Wisata Indonesia

Desa Cisayong Punya Stadion Sepakbola Bertaraf Internasional

P Suryo RP Suryo R - Senin, 15 Juli 2019
Desa Cisayong Punya Stadion Sepakbola Bertaraf Internasional

Lapangan Sakti Lodaya yang bertaraf internasional. (Foto: MP/Mauritz)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BISA jadi hanya di Desa Cisayong, Kecamatan Cisayong, Tasikmalaya yang memiliki stadion sepakbola bertaraf imnternasional. Stadion bernama Sakti Lodaya itu dibangun atas swadaya masyarakat. Lapangannya memiliki luas 93 x 53 meter dengan dilengkapi sprinkler atau penyiram rumput otomatis.

Melihat hal itu Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengatakan bahwa Cisayong dapat menjadi desa wisata unggulan. Hanya minusnya saja, menurut masyarakat adalahnya tidak adanya fasilitas penginapan di wilayah itu. Padahal Lapangan Sakti Lodaya sering dijadikan lokasi turnamen yang pesertanya dari berbagai daerah.

Baca Juga: Miliki Potensi Besar, Curug Badak & Curug Hanoman akan Dikembangkan

ridwan kamil
Ridwan Kamil yang siap menjadikan desa Cisayong sebagai desa unggalan. (Foto: MP/Mauritz)

"Setelah saya berbicara tadi ternyata wisatawan kesulitan untuk menginap," kata Ridwan Kamil usai berbincang dengan salah seorang wisatawan.

Untuk itu, dirinya akan mengonsepkan Desa Cisayong menjadi desa wisata homestay.

"Maka kita konsepkan desa wisata homestay di rumah-rumah penduduk," ujar kang Emil, sapaan akrabnya.

Untuk mewujudkannya pihaknya akan memberikan bantuan sebesar Rp630 juta. Menurut Emil, Desa Cisayong bisa dijadikan contoh bagi desa lain karena hanya dengan lapangan saja bisa menghasilkan kunjungan wisata.

ridwan kamil
Ridwan Kamil peduli dengan destinasi wisata di Jawa Barat. (Foto: MP/Mauritz)

Baca Juga: Pangandaran International Kite Festival 2019 Gaet Wisatawan

"Jadi itu contoh dari lapangan saja yang sederhana menghasilkan kunjungan lalu ada transaksi dan kita akan wadahi menjadi desa wisata," ujar Emil.

Oleh karena itu Emil menyatakan bahwa desa Cisayong telah naik kelas dari desa dengan kategori berkembang menjadi desa maju.

"Desa itu (Cisayog) sekarang naik kelas dari desa berkembang menjadi desa maju dan suatu hari masuk ke kategori tertinggi yaitu desa mandiri," tuturnya.

lapangan sakti lodaya
Lapangan Sakti Lodaya yang berstandar FIFA. (Foto: instagram@trklntrpk)

Lebih lanjut Emil mengatakan bahwa saat ini sudah tidak ada lagi desa berstatus sangat tertinggal. Sejumlah program dan dukungan dari pemerintah daerah provinsi Jawa Barat membuahkan hasil meningkatkan status 48 desa yang tahun lalu sangat tertinggal.

"Alhamdulillah status desa sangat tertinggalnya sudah tidak ada, tahun lalu ada 48 sekarang sudah nol," ungkapnya.

Dalam kunjungannya itu, Emil berkesempatan membuka turnamen sepak bola antar SSB.

"Kita akan dorong desa Cisayong dan lapangan ini menjadi tuan rumah liga desa nasional," katanya. (*)

Tulisan dari kontributor merahputih.com, Mauritz untuk wilayah Jawa Barat.

