Disebut Wartawan Mata Duitan, PWI: Koreksi Buat Wartawan

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Kamis, 05 November 2015
Disebut Wartawan Mata Duitan, PWI: Koreksi Buat Wartawan

Raffi Ahmad saat press conference ?di kantor PWI soal pelecehan terhadap profesi wartawan (foto: MerahPutih/Venansius Fortunatus)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Artis - Datang ke Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) untuk meminta maaf. Artis Raffi Ahmad diterima oleh ketua PWI, Margiono. Bagi ketua PWI sendiri masalah tersebut sudah selesai.

Hal inilah yang dipaparkan oleh Margiono saat menemani Raffi, di konferensi pers, di kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), di Gedung Dewan Pers, Jakarta, rabu (4/11).

"Surat ini ditunjukan ke ketua umum PWI, maka saya terima, maka maaf saya langsung berikan. PWI tidak pernah mempermasalahkan masalah ini, tapi permintaan maaf langsung dilakukan yang bersangkutan maka saya apresiasi juga," ujar Margiono.

Walau belum membahas masalah ini di internal PWI. Margiono menganggap masalah ini sudah selesai.

"Karena permintaannya mohon maaf, maka maaf harus saya berikan. Tapi teman-teman PWI belum pernah rapat membahas hal ini. Tapi PWI enggak bisa wakili seluruh wartawan, tapi bisa wakili yang tergabung di PWI, " tuturnya.

Lalu, bagi Margiono sendiri kritikan Raffi Ahmad tersebut bisa menjadi pembelajaran. Terutama kepada para wartawan di Indonesia.

"PWI akui entertainment sebagai wartawan profesional. kalau ada tindakan Raffi yang terkait momentum ini, kalau kritik itu kami terima yang baik. wartawan mata duitan, suka sama amplop dan itu koreksi kita. Tiap saat literasi media, selalu di kritik masyarakat. Itu bagian kritik, beda halnya kalau yang mengucapkan Raffi. karena dia publik figur," pungkasnya.

BACA JUGA:

  1. Tak Sengaja Hina Wartawan, Raffi Ahmad Minta Maaf
  2. Hina Wartawan, Raffi Ahmad Mengaku Tak Sengaja
  3. Jadi Musuh Wartawan, Raffi Ahmad Tak Bisa Tidur
  4. Tak Hadir di Pernikahannya, Raffi Ahmad Sindir Bella
  5. Nagita Slavani Minta Kado "Waktu" dari Raffi Ahmad
  6. Raffi Ahmad Korbankan Apapun Demi Sang Buah Hati
#Pelecehan #Wartawan #Raffi Ahmad
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Kasus Bea Cukai, KPK Siap Dalami Dugaan Suap
Nama Raffi Ahmad muncul di sidang kasus Bea Cukai. KPK pun siap mendalami dugaan suap dalam kasus tersebut.
Soffi Amira - Selasa, 09 Juni 2026
Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Kasus Bea Cukai, KPK Siap Dalami Dugaan Suap
Indonesia
DPR Desak Pemberatan Hukuman UU TPKS bagi Pelaku Pelecehan Santriwati di Pati
Selain hukuman bagi oknum, evaluasi total terhadap sistem pendidikan pesantren menjadi fokus utama
Angga Yudha Pratama - Senin, 11 Mei 2026
DPR Desak Pemberatan Hukuman UU TPKS bagi Pelaku Pelecehan Santriwati di Pati
Indonesia
Kasus Kekerasan Seksual di Ponpes Pati, DPR Minta Negara Fokus Pulihkan Korban
Komisi IX DPR menyoroti kasus kekerasan seksual di Ponpes Pati. Para korban harus diberikan pendampingan psikologis.
Soffi Amira - Kamis, 07 Mei 2026
Kasus Kekerasan Seksual di Ponpes Pati, DPR Minta Negara Fokus Pulihkan Korban
Indonesia
Menag Nasaruddin Umar Tegas: Tak Ada Toleransi untuk Kekerasan dan Pelecehan di Pesantren
Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan zero tolerance terhadap kekerasan di pesantren dan memperkuat pengawasan serta pembinaan lembaga pendidikan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 06 Mei 2026
Menag Nasaruddin Umar Tegas: Tak Ada Toleransi untuk Kekerasan dan Pelecehan di Pesantren
Indonesia
Komisi III DPR Apresiasi Respons Cepat BEM FH UI Tangani Kasus Pelecehan Seksual
Komisi III DPR mengapresiasi BEM FH UI dalam menangani kasus pelecehan seksual di lingkungan kampus.
Soffi Amira - Rabu, 15 April 2026
Komisi III DPR Apresiasi Respons Cepat BEM FH UI Tangani Kasus Pelecehan Seksual
Indonesia
Eks Direktur JakTV Tian Bahtiar Divonis Bebas, Hakim Tegaskan Perlindungan Hukum terhadap Karya Jurnalistik
Eks Direktur JakTV, Tian Bahtiar, divonis bebas dalam kasus dugaan perintangan tiga kasus korupsi. Hakim pun menyatakan ia tidak bersalah.
Soffi Amira - Rabu, 04 Maret 2026
Eks Direktur JakTV Tian Bahtiar Divonis Bebas, Hakim Tegaskan Perlindungan Hukum terhadap Karya Jurnalistik
Indonesia
Viral Perempuan Diduga Alami Pelecehan di KRL Jakarta-Bogor, PT KCI: Laporkan kalau Jadi Korban
Saat itu, petugas langsung memberikan pendampingan terhadap korban sebagai respons cepat.
Dwi Astarini - Jumat, 27 Februari 2026
Viral Perempuan Diduga Alami Pelecehan di KRL Jakarta-Bogor, PT KCI: Laporkan kalau Jadi Korban
Indonesia
Menkes Bandingkan Iuran BPJS Rp 42 Ribu Sama Harga Rokok, Sentil Wartawan Pasti Sanggup Bayar
Saat ini BPJS Kesehatan diperkirakan mengalami defisit sebesar Rp20–30 triliun.
Wisnu Cipto - Rabu, 25 Februari 2026
Menkes Bandingkan Iuran BPJS Rp 42 Ribu Sama Harga Rokok, Sentil Wartawan Pasti Sanggup Bayar
Indonesia
Guru SD Jember Paksa 22 Siswa Telanjang, KPAI Kecam Keras Tindakan Merendahkan Martabat Anak
Menurut KPAI, tindakan melucuti pakaian siswa tidak bisa dibenarkan dengan alasan penegakan disiplin sekolah
Angga Yudha Pratama - Kamis, 12 Februari 2026
Guru SD Jember Paksa 22 Siswa Telanjang, KPAI Kecam Keras Tindakan Merendahkan Martabat Anak
Indonesia
MK Putuskan Wartawan Tak Bisa Langsung Dipidana, DPR Soroti Penguatan Perlindungan Pers
MK memutuskan wartawan tak bisa langsung dituntut pidana atas karya jurnalistik. DPR menilai putusan ini memperkuat perlindungan hukum jurnalis.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Januari 2026
MK Putuskan Wartawan Tak Bisa Langsung Dipidana, DPR Soroti Penguatan Perlindungan Pers
Bagikan