Diplomat Success Challenge 2025 Kembali Dorong Inovasi di Tengah Lesunya Ekonomi

Frengky AruanFrengky Aruan - Rabu, 18 Juni 2025
Diplomat Success Challenge 2025 Kembali Dorong Inovasi di Tengah Lesunya Ekonomi

DSC 2025 resmi digelar. (Foto: dok/DSC)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Diplomat Success Challenge (DSC) kembali digelar untuk musim ke-16. Hadir sebagai respons atas kondisi perekonomian nasional yang mengalami perlambatan.

Pada tahun ini, pertumbuhan ekonomi Indonesia tercatat sebesar 4,87%, mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 5,11%. Situasi ini berdampak besar pada meningkatnya jumlah pemutusan hubungan kerja (PHK) sejak awal tahun 2025.

Melihat situasi tersebut, DSC Season 16 menegaskan komitmennya dalam menawarkan solusi terhadap tantangan ekonomi yang dihadapi Indonesia.

“Beragamnya tantangan ekonomi Indonesia saat ini, menjadikan semangat kolaborasi bukan hanya sekedar kata-kata, tetapi menjadi pondasi bagi terciptanya solusi inovatif di masa depan," ucap Ketua Dewan Komisioner DSC, Surjanto Yasaputera.

Tahun ini, DSC mengangkat tema Wujud Sinergi Kolaborasi’ sebagai bentuk penguatan peranannya sebagai ecosystem hub untuk para pelaku usaha. Program ini juga membentuk sebuah ekosistem kewirausahaan yang terdiri dari para alumni DSC, yang dikenal dengan sebutan DEN (Diplomat Entrepreneurs Network).

Baca juga:

Pemerintah Diminta Proaktif Jaga Stabilitas Ekonomi Indonesia dari Gejolak Konflik Global

Jaringan alumni ini terbukti menghasilkan berbagai bentuk kolaborasi yang tidak hanya memperkuat usaha masing-masing anggotanya, tetapi juga memberi kontribusi nyata melalui penciptaan lapangan pekerjaan baru yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

Tak hanya menjadi arena kompetisi bisnis dengan total dana hibah sebesar Rp 2,5 miliar, DSC Season 16 juga menghadirkan sejumlah pelatih berpengalaman. Di antaranya adalah M. Jupaka (Serialpreneur), Andanu Prasetyo (CEO Maka Group, Founder Toko Kopi Tuku), Nilamsari (Founder Kebab Turki Baba Rafi, CEO PT Nava Sari Kreasi), serta Arief Budiman (CEO Agrindo).

Para mentor ini akan memberikan pendampingan strategis bagi para peserta, baik Challengers maupun DEN, sebagai Incubator Master dalam perjalanan kewirausahaan mereka. (Far)

#Diplomat Success Challenge #Ekonomi #Pertumbuhan Ekonomi
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Kemiskinan Naik di Tengah Pertumbuhan Ekonomi, Luhut: Bisa Jadi karena Kenaikan Harga
Ketua DEN, Luhut Binsar Pandjaitan, mengungkapkan penyebab ekonomi turun hingga penduduk miskin bertambah. Hal itu disebabkan kenaikan harga.
Soffi Amira - Rabu, 24 Juni 2026
Kemiskinan Naik di Tengah Pertumbuhan Ekonomi, Luhut: Bisa Jadi karena Kenaikan Harga
Indonesia
Ekonomi Tertekan Situasi Global, INDEF Minta Pemerintah Perbaiki Kebijakan Domestik
Fleksibilitas fiskal dan stabilitas nilai tukar rupiah dinilai terus tergerus akibat respons kebijakan dalam negeri yang kurang kredibel dan minim sinkronisasi teknokrasi antarkementerian.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Juni 2026
Ekonomi Tertekan Situasi Global, INDEF Minta Pemerintah Perbaiki Kebijakan Domestik
Indonesia
Nilai Tukar Rupiah terhadap Dollar Menguat, Tembus Rp 17.725 pada Senin (15/6) Pagi
Nilai tukar rupiah hari ini dibuka menguat signifikan 82 poin (0,46 persen) ke level Rp 17.725 per dolar AS.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
Nilai Tukar Rupiah terhadap Dollar Menguat, Tembus Rp 17.725 pada Senin (15/6) Pagi
Dunia
Hong Kong Rebut Takhta Swiss, Jadi Pusat Pengelolaan Kekayaan Lintas Negara Terbesar Dunia
Hong Kong resmi menggeser Swiss sebagai pusat pengelolaan kekayaan lintas negara terbesar dunia. Aset naik 10,7% jadi 2,95 triliun dolar AS, didorong IPO dan family office.
Wisnu Cipto - Sabtu, 13 Juni 2026
Hong Kong Rebut Takhta Swiss, Jadi Pusat Pengelolaan Kekayaan Lintas Negara Terbesar Dunia
Indonesia
Mensesneg Minta Masyarakat tak Mudah Terpengaruh Narasi Menyesatkan Terkait Kondisi Ekonomi
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan pemerintah terus bekerja keras menangani berbagai persoalan ekonomi melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga.
Dwi Astarini - Jumat, 12 Juni 2026
Mensesneg Minta Masyarakat tak Mudah Terpengaruh Narasi Menyesatkan Terkait Kondisi Ekonomi
Lifestyle
Nahan Jajan, Ngejar Cuan: Cara Gen Z Kreatif Bertahan in This Economy
Tekanan ekonomi membuat Gen Z harus lebih selektif dalam mengatur keuangan.
Dwi Astarini - Kamis, 11 Juni 2026
Nahan Jajan, Ngejar Cuan: Cara Gen Z Kreatif Bertahan in This Economy
Indonesia
Imbau Warga Lepas Dolar, Dasco: Minggu Depan Rupiah Menguat, Bisa Rugi Kalau Disimpan
Dasco meyakini nilai tukar rupiah akan menguat pada pekan depan sehingga pemegang dolar berpotensi mengalami kerugian.
Dwi Astarini - Kamis, 11 Juni 2026
Imbau Warga Lepas Dolar, Dasco: Minggu Depan Rupiah Menguat, Bisa Rugi Kalau Disimpan
Indonesia
Bank Indonesia Yakini Pertumbuhan Ekonomi Tumbuh Tinggi
BI telah membeli SBN senilai Rp 156,5 triliun, setelah sepanjang 2025 merealisasikan pembelian sebesar Rp 332,14 triliun.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 11 Juni 2026
Bank Indonesia Yakini Pertumbuhan Ekonomi Tumbuh Tinggi
Indonesia
Kenaikan Harga Pertamax Bikin Daya Beli Kelas Menengah Tertekan, PKS Ingatkan Risiko Inflasi
Kenaikan harga Pertamax membuat daya beli kelas menengah makin tertekan. PKS pun juga mengingatkan adanya risiko inflasi.
Soffi Amira - Kamis, 11 Juni 2026
Kenaikan Harga Pertamax Bikin Daya Beli Kelas Menengah Tertekan, PKS Ingatkan Risiko Inflasi
Indonesia
Prabowo Optimistis Indonesia Jadi Raksasa Ekonomi Lewat Hilirisasi dan Swasembada Energi
Presiden Prabowo Subianto menegaskan hilirisasi dan industrialisasi menjadi kunci Indonesia menuju kekuatan ekonomi dunia.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 11 Juni 2026
Prabowo Optimistis Indonesia Jadi Raksasa Ekonomi Lewat Hilirisasi dan Swasembada Energi
Bagikan