Baca Juga: Bulat-Bulat Bakso Nikmat Khas Indonesia

#Tasikmalaya #Wisata Tasikmalaya #Jawa Barat
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Bonus Rp 1 Miliar KDM untuk Persib dari Hasil Jual Sejumlah Sapi, Akan Dibagikan ke Pemain
KDM menjanjikan bonus yang lebih besar apabila Persib kembali meraih gelar juara musim depan, seperti disampaikan manajer Persib, Umuh Muchtar.
Frengky Aruan - Kamis, 04 Juni 2026
Bonus Rp 1 Miliar KDM untuk Persib dari Hasil Jual Sejumlah Sapi, Akan Dibagikan ke Pemain
Indonesia
Gubernur Dedi Beri Upah Rp 2 Juta ke Warga Cianjur Jika Tanam Pohon
Hal serupa sudah diterapkan di sejumlah wilayah lainnya di Jabar, sebagai upaya mengembalikan fungsi alam dan menjaga amanah dari leluhur Tatar Sunda.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 07 Mei 2026
Gubernur Dedi Beri Upah Rp 2 Juta ke Warga Cianjur Jika Tanam Pohon
Lifestyle
Prakiraan Cuaca 5-6 Mei 2026: Jawa Barat Berpotensi Hujan Lebat
Prakiraan cuaca 5–6 Mei 2026 dari BMKG menunjukkan potensi hujan lebat di Jawa Barat dan sejumlah wilayah Indonesia. Simak daerah terdampak dan penyebabnya
ImanK - Senin, 04 Mei 2026
Prakiraan Cuaca 5-6 Mei 2026: Jawa Barat Berpotensi Hujan Lebat
Indonesia
Tertutup Longsor Sejak Rabu, Jalur Utama Caringin Garut Sudah Bisa Dilalui Motor
Jalur utama Bungbulang–Caringin, Kabupaten Garut, Jawa Barat, kembali bisa dilintasi kendaraan bermotor dari kedua arah
Wisnu Cipto - Senin, 27 April 2026
Tertutup Longsor Sejak Rabu, Jalur Utama Caringin Garut Sudah Bisa Dilalui Motor
Indonesia
Separuh Lebih Wilayah Jawa Barat Bakal Dilanda Kemarau Lebih Awal
Wilayah di Jawa Barat diprediksi mengalami durasi musim kemarau lebih panjang atau lebih lama dari biasanya
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 April 2026
Separuh Lebih Wilayah Jawa Barat Bakal Dilanda Kemarau Lebih Awal
Indonesia
20 Tahun Beroperasi, Akhir Bisnis Gelap Ki Bedil Bos Pemasok Senpi Ilegal Jawa Barat
Bareskrim Polri berhasil meringkus TS alias Ki Bedil yang dikenal sebagai perakit dan pemasok, sekaligus penjual senjata ilegal di Jawa Barat.
Wisnu Cipto - Minggu, 12 April 2026
20 Tahun Beroperasi, Akhir Bisnis Gelap Ki Bedil Bos Pemasok Senpi Ilegal Jawa Barat
Indonesia
Waspada Hujan, Banjir Rob, dan Longsor saat Libur Lebaran di Jawa Barat
"Ada lima titik rawan longsor di Jawa Barat yang perlu diwaspadai, yakni Kabupaten Bogor, Sukabumi, Cianjur, Tasikmalaya, dan Garut."
Frengky Aruan - Jumat, 20 Maret 2026
Waspada Hujan, Banjir Rob, dan Longsor saat Libur Lebaran di Jawa Barat
Indonesia
660 Kursi masih Tersedia untuk Mudik Gratis Pemprov Jabar Lebaran 2026, ini Cara Pesannya
Masyarakat segera melakukan pendaftaran untuk mengikuti program mudik gratis melalui aplikasi Sapawarga.
Dwi Astarini - Rabu, 04 Maret 2026
660 Kursi masih Tersedia untuk Mudik Gratis Pemprov Jabar Lebaran 2026, ini Cara Pesannya
Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG: Hujan hingga Sangat Lebat Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah di Indonesia pada Senin, 9 Februari 2026, Tingkatkan Kesiapsiagaan
Hujan lebat hingga sangat lebat di antaranya berpeluang terjadi di Banten, Jawa Barat, Nusa Tenggara Barat.
Frengky Aruan - Senin, 09 Februari 2026
Prakiraan Cuaca BMKG: Hujan hingga Sangat Lebat Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah di Indonesia pada Senin, 9 Februari 2026, Tingkatkan Kesiapsiagaan
Indonesia
Daerah Terdampak Meluas, Banjir Telah Merendam Ribuan Rumah di 26 Desa di Karawang
Sebanyak 13.400 warga terdampak seperti disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Karawang Maslani, Senin (19/1).
Frengky Aruan - Senin, 19 Januari 2026
Daerah Terdampak Meluas, Banjir Telah Merendam Ribuan Rumah di 26 Desa di Karawang
Bagikan