Dinilai Kekurangan Logistik, Partai Pendukung Anies Harus Patungan

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 Agustus 2023
Dinilai Kekurangan Logistik, Partai Pendukung Anies Harus Patungan

Calon Presiden Anies Baswedan. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pendaftaran bakal calon presiden dan wakil presiden dijadwalkan pada 19 Oktober 2023 sampai dengan 25 November 2023.

Tiga parpol yang tergabung dalam Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP), yakni NasDem, PKS, dan Demokrat masih belum menunjuk sosok bakal calon wakil presiden (cawapres) yang akan mendampingi Anies Baswedan di Pilpres 2024.

Baca Juga:

LSI Denny JA: Tren Elektabilitas Prabowo Meroket, Ganjar Fluktuatif, Anies Turun

Pengamat politik Jerry Massie menilai, cawapres pendamping Anies Baswedan di Pilpres 2024 harus memiliki kekuatan politis, logistik, dan elektoral.

"Karena kalau hanya kuat secara politis atau elektoral tapi kalau logistik tidak ada ya susah juga, begitu juga sebaliknya," kata Jerry.

Dari sisi elektoral, Direktur Political and Public Poicy Studies (P3S) ini menyebut, para kandidat yang masuk bursa bakal cawapres tentu punya peta dukungan masing-masing yang dapat mendongkrak elektabilitas Anies.

Sementara soal logistik, Jerry Massie berpendapat faktor ini menjadi sangat penting karena mahalnya biaya politik yang harus dikeluarkan capres-cawapres.

"Mulai dari sosialisasi, pertemuan elit politik, kampanye ke berbagai daerah, pemasangan alat peraga, anggaran untuk mendukung tim kampanye, hingga iklan di media, tentu membutuhkan biaya yang tidak sedikit," tuturnya.

Jerry berpendapat bahwa Anies kurang secara logistik. Kecuali kalau ada sponsorship.

"Maka siapapun yang dipilih jadi cawapres tidak terlalu mempersoalkan logistik," katanya.

Menurutnya, jika tidak ada pihak eksternal yang membantu secara logistik, maka bakal cawapres yang dipilih harus mempunyai kekuatan logistik.

Namun, lanjut Jerry, soal logistik ini bisa ditanggulangi jika semua partai yang tergabung dalam Koalisi Perubahan untuk Persatuan sepakat sistem politik patungan.

"Sistem politik patungan, misalanya PKS, Demokrat, dan NasDem patungan berapa-berapa. Jadi kalau kita bicara semuanya itu tergantung logistik atau anggaran," katanya. (Knu)

Baca Juga:

Anies Buka Peluang Gaet Sosok dari Jatim untuk Jadi Cawapres

#Pilpres #Pileg #Anies Baswedan #Pemilu 2024
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Jika negara hadir memanfaatkan alat kuasa lewat sekolah sebagai pencetak tenaga kerja, hal yang muncul ialah Indonesia hanya sebagai negara pengguna, alih-alih menghasilkan inovasi lewat lulusannya.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Indonesia
KPK Usulkan Klausul Kaderisasi untuk Pencalonan Presiden hingga Kepala Daerah
KPK mengusulkan klausul kaderisasi dalam pencalonan presiden hingga kepala daerah. Langkah ini dinilai penting untuk mencetak pemimpin berkualitas.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 April 2026
KPK Usulkan Klausul Kaderisasi untuk Pencalonan Presiden hingga Kepala Daerah
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Konten yang beredar merupakan hasil rekayasa AI, probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,1 persen.
Dwi Astarini - Sabtu, 18 April 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Indonesia
Menko Yusril Usulkan Penggabungan Suara Partai di Akhir Pemilu
Suara yang telah diberikan pemilih kepada partai-partai tersebut tidak terbuang percuma karena tidak terkonversi menjadi kursi parlemen,
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 04 Maret 2026
Menko Yusril Usulkan Penggabungan Suara Partai di Akhir Pemilu
Indonesia
IPI Rilis Survei Peta Capres 2029: Prabowo-Gibran Teratas, Sjafrie Sjamsoeddin Masuk 10 Besar
Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin, masuk radar Capres 2029. Hal itu terungkap lewat survei Indonesian Public Institute (IPI) pada Rabu (11/2).
Soffi Amira - Kamis, 12 Februari 2026
IPI Rilis Survei Peta Capres 2029: Prabowo-Gibran Teratas, Sjafrie Sjamsoeddin Masuk 10 Besar
Indonesia
NasDem Wajarkan Usulan Prabowo 2 Periode, Warpresnya Urusan Setiap Partai
NasDem akan membahas strategi internal, tetapi prioritas utama adalah memastikan keberhasilan program dan agenda pemerintahan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 10 Februari 2026
 NasDem Wajarkan Usulan Prabowo 2 Periode, Warpresnya Urusan Setiap Partai
Indonesia
Zulhas Mau Dijadikan Cawapres Prabowo, PSI Doakan Tetap Sehat Sampai 2029
PSI mengingatkan Presiden Prabowo memiliki otoritas penuh dalam menentukan pasangan yang akan mendampinginya kelak di Pilpres 2029
Wisnu Cipto - Selasa, 10 Februari 2026
Zulhas Mau Dijadikan Cawapres Prabowo, PSI Doakan Tetap Sehat Sampai 2029
Indonesia
PAN Usung Zulhas Cawapres 2029 Prabowo, Sekjen PSI Ingatkan Penentunya Bos Kita
Sekjen PSI Raja Juli Antoni menilai wacana yang digagas PAN sebagai bagian dari dinamika politik yang wajar.
Wisnu Cipto - Selasa, 10 Februari 2026
PAN Usung Zulhas Cawapres 2029 Prabowo, Sekjen PSI Ingatkan Penentunya Bos Kita
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Aturan Baru, ASN Wajib Pakai Baju Biru Muda Khas Prabowo saat Kampanye Pilpres 2024
Kemenag Kabupaten Jombang menegaskan informasi mengenai aturan pakaian dinas ASN berwarna biru muda merupakan hoaks.
Dwi Astarini - Jumat, 06 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Aturan Baru, ASN Wajib Pakai Baju Biru Muda Khas Prabowo saat Kampanye Pilpres 2024
Indonesia
Intel Kodim Kepergok Anies Ikut Makan di Soto Mbok Giyem, TNI Klarifikasi Murni Spontan
Tiga anggota intel kodim itu mengaku sebelumnya menghadiri rapat pemantauan wilayah dan hendak makan siang di Soto Mbok Giyem. .
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Intel Kodim Kepergok Anies Ikut Makan di Soto Mbok Giyem, TNI Klarifikasi Murni Spontan
Bagikan