Kesehatan

Diet Keto Masih Boleh Makan Popcorn?

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Rabu, 23 Juni 2021
Diet Keto Masih Boleh Makan Popcorn?

Popcorn sehat tergantung kandungannya. (Foto: Unsplash/Georgia Vagim)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PRINSIP utama diet keto ialah mengganti karbohidrat dengan lemak sebagai bahan bakar tubuh. Nah, bagaimana dengan popcorn, apakah masih aman untuk menu diet keto?

Mengutip Health, Naomi Whittel, Gainesville, penulis High Fiber Keto yang berbasis di Florida, mengatakan popcorn terbuat dari jagung. Itu artinya teman nonton bioskop dan Netflix ini mengandung biji-bijian yang tinggi karbohidrat.

Baca juga:

Tak hanya Bikin Langsing, Diet Keto Bermanfaat untuk Tubuh

Namun, Whittel tidak melarang sepenuhnya orang yang diet keto mengonsumsi popcorn. Yang penting, asupan karbohidrat harian kamu di bawah 50 gram. Bagaimana caranya? Semua tergantung bahan yang digunakan untuk membuat popcorn.

Popcorn terbuat dari jagung yang berarti mengandung karbohidrat. (Foto: Unsplash/Phoenix Han)

Whittel menyarankan agar kamu membuat popcorn sendiri yang kandungannya lebih sehat. Gunakan minyak kelapa, mentega, dan garam laut. "Dua cangkirnya akan mengandung sekitar 12 gram karbohidrat dan beberapa gram serat," kata Whittel. Dua cangkir popcorn dengan kandungan tersebut masih aman menurut Whittel.

Namun, Whittel mengingatkan agar tidak mengonsumsi popcorn apabila tubuh belum mengalami ketosis. Ketosis ialah proses metabolisme yang normal dan tidak berbahaya. Kondisi ini terjadi ketika tubuh kekurangan karbohidrat untuk dibakar sebagai sumber energi. Sebagai gantinya tubuh akan membakar lemak.

Baca juga:

Terapkan Pola Makan Alami, Sehatkah Diet Paleo?

Masalahnya, popcorn tinggi lemak dapat meningkatkan gula darah. Jadi akan sangat berbahaya apabila tubuh tidak mengalami ketosis. Lemak akan menumpuk karena tidak dibakar oleh tubuh. Oleh karena itu, Whittel merekomendasikan agar kamu makan popcorn setelah tubuh mengalami ketosis. "Ini membantu Anda melihat bagaimana makanan bekerja untuk tubuh Anda masing-masing," katanya.

Baca label popcorn sebelum mengonsumsinya. (Foto: Unsplash/Corina Rainer)

Di lain hal, Summer Yule, RD mengatakan popcorn merupakan makanan bergizi. "Ini adalah biji-bijian yang menyediakan beberapa serat serta sejumlah kecil vitamin dan mineral tertentu, termasuk folat, niasin, thiamin, dan vitamin B6, A, E dan K," ujarnya.

Agar popcorn yang kamu konsumsi menyehatkan, Whittel menyarankan untuk menjadi organik. Cynthia Sass, MPH, RD, editor kontributur Health pada kanal nutrisi, menyarankan untuk membaca label popcorn dan memeriksa jenis minyak yang digunakan sebelum mengonsumsinya.

"Minyak terbaik adalah lemak tak jenuh tunggal yang menyehatkan jantung dan anti-inflamasi ( MUFA), khususnya minyak alpukat dan minyak zaitun extra virgin," kata Sass. Gunakan juga minyak yang lebih tinggi asam lemak omega 6 seperti minyak jagung, minyak kedelai, minyak bunga matahari, dan minyak biji kapas. (ikh)

Baca juga:

Resep Fudge Brownies Gluten Free, Keto Friendly

#Kesehatan #Diet
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Bagikan