MERAHPUTIH.COM - DIRJEN Dikti Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof Ir Nizam membeberkan sejumlah rekomendasi untuk memperbaiki Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB). Salah satunya dengan memperkuat kualitas perguruan tinggi swasta (PTS) agar lebih diminati masyarakat.
Hal itu disampaikan Nizam dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR RI di kompleks parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (24/6).
Menurutnya, mutu dan daya saing PTS perlu terus ditingkatkan sehingga tidak hanya menjadi pilihan ketika calon mahasiswa gagal masuk PTN, tetapi juga dapat menjadi pilihan pertama bagi orangtua dan siswa.
“PTS itu sebetulnya seleksi mahasiswa barunya tidak dibatasi pemerintah. Sepanjang tahun bisa melakukan penerimaan mahasiswa baru dan bahkan bisa lebih awal daripada PTN,” kata Nizam dalam rapat tersebut.
Baca juga:
Kemendiktisaintek Ungkap 1,2 Juta Calon Mahasiswa Belum Tertampung di PTN, Ini Penyebabnya
Rekomendasi kedua yakni memperkuat sinergi antara Universitas Terbuka dan PTS di daerah. Menurutnya, UT seharusnya dapat menjadi mitra yang saling mendukung, bukan pesaing bagi kampus swasta.
Nizam juga menyoroti persoalan biaya kuliah yang masih menjadi hambatan bagi masyarakat menengah ke bawah untuk mengakses PTS berkualitas.
“Apakah mungkin ada semacam voucer atau kredit tanpa bunga. Hal-hal seperti itu,” ujarnya.
Selain itu, ia juga menilai mutu pendidikan menengah perlu ditingkatkan agar kemampuan akademik lulusan SMA semakin baik dan dapat memenuhi persyaratan masuk perguruan tinggi. Di sisi regulasi, Nizam menilai aturan mengenai kuota PTN sebenarnya sudah cukup baik. Namun, pelaksanaannya masih perlu diperkuat.
Ia mengusulkan adanya audit serta pemberian sanksi tegas terhadap pelanggaran kuota PTN agar kualitas pendidikan tetap terjaga.
Tak hanya itu, Nizam juga mendorong sinkronisasi kalender SPMB antara PTN dan PTS. Menurutnya, PTS unggulan dapat dilibatkan dalam seleksi bersama sehingga data hasil seleksi PTN juga bisa dimanfaatkan kampus swasta.
Terakhir, ia menilai sistem pencegahan kecurangan dalam penyelenggaraan tes masuk perlu diperkuat. Sejumlah ketentuan mengenai bentuk lain jalur seleksi masuk juga dinilai perlu diperjelas agar pelaksanaan SPMB berjalan lebih baik.(Pon)
Baca juga:
Nasib PTS di Ujung Tanduk, Komisi X DPR RI Siapkan Aturan Main Baru Seleksi PTN