Didepan 3.000 Kader Nasdem, RIdwan Kamil Ajak Menangkan Pilgub Jabar

Andika PratamaAndika Pratama - Senin, 05 Maret 2018
Didepan 3.000 Kader Nasdem, RIdwan Kamil Ajak Menangkan Pilgub Jabar

Calon Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memberikan pidato saat konsolidasi Partai NasDem se-Jawa Barat di Bandung, Jawa Barat, Minggu (4/3). ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Calon gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengajak 3.000 kader partai Nasdem untuk memenangkan Pilgub Jabar 2018, Pemilu Legislatif dan Pemilihan Presiden 2019 dengan mengedepankan gagasan yang bermanfaat.

"Rakyat butuh perubahan. Datanglah pada mereka dengan cita, karya, jejak yang baik, dan usaha. Kita harus menang secara bermarbat. Saya titip Pilkada Jabar harus jadi paling inspiratif, kondusif dan mengedepankan gagasan, bukan kebencian," ujarnya saat menghadiri acara silaturahmi kader partai Nasdem se-Jawa Barat di Harris Hotel & Conventions Festival Citilink, Bandung, Senin (5/3).

Emil menambahkan bahwa sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat untuk masyarakat, maka gunakan ilmu, harta, serta organisasi politik ini untuk hal yang bermanfaat bagi masyarakat.

Diamini oleh Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh.

"Kita harus bayar dengan kerja keras. Itu syarat yang tidak bisa ditolak. Kita terapkan strategi yang tepat. Kita mau buktikan seluruh politik gagasan yang kita canangkan. Artinya kalau gagasan ini diterima masyarakat, kita telah memberikan jawaban yang baik," ujarnya.

Emil pun mengaku sudah memiliki banyak gagasan untuk membangun Jawa Barat. Menurut Emil, kemajuan yang terjadi di Jawa Barat akan berdampak besar bagi Indonesia. Maka dari itu, ia meminta para kader Nasdem untuk memenangkan pesta demokrasi dengan cara yang kreatif dan nyata.

"Provinsi ini adalah yang terbesar dari segi populasi, paling dekat dengan ibukota. Kemajuannya sangat memengaruhi stabilitas nasional. Nasdem wajib memenangkan pemilu di tanah yang diciptakan Tuhan saat tersenyum ini dengan kreatif dan nyata," tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Emil pun mengucapkan terimakasih kepada Partai Nasdem yang sedari awal sudah mendukung dirinya ubtuk maju sebagai cagub.

Bagi Emil, idealisme yang ditunjukan Partai Nasdem sangat penting untuk kemajuan Indonesia di masa mendatang. Hal ini mengingat bahwa salah satu faktor penentu kemajuan negeri ini adalah proses demokrasi yang baik.

Untuk itu, Surya Paloh pun langsung memerintahkan seluruh kader yang hadir di acara silaturahmi ini untuk bersatu dan bekerja secara maksimal, memenangkan Ridwan Kamil sebagai Gubernur Jawa Barat pada pilgub Juni mendatang.

Berita ini merupakan laporan Yugi Prasetyo, kontributor merahputih.com, untuk wilayah Bandung dan sekitarnya.

#Partai Nasdem #Ridwan Kamil #Pilgub Jawa Barat 2018
Bagikan
Ditulis Oleh

Andika Pratama

Berita Terkait

Indonesia
Gerindra Bantah Isu Fusi dengan NasDem, Dasco: Tidak Pernah Dibahas
Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, membantah soal isu merger dengan NasDem. Ia menegaskan, tidak ada pembicaraan resmi.
Soffi Amira - Rabu, 22 April 2026
Gerindra Bantah Isu Fusi dengan NasDem, Dasco: Tidak Pernah Dibahas
Indonesia
DPW NasDem Jatim Sampaikan Sikap Resmi Terkait Isu Merger
DPW Partai Nasdem Jawa Timur menegaskan tetap menghormati kebebasan pers sebagai salah satu pilar demokrasi.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 April 2026
DPW NasDem Jatim Sampaikan Sikap Resmi Terkait Isu Merger
Indonesia
Sebut Kader Pindah ke PSI Bisa Dihitung Jari, Saan Mustopa: NasDem Tetap Solid
Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menegaskan kondisi internal partainya tetap solid meskipun sejumlah kader diketahui berpindah ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Sebut Kader Pindah ke PSI Bisa Dihitung Jari, Saan Mustopa: NasDem Tetap Solid
Indonesia
Fusi Partai NasDem dan Gerindra Bukan Perkara Mudah, Saan Mustopa: Belum Menjadi Pembicaraan Internal
Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menanggapi munculnya isu mengenai kemungkinan fusi atau penggabungan antara Partai NasDem dengan Partai Gerindra.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Fusi Partai NasDem dan Gerindra Bukan Perkara Mudah, Saan Mustopa: Belum Menjadi Pembicaraan Internal
Indonesia
Sampai 20 Politisi Bakal Gabung PSI karena Jokowi, Termasuk dari Partai NasDem
Hal ini disampaikan Ketua Bidang Politik DPP PSI, Bestari Barus, yang juga menjelaskan ada politisi yang rela meninggalkan jabatan strategis di parlemen demi bergabung.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Sampai 20 Politisi Bakal Gabung PSI karena Jokowi, Termasuk dari Partai NasDem
Indonesia
Kelakar saat RDP Komisi XIII DPR RI di Tengah Isu Merger NasDem-Gerindra: dari Gondangdia ke Kertanegara
Candaan disampaikan Ketua Komisi XIII DPR Willy Aditya melihat anggota DPR Fraksi NasDem Muslim Ayub duduk bersebelahan dengan anggota DPR Fraksi Gerindra Anwar Sadad dalam ruang rapat.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Kelakar saat RDP Komisi XIII DPR RI di Tengah Isu Merger NasDem-Gerindra: dari Gondangdia ke Kertanegara
Indonesia
Willy Aditya Kelakar Soal Merger Gerindra-NasDem di Rapat DPR
Willy Aditya berkelakar soal merger Gerindra dan NasDem dalam rapat DPR. Candaan ini muncul di tengah isu politik yang tengah berkembang.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 April 2026
Willy Aditya Kelakar Soal Merger Gerindra-NasDem di Rapat DPR
Indonesia
Kabar Jokowi 'Caplok' Partai NasDem, Jubir PSI Bestari: Tidak Benar, Coba Bentuk Opini Publik Negatif
Jubir PSI yang merupakan mantan kader NasDem heran Jokowi selalu disebut-sebut.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Kabar Jokowi 'Caplok' Partai NasDem, Jubir PSI Bestari: Tidak Benar, Coba Bentuk Opini Publik Negatif
Indonesia
Isu Gibran Akuisisi NasDem, Wibi Andrino: Hebat Banget
Ketua DPW NasDem DKI Wibi Andrino merespons isu Gibran ingin mengakuisisi NasDem. Ia menyebut hal itu berani, namun membuka peluang jika ingin bergabung.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 April 2026
Isu Gibran Akuisisi NasDem, Wibi Andrino: Hebat Banget
Indonesia
Bantah Isu Ambil Alih NasDem, Jokowi: Jangan Menuduh yang Tidak Benar
Jokowi membantah isu ingin mengambil alih Partai NasDem dan NasDem Tower. Ia menegaskan tudingan tersebut tidak benar dan tidak masuk akal.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 April 2026
Bantah Isu Ambil Alih NasDem, Jokowi: Jangan Menuduh yang Tidak Benar
Bagikan