Dirjen WHO Sebut Program Cek Kesehatan Gratis ‘Inisiatif Hebat’, Minta Negara Lain Contoh Indonesia

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Selasa, 11 Februari 2025
Dirjen WHO Sebut Program Cek Kesehatan Gratis ‘Inisiatif Hebat’, Minta Negara Lain Contoh Indonesia

Presiden Prabowo mengecek langsung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis. (Foto: MerahPutih.com/Ponco)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Program cek kesehatan gratis (CKG) rupanya menuai respons dari dunia internasional.

Tak tanggung-tanggung, program ini mendapat apresiasi dari Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus.

Dia menilai hal ini efektif dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengatasi penyakit lebih dini, sehingga peluang kesembuhan relatif lebih tinggi.

Dia menganggap, program ini adalah inisiatif hebat dari Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

“Kesehatan adalah hadiah terbaik bagi semua warga negara," jelas dia dalam akun X @DrTedros dikutip, Selasa (11/2).

Baca juga:

Hemat Anggaran, Makan Bergizi Gratis Diusulkan Diberikan ke Keluarga Pendapatan di Bawah Rp 2 Juta Per Bulan

Dia meminta semua negara mencontoh apa yang dilakukan Indonesia.

"Kami menyerukan kepada semua negara untuk berinvestasi dalam pencegahan penyakit dan deteksi dini. #HealthForAll," lanjutnya.

Seperti diketahui, sekitar 17 ribu orang mengikuti cek kesehatan gratis sebagai kado ulang tahun pemerintah pada masyarakat usia bayi, balita, dewasa, hingga lansia.

Baca juga:

Sidak Lagi, Prabowo Cek Makan Bergizi Gratis di SDN 1 dan 2 Bogor

Program ini pertama diluncurkan hari pertama, Senin (10/2). Jenis pemeriksaan tersebut termasuk deteksi dini kanker yang diprioritaskan pada kelompok berisiko.

Sebut saja kanker serviks dan kanker payudara di usia lebih dari 30 tahun, kanker paru pada kelompok usia di atas 45 tahun, serta kanker usus besar di atas 50 tahun.

#Prabowo Subianto #Makan Besar #Makan Bergizi Gratis
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Setelah Sidoarjo, Dugaan Keracunan MBG kini Menimpa Ratusan Siswa di Tana Toraja
Puluhan siswa dari SMP Negeri 1 dan SMP Negeri 2 Makale dilarikan ke rumah sakit setelah diduga keracunan makanan MBG yang dibagikan sehari sebelumnya.
Dwi Astarini - Kamis, 03 September 2026
Setelah Sidoarjo, Dugaan Keracunan MBG kini Menimpa Ratusan Siswa di Tana Toraja
Indonesia
'Maksi Bareng' di Vladivostok, Prabowo Minta Maaf ke Putin Absen Saat Perayaan Hari Nasional Rusia
Presiden Putin menyambut hangat kehadiran Prabowo sebagai tamu kehormatan utama di Eastern Economic Forum (EEF) ke-11.
Wisnu Cipto - Kamis, 03 September 2026
'Maksi Bareng' di Vladivostok, Prabowo Minta Maaf ke Putin Absen Saat Perayaan Hari Nasional Rusia
Indonesia
Kelalaian SPPG hingga Makanan Basi, Pemicu Santri Keracunan MBG di Sidoarjo
Ada kelalaian pada prosedur operasional standar (SOP) pendistribusian MBG.
Dwi Astarini - Kamis, 03 September 2026
Kelalaian SPPG hingga Makanan Basi, Pemicu Santri Keracunan MBG di Sidoarjo
Indonesia
BGN Tetapkan Ketentuan Jam Kerja Kepala Dapur MBG, Wajib Hadir di Dini Hari
BGN menetapkan dua sesi jam kerja wajib bagi kepala SPPG dapur MBG, yakni pukul 17.00-19.00 WIB dan 02.00-08.00 WIB.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
BGN Tetapkan Ketentuan Jam Kerja Kepala Dapur MBG, Wajib Hadir di Dini Hari
Indonesia
Investigasi Mendalam Kasus Keracunan Massal MBG di Sidoarjo Dimulai, Ratusan Korban Jalani Perawatan
Seluruh pasien kini mendapat perawatan intensif dari tenaga medis profesional
Angga Yudha Pratama - Rabu, 02 September 2026
Investigasi Mendalam Kasus Keracunan Massal MBG di Sidoarjo Dimulai, Ratusan Korban Jalani Perawatan
Indonesia
Dapur SPPG Kalitengah Disuspend Usai 431 Santri Ponpes Manbaul Hikam Diduga Keracunan
Sebanyak 431 santri Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo diduga keracunan usai menyantap MBG. Dapur SPPG Kalitengah Tanggulangin disuspend sementara BGN.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 02 September 2026
Dapur SPPG Kalitengah Disuspend Usai 431 Santri Ponpes Manbaul Hikam Diduga Keracunan
Indonesia
316 Santri Dirawat di RSUD Notopuro, Total 762 Korban Diduga Keracunan MBG di Sidoarjo
762 santri diduga mengalami keracunan usai mengonsumsi paket MBG di Sidoarjo. Sebanyak 316 santri dirawat di RSUD Notopuro dan 446 lainnya di enam rumah sakit.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 02 September 2026
316 Santri Dirawat di RSUD Notopuro, Total 762 Korban Diduga Keracunan MBG di Sidoarjo
Indonesia
Prabowo Panggil Sejumlah Menteri ke Hambalang, Bahas Rumah Layak Huni dan Terjangkau
Presiden RI, Prabowo Subianto, memanggil sejumlah menteri ke Hambalang. Hal itu membahas rumah layak huni bagi masyarakat.
Soffi Amira - Selasa, 01 September 2026
Prabowo Panggil Sejumlah Menteri ke Hambalang, Bahas Rumah Layak Huni dan Terjangkau
Indonesia
Jawab Kritik Kabinet Gemuk, Prabowo Bandingkan Timor Leste Lebih Kecil dari Bogor Punya 28 Menteri
Presiden Prabowo menanggapi kritik kabinet gemuk membandingkan dengan Timor Leste yang luasnya lebih kecil dari Bogor punya 28 menteri
Wisnu Cipto - Senin, 31 Agustus 2026
Jawab Kritik Kabinet Gemuk, Prabowo Bandingkan Timor Leste Lebih Kecil dari Bogor Punya 28 Menteri
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Demi MBG, Ratusan Perusahaan BUMN Ditutup Tahun Ini
Pemerintah dikabarkan akan menutup ratusan perusahaan BUMN di akhir tahun 2026.
Yusuf Abdillah - Senin, 31 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Demi MBG, Ratusan Perusahaan BUMN Ditutup Tahun Ini
Bagikan