Diet

Tak hanya Bikin Langsing, Diet Keto Bermanfaat untuk Tubuh

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 10 Agustus 2020
Tak hanya Bikin Langsing, Diet Keto Bermanfaat untuk Tubuh

Diet keto memberi hasil cepat. (foto: pixabay/publicdomainpictures)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DIET ketogenik semakin populer karena hasil penurunan berat badan yang cepat. Meskipun demikian, tidak banyak penelitian tentang efek jangka panjang yang mengikutinya. Pemujaan yang semakin meningkat terhadap diet rendah karbohidrat dan tinggi lemak ini juga menyebabkan banyak makanan penutup, camilan, suplemen, dan produk berbasis ketogenik ditawarkan untuk mereka yang menjalaninya.

Survei baru dari US News & World Report dan America's Test Kitchen menanyakan lebih dari 300 orang tentang pengalaman mereka dengan diet keto. Tanggapan mereka menguraikan beberapa manfaat yang mereka rasakan karena penurunan berat badan pascamenjalani diet keto.

BACA JUGA:

Terapkan Pola Makan Alami, Sehatkah Diet Paleo?

1. Lebih banyak berolahraga

keto diet
Bikin lebih banyak berolahraga. (Foto: Eat This, Not That)

Menurut survei 27% orang mengatakan bahwa mereka berolahraga lebih banyak saat menjalani diet. Dari mereka yang berolahraga secara teratur sebelum diet, 65% mengatakan terus melakukannya berdampak pada penurunan berat badan mereka dengan cara yang baik. "Saya telah kehilangan 55 pound, meningkatkan toleransi latihan saya, dan kehilangan 5 inci di pinggang saya," kata seorang responden.

2. Kontrol gula darah

diet keto
Membantu kontrol gula darah. (foto: Eat This, Not That)


Menurut Harvard Health, beberapa penelitian telah menemukan bahwa diet keto membantu kontrol gula darah jangka pendek pada mereka yang hidup dengan diabetes tipe 2. Sebanyak 94% dari mereka yang disurvei memiliki pengalaman positif ini setelah diet keto.

3. Lebih banyak energi

diet keto
Lebih enerjik.(Foto: Eat This, Not That)


Tubuh menggunakan lemak sebagai sumber energi utama dengan menghilangkan karbohidrat yang mengakibatkan penurunan berat badan. Faktanya, Stanford Medicine menjelaskan bahwa setelah tiga hari menjalani diet keto, otak mendapatkan 30% energinya dari badan dan setelah empat hari energi tersebut meningkat menjadi 70%.

4. Menurunkan lemak tubuh

diet keto
Lemak tubuh menyusut.(Foto: Eat This, Not That)


Ketika tubuh menggunakan lemak yang disimpan untuk energi itu menciptakan keton yang diukur dalam darah. Beginilah cara Anda mengetahui apakah Anda mengalami ketosis. Ini juga menghasilkan jumlah lemak tubuh yang lebih rendah.
Namun kita tidak perlu membatasi jumlah sayuran yang dimakan saat menjalani diet keto.

5. Mengelola penyakit kronis

diet keto
Mengelola penyakit kronis (Foto: Eat This, Not That)

Manfaat penurunan berat badan dari pelaku diet keto lainnya menurut survei adalah pengelolaan penyakit kronis. "Berat saya turun 60 pon, dan alergi saya berkurang parah," kata seorang responden.(avia)

#Diet #Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Iftinavia Pradinantia

I am the master of my fate and the captain of my soul
Show More

Berita Terkait

Fun
Gigi Sudah Berlubang Parah Belum Tentu Harus Dicabut, Dokter Ungkap Alasannya
Gigi berlubang hingga mencapai saraf belum tentu harus dicabut. drg. Yulita Bong, menjelaskan pilihan perawatan dan kondisi yang menentukan pencabutan gigi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 06 November 2026
Gigi Sudah Berlubang Parah Belum Tentu Harus Dicabut, Dokter Ungkap Alasannya
Fun
Apa Itu Nutri-Level? Kenali Arti Warna Label Gizi dan Kaitannya dengan Pencegahan Diabetes
Kenali Nutri-Level, sistem label gizi dengan empat kategori warna untuk membantu masyarakat memahami kandungan gula, garam, dan lemak pada produk.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 November 2026
Apa Itu Nutri-Level? Kenali Arti Warna Label Gizi dan Kaitannya dengan Pencegahan Diabetes
Lifestyle
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Pria ini membutuhkan prosedur kolonoskopi untuk mengeluarkan perangkat tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Oktober 2026
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Bagikan