Tak Ada Sengketa Lahan
Bagikan