Di Tengah Pandemi COVID-19, Ekspor Makanan Olahan Indonesia Naik 7,9 Persen

Zulfikar SyZulfikar Sy - Selasa, 30 Juni 2020
Di Tengah Pandemi COVID-19, Ekspor Makanan Olahan Indonesia Naik 7,9 Persen

Ilustrasi. ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra/foc.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mengatakan bahwa ekspor makanan olahan Indonesia baik makanan dan minunan naik sebesar 7,9 persen pada periode Januari-Mei 2020, meskipun di tengah pandemi corona. Angka 7,9 persen itu naik dari periode yang sama pada tahun sebelumnya.

"Khusus untuk produk makanan olahan Indonesia, pada periode Januari-Mei 2020 berhasil mencatatkan nilai ekspor sebesar USD1,32 miliar (Rp18,96 triliun) atau meningkat 7,9 persen," kata Agus melalui keterangan tertulisnya, Selasa (30/6).

Baca Juga:

Genjot Ekspor, Kemendag Ingin UMKM Pasarkan Produk Secara Daring

Agus menjelaskan, negara tujuan utama ekspor produk makanan dan minuman olahan Indonesia itu yakni Amerika Serikat, Filipina, Malaysia, Singapura, dan Jepang.

"Amerika Serikat sebesar USD293,6 juta, Filipina USD161,4 juta, Malaysia USD101,6 juta, Singapura USD74,9 juta, dan Jepang USD71,9 juta," jelasnya.

Menteri Perdagangan Agus Suparmanto. ANTARA/HO-Humas Kementerian Perdagangan/am.
Menteri Perdagangan Agus Suparmanto. ANTARA/HO-Humas Kementerian Perdagangan/am.

Agus pun optimististis ekspor produk makanan dan minuman dapat bertahan dan berkembang di tengah kondisi wabah corona seperti saat ini.

Agus menyampaikan, Kementerian Perdagangan (Kemendag) terus mendukung pelaku usaha dalam
meningkatkan ekspor produk Indonesia. Untuk itu, pihaknya telah menyiapkan beberapa strategi untuk peningkatan ekspor.

Berikut sejumlah strategi Kemendag dalam peningkatan ekspor yakni:

- Mempermudah dan mempercepat pelayanan penerbitan surat keterangan asal (SKA) barang ekspor melalui penerapan affixed signature dan stamp

- Menerapkan otentikasi otomatis dalam proses perizinan ekspor bagi eksportir yang memiliki reputasi.

- Serta meningkatkan kecepatan layanan ekspor-impor dan pengawasan melalui National Logistic Ecosystem (NLE).

Baca Juga:

DPR Tolak Rencana Pemerintah Ekspor APD

"Kemendag juga melakukan peningkatan fasilitasi dan pelayanan informasi ekspor, promosi ekspor dan penjajakan kesepakatan bisnis secara virtual melalui perwakilan perdagangan, peningkatan pelatihan calon
eksportir secara virtual."

"Serta mengusulkan insentif berupa asuransi, kredit ekspor, dan pembiayaan lainnya melalui lembaga pembiayaan ekspor bagi eksportir terdampak COVID-19," sambungnya. (Asp)

Baca Juga:

Ekspor Lada Lampung Naik 50 Persen

#Ekspor Indonesia
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Buka Jakarta Muslim Fashion Week, Mendag Pamer Ekspor Fesyen RI 2025 Tembus Rp 108 T
Capaian ekspor 2025 menunjukkan potensi besar untuk industri fesyen tanah air, khususnya di sektor modest fesyen atau busana Muslim.
Wisnu Cipto - Jumat, 07 November 2025
Buka Jakarta Muslim Fashion Week, Mendag Pamer Ekspor Fesyen RI 2025 Tembus Rp 108 T
Indonesia
Kakao Jawara Ekspor Nonmigas Indonesia, Melonjak Sampai 86,5% 
Ekspor aluminium berada di tempat kedua naik 68,86 persen
Wisnu Cipto - Jumat, 03 Oktober 2025
Kakao Jawara Ekspor Nonmigas Indonesia, Melonjak Sampai 86,5% 
Indonesia
Trump Tetapkan Tarif 19 Persen, Suku Bunga Bank Indonesia Didesak Turun
Pemangkasan BI-Rate sudah harus dilaksanakan mengingat adanya pergeseran urgensi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 Juli 2025
Trump Tetapkan Tarif 19 Persen, Suku Bunga Bank Indonesia Didesak Turun
Indonesia
Siap-Siap Ekonomi Global Kembali Terguncang, Trump Tolak Perpanjang Penundaan Tarif Resiprokal AS
Indonesia sendiri termasuk yang terkena kebijakan resiprokal (tarif timbal balik) dengan kenaikan sebesar 32 persen.
Wisnu Cipto - Rabu, 02 Juli 2025
Siap-Siap Ekonomi Global Kembali Terguncang, Trump Tolak Perpanjang Penundaan Tarif Resiprokal AS
Indonesia
Eksportir Indonesia Perlu Perhatikan Penggunaan Pewarna Makanan Sintetis pada Produk Ekspor ke AS
Pemerintah AS berencana melarang penggunaan pewarna sintetis berbasis minyak bumi untuk produk makanan, minuman, serta produk farmasi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 05 Mei 2025
Eksportir Indonesia Perlu Perhatikan Penggunaan Pewarna Makanan Sintetis pada Produk Ekspor ke AS
Indonesia
Trump Ketok Kenaikan Tarif Impor, Produk Ekspor Indonesia Terancam Kalah Daya Saing
Kebijakan tarif impor baru yang diumumkan Presiden AS Donald Trump jadi alarm bagi perekonomian di Indonesia.
Wisnu Cipto - Kamis, 03 April 2025
Trump Ketok Kenaikan Tarif Impor, Produk Ekspor Indonesia Terancam Kalah Daya Saing
Indonesia
Pemerintah Targetkan Ekspor Kendaraan Roda Dua Meningkat
Ada 55 perusahaan yang memproduksi sekitar 1,15 juta unit sepeda motor listrik setiap tahun
Angga Yudha Pratama - Kamis, 31 Oktober 2024
Pemerintah Targetkan Ekspor Kendaraan Roda Dua Meningkat
Indonesia
Nilai Ekspor Indonesia Awal 2024 Capai USD 20,52 Miliar
Apabila dibanding Januari 2023 nilai ekspor turun sebesar 8,06 persen.
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Februari 2024
Nilai Ekspor Indonesia Awal 2024 Capai USD 20,52 Miliar
Indonesia
Indonesia Ekspor 30 Ribu Metrik Ton Baja ke Italia
Kemendag melakukan ekspor 30.000 metrik ton (MT) baja canai panas (hot rolled coil/HRC) produksi PT Krakatau Steel (Persero) ke Italia.
Zulfikar Sy - Sabtu, 29 April 2023
Indonesia Ekspor 30 Ribu Metrik Ton Baja ke Italia
Indonesia
Jokowi Tegaskan Indonesia Tidak Bisa Dipaksa Ekspor Bahan Mentah
Jokowi telah bertemu pimpinan Uni Eropa dan menyampaikan bahwa Indonesia jangan dipaksa untuk ekspor bahan mentah.
Zulfikar Sy - Rabu, 22 Februari 2023
Jokowi Tegaskan Indonesia Tidak Bisa Dipaksa Ekspor Bahan Mentah
Bagikan