Dianggap Penyihir, Tentara ISIS Penggal Leher Tukang Sulap Jalanan

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Kamis, 08 Januari 2015
Dianggap Penyihir, Tentara ISIS Penggal Leher Tukang Sulap Jalanan

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:
MerahPutih, Internasional -  Tentara Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) awal pekan ini kembali menunjukan kekejamannya  di Suriah. mereka memengal leher  seorang pria yang sehari-harinya bekerja sebagai pesulap jalanan di Kota Raqqa, Suriah.
 
Seperti dilansir mirror.com, pada Rabu (7/1/2015 ) menyebutkan pesulap nahas tersebut ditangkap saat sedang menghibur anak-anak miskin di kawasan kumuh dengan trik kartu dan koin. Tentara ISIS yang menguasai kota tersebut segera menangkap si pesulap karena dianggap melakukan dosa syirik, alias menyekutukan tuhan dan menyebut kalau si pesulap tersebut menghina Islam lewat aksi-aksinya yang dianggap menciptakan ilusi dan kesesatan. Eksekusinya digelar di alun-alun Kota Raqqa.
 
Sebelum ISIS menduduki Kota Raqqa, Suriah, begitu  banyak anak anak hingga orang dewasa yang terhibur dengan atraksi sang pesulap tersebut. Hal ini di akui oleh seorang pengungsi Kurdi, bernama Ismail, yang mengaku sangat terhibur saat si pesulap tersebut menunjukan atraksinya. 
 
Ismail menyesalkan kekejaman tentara ISIS terhadsp si pesulap.yang dianggap menyebarkan ajaran sihir. Ia menjelaskan sebetulnya tidak ada yang istimewa dari aksinya. Sang pesulap biasanya menghilangkan ponsel atau koin di hadapan penonton. 
 
Ismail menyesalkan kekejaman ISIS yang berujung pada kematian si pesulap. Dengan nada lirih ia  mengatakan,"Dia memberi hiburan ketika masyarakat yang dilanda perang membutuhkannya. Tapi untuk itu, dia harus membayar dengan nyawanya," tuturnya.
 
Raqqa adalah kota yang pertama kali diserang ISIS pertengahan tahun 2014 lalu. Kota itu termasuk yang paling multikultural di Suriah, karena beragam pemeluk agama dan penduduk yang multietnis hidup berdampinga  di kota tersebut. Sejak menduduki kota itu, Tentara ISIS menerapkan aturan melarang berbagai kegiatan atau hal yang dianggap sebagai ajaran sihir. (Man)  
#Teroris #ISIS
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Densus 88 Antiteror Polri Tangkap 8 Orang Diduga Sebaran Propaganda Terorisme di Medsos
Densus 88 Antiteror Polri masih terus melakukan pengembangan dan pendalaman terhadap kedelapan tersangka tersebut
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 06 Mei 2026
Densus 88 Antiteror Polri Tangkap 8 Orang Diduga Sebaran Propaganda Terorisme di Medsos
ShowBiz
Pelaku Penyerangan di Konser Taylor Swift Austria Disidang, Hadapi Dakwaan Terorisme
Dituduh menyatakan kesetiaan kepada Islamic State, membuat bahan peledak, dan mencoba membeli senjata secara ilegal.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
 Pelaku Penyerangan di Konser Taylor Swift Austria Disidang, Hadapi Dakwaan Terorisme
Dunia
Garda Revolusi Iran Ditetapkan Sebagai Organisasi Teroris, Uni Eropa Beberkan Dampaknya
Nama-nama yang masuk dalam daftar tersebut mencakup komandan senior IRGC serta perwira tinggi kepolisian yang diduga bertanggung jawab atas tindakan kekerasan di lapangan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 30 Januari 2026
Garda Revolusi Iran Ditetapkan Sebagai Organisasi Teroris, Uni Eropa Beberkan Dampaknya
Indonesia
WNI Anak Terkait ISIS Dibui Hampir 8 Bulan di Yordania, Kemenlu Pastikan Kondisinya Sehat
WNI anak berinisial KL ditahan di Yordania sejak 19 Mei 2025 atas dugaan mendukung aktivitas ISIS.
Wisnu Cipto - Rabu, 14 Januari 2026
WNI Anak Terkait ISIS Dibui Hampir 8 Bulan di Yordania, Kemenlu Pastikan Kondisinya Sehat
Indonesia
WNI Anak di Yordania Diduga Dukung ISIS, Kemenlu Pantau Proses Hukum
Penangkapan KL ini dengan dugaan keterlibatan dalam aktivitas daring yang terindikasi mendukung ISIS.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Januari 2026
WNI Anak di Yordania Diduga Dukung ISIS, Kemenlu Pantau Proses Hukum
Indonesia
Lamarannya Ditolak, Jadi Motif Mahasiswa Informatikan Bikin Teror ke Sekolah
Pelaku menggunakan akun email milik mantan pacarnya dan mengaku sebagai dirinya. Hal ini dilakukan untuk mengelabui agar identitas aslinya tak terlacak.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 27 Desember 2025
Lamarannya Ditolak, Jadi Motif Mahasiswa Informatikan Bikin Teror ke Sekolah
Dunia
Presiden AS Trump Tetapkan Ikhwanul Muslimin Organisasi Teroris Global
AS juga menuding para pemimpin Ikhwanul Muslimin telah lama memberikan dukungan material kepada Hamas.
Wisnu Cipto - Selasa, 25 November 2025
Presiden AS Trump Tetapkan Ikhwanul Muslimin Organisasi Teroris Global
Indonesia
Kecanduan dan Broken Home, Paket Kombo Anak Rawan Direkrut Jaringan Teroris
Densus 88 Anti Teror mengungkapkan fakta mengejutkan ada 110 anak yang diduga direkrut ke dalam jaringan teroris sepanjang 2025 lewat permainan game online.
Wisnu Cipto - Selasa, 25 November 2025
Kecanduan dan Broken Home, Paket Kombo Anak Rawan Direkrut Jaringan Teroris
Indonesia
Polisi Bongkar Sindikat Teroris ‘ISIS’ Perekrut Anak-Anak, Lakukan Propaganda via Gim Online sampai Medsos
Para tersangka itu merekrut anak dan pelajar dengan memanfaatkan ruang digital, mulai dari media sosial, gim online, aplikasi pesan hingga situs tertutup.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Polisi Bongkar Sindikat Teroris ‘ISIS’ Perekrut Anak-Anak, Lakukan Propaganda via Gim Online sampai Medsos
Indonesia
Menko Yusril Sebut Pengadilan Militer AS Akan Adili Hambali Bulan Depan
Yusril menyebut pemerintah tidak menetapkan target waktu penyelesaian, karena hal ini tidak termasuk prioritas yang harus segera dirampungkan.
Angga Yudha Pratama - Kamis, 09 Oktober 2025
Menko Yusril Sebut Pengadilan Militer AS Akan Adili Hambali Bulan Depan
Bagikan