Diprotes Temui Tertutup Sekjen Koalisi Jokowi, KPU: Mau Ketemu Siapa Saja Boleh

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Rabu, 08 Agustus 2018
Diprotes Temui Tertutup Sekjen Koalisi Jokowi, KPU: Mau Ketemu Siapa Saja Boleh

Ketua KPU Arief Budiman. Foto: KPU

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - KPU menyangkal ada yang dirahasiakan dalam pertemuan dengan sembilan sekretaris jenderal (sekjen) partai pengusung capres Joko Widodo (Jokowi), meskipun digelar tertutup kemarin

"Enggak ada yang bicara sesuatu rahasia, enggak ada," kata Ketua KPU RI Arief Budiman, saat dikonfirmasi di Gedung KPU RI, Jakarta, Rabu (8/8).

Pertemuan 9 sekjen dengan KPU yang berlangsung kemarin itu memicu protes dari Advokat Cinta Tanah Air (ACTA). Namun, Arief menegaskan, pertemuan tersebut hanya membicarakan alur teknik pendaftaran.

sekjen koalisi jokowi
Sembilan Sekjen Partai Koalisi Pendukung Presiden Jokowi menggelar jumpa pers di KPU. Foto: MP/Fadhli

Lalu kenapa pertemuan digelar tertutup dari liputan media? Ketua KPU beralasan karena ruangnya terbatas.

"Kami diskusikan hanya bersifat teknis aja. Bagaiman caranya, alur nya seperti apa. Lah wong pertemuan tertutup Karana ruangnya terbatas kalau kamu (wartawan) masuk semua gak cukup," terang dia.

Lagi pula, di dalam ruangan itu, lanjut dia, ada banyak orang, dan tidak satu, dua orang. Jadi tidak mungkin membicarakan hal-hal rahasia.

"Enggak, KPU mau ketemu dengan siapa saja boleh. KPU terbuka siapapun boleh menanyakan apapun sepanjang terkait peraturan KPU, tahapan pemilu," imbuhnya.

KPU
Kantor KPU RI. Foto: Antara

Sebelumnya, ACTA mengajukan nota protes keras terhadap KPU RI terkait adanya pertemuan tertutup antara komisioner KPU RI dengan sekjen partai politik pendukung Jokowi di Gedung KPU RI pada tanggal 7 Agustus kemarin.

ACTA menilai pertemuan itu tidak etis ditengah memanasnya situasi politik jelang Pendaftaran Capres/Cawapres 2019. (Fdi)

#Jokowi #Pilpres 2019
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Akan Dipanggil sebagai Saksi Pelapor Fitnah Ijazah Palsu, Jokowi: Insya Allah Saya Hadir
Ayah Wapres Gibran Rakabuming Raka ni menegaskan pihaknya akan hadiri sidang asalkan surat panggilan diterima.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Akan Dipanggil sebagai Saksi Pelapor Fitnah Ijazah Palsu, Jokowi: Insya Allah Saya Hadir
Indonesia
Jokowi akan Dihadirkan dalam Sidang Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu yang Menjerat Roy Suryo dan Dr Tifa
Jaksa akan memanggil Jokowi dan Syarif di persidangan pada Kamis (5/11).
Dwi Astarini - Rabu, 28 Oktober 2026
Jokowi akan Dihadirkan dalam Sidang Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu yang Menjerat Roy Suryo dan Dr Tifa
Indonesia
Jokowi Dijadwalkan Jadi Saksi Sidang Hoaks Ijazah Palsu, Roy Suryo: Ditunggu Masyarakat Satu Indonesia
Jaksa akan menghadirkan Jokowi sebagai saksi dalam sidang Roy Suryo pekan depan. Roy menyebut kehadiran mantan presiden itu telah lama dinantikan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Oktober 2026
Jokowi Dijadwalkan Jadi Saksi Sidang Hoaks Ijazah Palsu, Roy Suryo: Ditunggu Masyarakat Satu Indonesia
Indonesia
Jokowi Belum Bicara soal Prabowo-Gibran 2 Periode, Begini Sikap Gerindra
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, belum tegas menyatakan dukungan Prabowo-Gibran dua periode. Gerindra pun menanggapi hal tersebut.
Soffi Amira - Senin, 12 Oktober 2026
Jokowi Belum Bicara soal Prabowo-Gibran 2 Periode, Begini Sikap Gerindra
Indonesia
Gibran Didesak Pemakzulan dan tak Bisa Maju Pilpres 2029, Jokowi: tak Masalah
Jokowi menegaskan negara Indonesia punya mekanisme demokrasi yang harus dilalui, sesuai dengan konstitusi serta sesuai aturan hukum yang berlaku.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Gibran Didesak Pemakzulan dan tak Bisa Maju Pilpres 2029, Jokowi: tak Masalah
Indonesia
Putusan MK tak Temukan Bukti Ijazah Gibran Setara SMA, Jokowi: Kalau tak Lulus SMA enggak Bisa S-1
Ia mengatakan setiap negara memiliki sistem pendidikan berbeda-beda. Atas dasar tersebut, Wapres Gibran telah melalui tahapan pendidikan itu.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Putusan MK tak Temukan Bukti Ijazah Gibran Setara SMA, Jokowi: Kalau tak Lulus SMA enggak Bisa S-1
Indonesia
Wacana Pemakzulan Gibran, Jokowi: Ikuti Mekanisme Demokrasi
Jokowi menyilakan untuk mengikuti mekanisme demokrasi yang tersedia.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Wacana Pemakzulan Gibran, Jokowi: Ikuti Mekanisme Demokrasi
Indonesia
Jokowi Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Sistem Tiap Negara Berbeda
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, merespons putusan MK soal ijazah Gibran Rakabuming Raka. Ia menegaskan, anak sulungnya itu kuliah sampai S1.
Soffi Amira - Kamis, 08 Oktober 2026
Jokowi Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Sistem Tiap Negara Berbeda
Indonesia
Jokowi Ingatkan Pemakzulan Gibran Harus Ikuti Mekanisme Demokrasi dan Konstitusi
Pernyataan itu disampaikan Jokowi menanggapi kemungkinan munculnya upaya pemakzulan Gibran setelah MK membacakan putusan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Jokowi Ingatkan Pemakzulan Gibran Harus Ikuti Mekanisme Demokrasi dan Konstitusi
Indonesia
MK Tak Temukan Ijazah SMA Gibran, Jokowi Ungkap Hal Penting soal Pendidikan Sang Anak
Jokowi menegaskan Gibran Rakabuming Raka telah menyelesaikan pendidikan S1 saat menanggapi putusan MK soal ijazah SMA.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
MK Tak Temukan Ijazah SMA Gibran, Jokowi Ungkap Hal Penting soal Pendidikan Sang Anak
Bagikan