Dikritik karena Acak-acak Jakarta, Ini Jawaban Sandiaga

Zulfikar SyZulfikar Sy - Jumat, 09 Maret 2018
Dikritik karena Acak-acak Jakarta, Ini Jawaban Sandiaga

Wagub DKI Sandiaga Uno saat acara Tea Walk 2017 di Puncak Bogor. (MP/Asropih Opih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi mengkritik kinerja Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno karena dianggap mengacak-acak Ibu Kota Jakarta.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur DKI Jakarya Sandiaga Uno mengklaim di era kepemimpinan saat ini lebih baik dibanding era sebelumnya dalam menata Jakarta.

Politisi Partai Gerindra ini pun mencontohkan tantangan yang dilakukan dirinya dan Anies yakni terkait penataan Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat.

"Kota Jakarta sekarang lebih baik tapi memang penuh tantangan ke depan masih banyak. Yang di Tanah Abang itu kan kami bergerak masuk ke Tanah Abang itu kan karena ada masalah di Kota Tua juga ada masalah," kata Sandiaga di Jakarta, Jumat (9/3).

Meski demikian, Sandiaga berkata, pihaknya terus berusaha dalam melakukan penataan Jakarta yang lebih baik lagi. Ia juga menyampaikan terima kasih atas kritikan dari anggota DPRD tersebut.

"Jadi kami punya niat baik, tentunya terima kasih sama teman-teman DPRD dan kami ingin menata lebih baik lagi," tandasnya.

Seperi diketahui, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi mengkritik kinerja Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno yang dianggap telah mengacak-acak hasil kerja Pemerintah DKI era sebelumnya.

"Di zaman era Pak Gubernur Sutiyoso, Pak Jokowi sampai Pak Ahok kebijakan itu diteruskan, ditata rapi. Tapi kenapa sekarang berbeda? Kenapa kebijakan yang sudah baik kok sekarang jadi semrawut?" kata Prasetyo di Jakarta, Selasa (16/1). (Asp)

Baca juga berita lainnya dalam artikel: Sandiaga Minta OK OCE Gabung di Kios Trotoar Sudirman-Thamrin

#Sandiaga Uno #Prasetyo Edi Marsudi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Mengenang Kepergian Guruh Soekarnoputra, Seniman Legendaris yang Dibalut Kain Favorit Fatmawati
Kabar duka menyelimuti Indonesia. Guruh Soekarnoputra meninggal dunia hari ini di usia 73 tahun. Simak detail pemakaman dan pesan terakhir almarhum di sini.
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 26 September 2026
Mengenang Kepergian Guruh Soekarnoputra, Seniman Legendaris yang Dibalut Kain Favorit Fatmawati
Indonesia
3 Pekerja Proyek PAM Jaya Tewas di Gorong-Gorong TMII, PAM Jaya Minta Moya Bertanggung Jawab
Tiga pekerja proyek PAM Jaya meninggal dunia di saluran gorong-gorong kawasan TMII. PAM Jaya meminta PT Moya Indonesia bertanggung jawab dan melakukan evaluasi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 10 Juli 2026
3 Pekerja Proyek PAM Jaya Tewas di Gorong-Gorong TMII, PAM Jaya Minta Moya Bertanggung Jawab
Indonesia
Alasan Mengejutkan Gubernur DKI Angkat Eks Jubir Anies Hingga Mantan Ketua DPRD di Posisi Strategis BUMD
Selain Sahrin, Kepala Badan Pendapatan Daerah Lusiana Herawati juga ditunjuk sebagai Komisaris Utama Jakpro
Angga Yudha Pratama - Selasa, 05 Agustus 2025
Alasan Mengejutkan Gubernur DKI Angkat Eks Jubir Anies Hingga Mantan Ketua DPRD di Posisi Strategis BUMD
Indonesia
Sepak Terjang Prasetyo Edi Marsudi Berhasil Tahan Delta Tak Dijual hingga Jadi Ketua Dewas PAM Jaya
Berbagai cara dilakukan Prasetyo Edi Marsudi agar Jakarta mendapat keuntungan dari BUMD dan juga perusahaan lain di bawah Pemprov DKI.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 05 Agustus 2025
Sepak Terjang Prasetyo Edi Marsudi Berhasil Tahan Delta Tak Dijual hingga Jadi Ketua Dewas PAM Jaya
Indonesia
Eks Ketua DPRD Prasetyo Edi Diangkat Pramono Jadi Ketua Dewas PAM Jaya
Prasetyo yang juga tercatat sebagai politikus PDIP itu pernah menjadi Ketua Harian Tim Pemenangan Pramono-Rano di Pilkada 2024.
Wisnu Cipto - Senin, 04 Agustus 2025
Eks Ketua DPRD Prasetyo Edi Diangkat Pramono Jadi Ketua Dewas PAM Jaya
Indonesia
Eks Ketua DPRD Mengaku Pengadaan Lahan Rusun Cengkareng Pakai Pergub Saat Dicecar Bareskrim
Perkara ini bermula ketika Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Perumahan dan Gedung yang saat ini berganti nama menjadi Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman membeli lahan di Cengkareng Barat, Jakarta Barat, kepada seseorang bernama Toeti Noezlar Soekarno pada tahun 2015 dan akan dibangun rusun.
Angga Yudha Pratama - Senin, 17 Februari 2025
Eks Ketua DPRD Mengaku Pengadaan Lahan Rusun Cengkareng Pakai Pergub Saat Dicecar Bareskrim
Indonesia
Polisi Bakal Periksa Eks Ketua DPRD DKI Terkait Dugaan Korupsi Lahan Rusun Cengkareng di Era Ahok
Prasetyo bakal diperiksa sebagai saksi pada Senin (17/2)
Angga Yudha Pratama - Kamis, 13 Februari 2025
Polisi Bakal Periksa Eks Ketua DPRD DKI Terkait Dugaan Korupsi Lahan Rusun Cengkareng di Era Ahok
Indonesia
Temui Jokowi di Solo, Sandiaga Ngaku Konsultasi agar PPP Masuk Parlemen
Pertemuan dimaksudkan sebagai konsultasi agar PPP pada 2029 bisa kembali ke Senayan.
Dwi Astarini - Kamis, 12 Desember 2024
Temui Jokowi di Solo, Sandiaga Ngaku Konsultasi agar PPP Masuk Parlemen
Indonesia
Persilakan RIDO Gugat ke MK, Kubu Pram-Doel Ingatkan Selisih Suaranya Jauh
Setiap kompetisi Pilkada pasti ada pihak yang menang dan ada pihak yang kalah.
Wisnu Cipto - Minggu, 08 Desember 2024
Persilakan RIDO Gugat ke MK, Kubu Pram-Doel Ingatkan Selisih Suaranya Jauh
Indonesia
Ridwan Kamil Bertemu Sandiaga Uno di Masa Tenang Pilkada Jakarta
Ridwan Kamil mengisi waktu dengan bersilaturahmi dan berbincang santai dengan Sandiaga Salahuddin Uno di bilangan Kebayoran Baru
Wisnu Cipto - Selasa, 26 November 2024
Ridwan Kamil Bertemu Sandiaga Uno di Masa Tenang Pilkada Jakarta
Bagikan