Diduga Depresi, Guru Honorer Nekat Gantung Diri

Luhung SaptoLuhung Sapto - Minggu, 07 Januari 2018
Diduga Depresi, Guru Honorer Nekat Gantung Diri

Ilustrasi. (MP/Alfi Rahmadhani)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Tarkilah (32) ditemukan tewas gantung diri di rumahnya di Desa Tegaltaman, Blok Tempel Kecamatan Sukra, Indramayu, Sabtu (6/1). Mayat korban diduga bunuh diri itu ditemukan pertama kali oleh Karsim, yang tak lain kakak korban.

Saat itu, Karsim hendak ke kamar mandi melihat pintu gudang dalam keadaan terbuka dan mendapati korban dalam posisi tergantung.

"Saksi Karsim ini terkejut melihat adiknya dalam keadaan tergantung dengan posisi leher korban terikat tali tambang warna putih panjang sekitar 1,5 meter yang terikat ke atas kayu kaso atap rumah setinggi kurang lebih 3 meter " kata Kapolres Indramayu, AKBP Arif Fajarudin melalui Kasubag Humas AKP Heriyadi, Minggu (7/1).

Karsim lalu menurunkan korban yang sudah tidak bernyawa lagi. Selanjutnya, Karsim meminta bantuan Karba membawa korban ke ruang tengah.

Petugas kepolisian dari Oolsek Patrol bersama petugas Puskesmas Sukra datang mengecek ke lokasi kejadian. Pada saat dilakukan pemeriksaan luar, pada tubuh korban tidak ada tanda-tanda bekas penganiayaan.

"Namun pada bagian leher korban terdapat bekas jeratan tali tambang, serta pada bagian kemaluan korban keluar cairan sperma," papar Heriyadi.

Korban diketahui bekerja sebagai guru honorer di salah satu sekolah di Indramayu. Berdasarkan keterangan para saksi, korban nekat gantung diri diduga mengalami depresi karena permasalahan keluarga.

"Permasalahannya keluarganya seperti apa kita lagi selidiki," kata Heriyadi.

Polisi mengamankan barang bukti seutas tali tambang panjang sekitar 1,5 meter. Sementara keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi. (*)

Berita ini berdasarkan laporan Mauritz, kontributor MerahPutih.com untuk wilayah Cirebon dan sekitarnya.

#Guru Honorer #Gantung Diri
Bagikan
Ditulis Oleh

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak

Berita Terkait

Indonesia
Bukan Lagi Wewenang Daerah, Pengangkatan dan Distribusi Guru Diusulkan Dilakukan Pemerintah Pusat
Selain itu, agar pengangkatan guru, pamong belajar, penilik, dan pengawas sekolah dilakukan pemerintah pusat.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 26 Mei 2026
Bukan Lagi Wewenang Daerah, Pengangkatan dan Distribusi Guru Diusulkan Dilakukan Pemerintah Pusat
Indonesia
Krisis 480 Ribu Guru Hantui Indonesia, Nasib Honorer Malah Digantung Regulasi
Sebagai langkah konkret, pemerintah harus memberikan rekognisi khusus bagi guru dengan masa pengabdian minimal lima hingga sepuluh tahun
Angga Yudha Pratama - Jumat, 15 Mei 2026
Krisis 480 Ribu Guru Hantui Indonesia, Nasib Honorer Malah Digantung Regulasi
Indonesia
DPR Tolak Skema PPPK Paruh Waktu, Pemerintah Diharap Segera Beri Kepastian Hukum Guru Non ASN Jadi Pegawai Tetap
Esti mendesak pemerintah memastikan kecukupan tenaga pendidik di daerah-daerah melalui pengangkatan yang sesuai aturan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 15 Mei 2026
DPR Tolak Skema PPPK Paruh Waktu, Pemerintah Diharap Segera Beri Kepastian Hukum Guru Non ASN Jadi Pegawai Tetap
Indonesia
Nasib Guru Honorer di Ujung Tanduk? DPR Minta Skema Terukur Selesaikan Masalah Pendidik
Ia meminta para guru non-ASN tetap tenang dan melihat kebijakan terbaru ini sebagai momentum percepatan status menjadi PNS atau PPPK
Angga Yudha Pratama - Selasa, 12 Mei 2026
Nasib Guru Honorer di Ujung Tanduk? DPR Minta Skema Terukur Selesaikan Masalah Pendidik
Indonesia
SE Mendikdasmen Nomor 7 Tahun 2026 Picu Keresahan Guru Honorer, DPR Dorong Manajemen ASN Secara Total
Kekhawatiran mendalam menyelimuti sekitar 237.146 guru honorer yang merasa terancam kehilangan pekerjaan
Angga Yudha Pratama - Selasa, 12 Mei 2026
SE Mendikdasmen Nomor 7 Tahun 2026 Picu Keresahan Guru Honorer, DPR Dorong Manajemen ASN Secara Total
Indonesia
Guru Honorer Jangan Sampai Terbengkalai Akibat Penghapusan Tenaga Non-ASN Tahun 2026
Pemerintah perlu segera melakukan pendataan ulang terhadap tenaga non-ASN yang belum terdaftar dalam basis data BKN guna mempercepat proses administrasi penyerapan formasi ASN secara sistematis
Angga Yudha Pratama - Selasa, 12 Mei 2026
Guru Honorer Jangan Sampai Terbengkalai Akibat Penghapusan Tenaga Non-ASN Tahun 2026
Indonesia
Kemendikdasmen Cari Sekolah Kelebihan Pengajar, Tutupi Kekurangan Formasi 498 Ribu Guru
Kemendikdasmen dan lembaga terkait juga sedang membahas mekanisme seleksi bagi ratusan ribu guru non-ASN tersebut yang sudah masuk sistem Dapodik.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 12 Mei 2026
Kemendikdasmen Cari Sekolah Kelebihan Pengajar, Tutupi Kekurangan Formasi 498 Ribu Guru
Indonesia
Polemik Guru Honorer Berakhir di Tahun 2026 Butuh Kebijakan Afirmasi Pusat
Penyelesaian polemik guru honorer yang terdapat di sekolah negeri mesti dilakukan dalam kerangka perbaikan manajemen tata kelola ASN secara komprehensif.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 12 Mei 2026
Polemik Guru Honorer Berakhir di Tahun 2026 Butuh Kebijakan Afirmasi Pusat
Indonesia
Nasib Guru Honorer Dipastikan Aman, Kemendikdasmen Bantah Isu PHK Massal
Kemendikdasmen membantah adanya isu PHK massal guru honorer. Hal itu terungkap seiring terbitnya SE Nomor 7 Tahun 2026.
Soffi Amira - Senin, 11 Mei 2026
Nasib Guru Honorer Dipastikan Aman, Kemendikdasmen Bantah Isu PHK Massal
Indonesia
DPR Dorong Status Semua Guru Jadi PNS
Ke depan, harus ada satu status guru nasional, yaitu PNS. Tidak ada lagi guru PPPK maupun PPPK Paruh Waktu
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 11 Mei 2026
DPR Dorong Status Semua Guru Jadi PNS
Bagikan