Dilarang Pacaran, Remaja SMP Loncat dari Flyover

Zulfikar SyZulfikar Sy - Sabtu, 13 Januari 2018
Dilarang Pacaran, Remaja SMP Loncat dari Flyover

Korban saat dirawat di RSUD Gunung Jati, Kota Cirebon. (MP/Mauritz)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pelajar SMPN 17 Cirebon berinisial ANA (15) mencoba bunuh diri dengan cara melompat dari jembatan penyebrangan tol di Blok Sijopak, Desa Sampiran, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, Jumat (12/1).

Korban yang dibawa ke RSUD Gunung Jati, Kota Cirebon, ini mengalami luka robek di dahi, bibir atas, lebam pada leher dan punggung.

"Korban mengalami luka robek di dahi enam jahitan, luka robek di bibir atas empat jahitan, luka lebam di leher dan punggung," kata Kapolres Cirebon AKBP Risto Samodra, di Cirebon, Jumat (13/1).

Risto mengungkapkan ANA nekad melakukan percobaan bunuh diri karena dilarang berpacaran oleh guru dan orang tuanya.

Awalnya, korban diketahui oleh pihak sekolah berboncengan dengan seorang pria D (18) siswa di sekolah tersebut yang diduga kekasih korban.

"Korban kemudian ditegur oleh wali kelasnya untuk tidak berpacaran dulu," ungkap Risto.

Selanjutnya, pada Jumat (12/1), korban tidak masuk sekolah. Teman-teman korban menemui korban dan ibunya dan menginformasikan bahwa korban akan dikeluarkan dari sekolah.

"Mendengar informasi tersebut ibu korban memarahi korban,'' kata Risto.

Korban lalu berlari ke jembatan penyebrangan tol dan menjatuhkan diri dari atas jembatan tersebut.

"Sebelum korban melompat, sempat dibujuk oleh warga dan kakak korban bernama Syarif," kata Risto.

Korban lalu dilarikan ke RSUD Gunung Jati Kota Cirebon untuk mendapatkan perawatan luka-luka yang dideritanya. (*)

Berita ini merupakan laporan dari Mauritz, kontributor merahputih.com untuk wilayah Cirebon dan sekitarnya. Baca juga berita lainnya dalam artikel: 4 Kalimat yang Biasa Diucapkan Sebelum Bunuh Diri, Anda Mesti Waspada

#Bunuh Diri #Remaja Putri
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Indonesia
Kemenkes Kritik Film ‘Aku Harus Mati’, Khawatirkan Perilaku Meniru
Menurut pihak Kemenkes, baliho itu berpotensi memicu peniruan tindakan bunuh diri, terutama di tengah tren kenaikan signifikan angka kematian di Indonesia.
Dwi Astarini - Selasa, 07 April 2026
Kemenkes Kritik Film ‘Aku Harus Mati’, Khawatirkan Perilaku Meniru
Indonesia
CCTV Mall Ungkap Kronologis Detik-Detik Pria Bekasi Bunuh Diri di PIM 2
Kronologis detik-detik pria berinisial AYA (31) asal Bekasi yang tewas jatuh dari lantai 3 Pondok Indah Mall (PIM) 2, akhirnya dibuka ke publik.
Wisnu Cipto - Selasa, 10 Maret 2026
CCTV Mall Ungkap Kronologis Detik-Detik Pria Bekasi Bunuh Diri di PIM 2
Indonesia
Diduga Bunuh Diri Lompat dari Lantai 3 Pondok Indah Mall, Pria Misterius Sempat Sekarat hingga Tewas di Rumah Sakit
Seorang pria meninggal dunia usai melompat dari lantai 3 salah satu mall di Jakarta Selatan, Minggu (8/3) siang.
Frengky Aruan - Minggu, 08 Maret 2026
Diduga Bunuh Diri Lompat dari Lantai 3 Pondok Indah Mall, Pria Misterius Sempat Sekarat hingga Tewas di Rumah Sakit
Indonesia
Tragedi Anak Bunuh Diri di NTT, Wakapolri Minta Negara Hadir Lebih Cepat
Wakapolri menyoroti tragedi anak bunuh diri di NTT. Ia pun meminta negara bisa hadir lebih cepat.
Soffi Amira - Jumat, 06 Februari 2026
Tragedi Anak Bunuh Diri di NTT, Wakapolri Minta Negara Hadir Lebih Cepat
Indonesia
Kasus Anak Bunuh Diri di Ngada, Gubernur NTT: Kami Gagal Urus Kemiskinan
Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, merasa gagal usai seorang anak bunuh diri karena tak mampu bersekolah.
Soffi Amira - Kamis, 05 Februari 2026
Kasus Anak Bunuh Diri di Ngada, Gubernur NTT: Kami Gagal Urus Kemiskinan
Indonesia
Nyawa Melayang Tak Mampu Beli Buku, Surat Perpisahan YBR Simbol Nestapa Anak Miskin
Psikolog Mira Pane menilai surat YBR bukan hanya pesan pribadi, melainkan simbol penderitaan anak-anak Indonesia yang kehilangan harapan akibat kemiskinan.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Nyawa Melayang Tak Mampu Beli Buku, Surat Perpisahan YBR Simbol Nestapa Anak Miskin
Indonesia
Kemiskinan Akar Masalah Siswa SD NTT Bunuh Diri, 1 dari 9 Anak di RI Hidup Miskin
Sistem pendidikan nasional kini seharusnya tidak hanya dari sisi akademik tetapi juga memperhatikan kondisi psikologis dan ekonomi siswa.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Kemiskinan Akar Masalah Siswa SD NTT Bunuh Diri, 1 dari 9 Anak di RI Hidup Miskin
Indonesia
Polda NTT Kirim Konselor Dampingi Keluarga Siswa SD yang Bunuh Diri di Ngada
Polda NTT menangani kasus bunuh diri siswa kelas IV SD di Kabupaten Ngada. Kapolda NTT mengirim tim konselor untuk mendampingi keluarga korban.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 Februari 2026
Polda NTT Kirim Konselor Dampingi Keluarga Siswa SD yang Bunuh Diri di Ngada
Indonesia
Tragedi Anak di NTT, Komisi VIII DPR Minta Negara Hadir Lindungi Hak Pendidikan
Anggota Komisi VIII DPR RI menyoroti tragedi anak di NTT karena tak mampu membeli buku dan bolpoin. Ia meminta negara hadir memperkuat perlindungan sosial anak.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 Februari 2026
Tragedi Anak di NTT, Komisi VIII DPR Minta Negara Hadir Lindungi Hak Pendidikan
Indonesia
Bocah SD Tak Bisa Beli Buku Bunuh Diri di NTT Potret Hitam Dunia Pendidikan
Berdasarkan Data BPS, angka kemiskinan ekstrem di NTT masih tinggi, mencapai lebih dari 14 persen pada 2025, jauh di atas rata-rata nasional sekitar 9,4 persen.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Bocah SD Tak Bisa Beli Buku Bunuh Diri di NTT Potret Hitam Dunia Pendidikan
Bagikan