Deretan Tips Ampuh Bagi UKM Agar Bisa Survive di Masa Pandemi

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Rabu, 22 September 2021
Deretan Tips Ampuh Bagi UKM Agar Bisa Survive di Masa Pandemi

Kenali sejumlah tips ampuh bagi UKM agar bisa survive di masa pandemi (Foto: pixabay/jeshoots-com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DAMPAK pandemi COVID-19 yang melanda Tanah Air sangatlah besar. Dari mulai 'menghancurkan' berbagai sektor bisnis, hingga banyak memakan korban jiwa.

Namun, di tengah masa sulit banyak orang yang terus begerak demi bisa survive dan mendapatkan penghasilan. Seperti halnya banyak orang yang berusaha menjalani usaha meski hanya berada di dalam rumah, atau bisa disebut juga dengan UKM (Usaha Kecil Menengah).

Baca Juga:

Magdalena, Food Vlogger Jagoan Bagi UMKM Kuliner di Masa Pandemi

Di masa pandemi ini, Industri UKM menjadi salah satu faktor pendorong lahirnya sharing economy di Indonesia.

"Stay at home economy ditandai dengan pergeseran perilaku masyarakat dalam bertransaksi yang serba daring dan meningkatnya permintaan berbagai produk pendukung aktivitas masyarakat di rumah, seperti makanan beku atau kriya interior," ujar Andi Djoewarsa, CMO Ninja Xpress, seperti yang dikutip dari laman Antara.

Ide kreatif merupakan salah satu kunci kesuksesan (foto: pixabay/ramdlon)

Guna mencapai kesuksesan, sejumlah pelaku usaha tentu harus punya strategi dalam berbisnis. Untuk mencapai kesuksesan dalam berbisnis, ada sejumlah tips yang bisa dilakukan.

Tips yang pertama yakni menciptakan sebuah ide yang kreatif. Biasanya ide lahir karena sebuah pergerakan yang dilakuan olehmu. Ide tak akan muncul bila kamu hanya berdiam diri dan tak mempunyai kemampuan untuk bergerak mendapatkan ide. Biasanya ide bisa diciptakan lewat riset yang tepat.

Kemudian, tips yang kedua ialah berkenalan dengan diri sendiri. Kuncinya ialah mengenali jati dirimu sendiri. Dalam hal ini berlaku saat kamu ingin sukses berbisnis. Karena pada dasarnya, apapun yang kamu jual, sesungguhnya kamu sedang 'menjual' dirimu sendiri.

Baca Juga:

Kemenparekraf Dorong UMKM untuk Manfaatkan Dompet Digital

Tips yang ketiga yaitu menjalani prinsip happynomics. lakukanlah bisnis dengan azas happynomics. Artinya, lakukan dengan senang, bernilai ekonomi, dan secara alami bisa dibayar mahal.

Perhitungkan dan sortir sejumlah ide yang kamu punya, lalu pilih yang paling potensial. (Foto: pixabay/zapculture)

Selanjutnya tips yang keempat ialah mendobrak pola pemikiran lama dan eksekusi sesuai pakem. Dalam hal ini ada proses pencarian ide, lalu disortir. Dari proses itu kamu akan mendapat sebuah gambaran baru untuk mendapat hasil yang layak serta bisa dijalankan.

Lalu, tips yang terakhir yaitu melupakan passion sejenak. Saat masa sulit pandemi saat ini, sebaiknya kesampingkan passion terlebih dahulu. Kamu harus bertahan dengan melakukan hal kreatif yang mungkin di luar passion-mu secara produktif. Kamu harus berpikir bagaimana kreativitasmu bisa menjadi nilai tambah untuk para pelanggan. (ryn)

Baca Juga:

Pandemi COVID-19 Dorong Pertumbuhan Transaksi Digital

#Bisnis #UKM/UMKM
Bagikan
Ditulis Oleh

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special

Berita Terkait

Dunia
Bos Baru Apple John Ternus Diharap Bawa Perbedaan, Mengubah Arah ke Pengembangan iPhone
Penunjukan Ternus menjadi sinyal bahwa Apple mencari diferensiasi dalam produknya.
Dwi Astarini - Selasa, 21 April 2026
 Bos Baru Apple John Ternus Diharap Bawa Perbedaan, Mengubah Arah ke Pengembangan iPhone
Dunia
Apple Tunjuk Bos Anyar, John Ternus Siap Bawa Era Baru
Apple menunjuk John Ternus sebagai chief executive officer (CEO) baru untuk menggantikan Tim Cook yang mengundurkan diri setelah 15 tahun memimpin raksasa teknologi tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 21 April 2026
  Apple Tunjuk Bos Anyar, John Ternus Siap Bawa Era Baru
Indonesia
Syahmudrian Lubis Jadi Dirut Baru Ancol
Perubahan direksi ini berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk.
Dwi Astarini - Rabu, 15 April 2026
Syahmudrian Lubis Jadi Dirut Baru Ancol
Indonesia
Geliatkan Ekonomi Jakarta, Gubernur Pramono Sederhanakan Birokrasi di Dunia Usaha
Pemerintah DKI Jakarta akan membuka ruang seluas-luasnya bagi pelaku usaha untuk berkembang.
Dwi Astarini - Senin, 09 Maret 2026
Geliatkan Ekonomi Jakarta, Gubernur Pramono Sederhanakan Birokrasi di Dunia Usaha
Indonesia
Kereta Jarak Jauh Bakal Sediakan Produk Buatan UMKM
Saat ini, produk UMKM tersebut dipasarkan di 15 jalur kereta intercity dengan potensi pasar mencapai sekitar 51 juta penumpang per tahun.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 24 Februari 2026
Kereta Jarak Jauh Bakal Sediakan Produk Buatan UMKM
Olahraga
Jelang Tinggalkan Manchester United, Marcus Rashford Tarik Rp 193 Miliar dari Bisnisnya
Marcus Rashford menarik Rp 193 miliar dari bisnisnya, menjelang ia meninggalkan Manchester United.
Soffi Amira - Jumat, 20 Februari 2026
Jelang Tinggalkan Manchester United, Marcus Rashford Tarik Rp 193 Miliar dari Bisnisnya
Indonesia
Balai Latihan Kerja Bakal Jadi Tempat Inkubator Bisnis
Transformasi BLK ditujukan agar manfaat pelatihan lebih terasa bagi publik dimana keterampilan yang dipelajari lebih relevan dengan kebutuhan dunia kerja
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 01 Februari 2026
Balai Latihan Kerja Bakal Jadi Tempat Inkubator Bisnis
Fun
Brosur hingga Billboard: Alasan Promosi Offline Masih Efektif Menjangkau Konsumen
Promosi offline tetap relevan di era digital. Kenali jenis media promosi offline, manfaat, dan strategi efektif untuk bisnis dan event.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Januari 2026
Brosur hingga Billboard: Alasan Promosi Offline Masih Efektif Menjangkau Konsumen
Lifestyle
'Summarecon Discovery', Pengalaman Visual Perjalanan 50 Tahun Bisnis Properti
Summarecon Discovery menampilkan perjalanan lima dekade perusahaan properti Indonesia ini.
Dwi Astarini - Jumat, 28 November 2025
'Summarecon Discovery', Pengalaman Visual Perjalanan 50 Tahun Bisnis Properti
Indonesia
Sosok Hans Patuwo yang Jebolan Universitas dan Perusahaan Ternama di AS, Calon ‘Orang Nomor Satu’ di GoTo
Pengangkatan akan diajukan dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan pada 17 Desember 2025.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
Sosok Hans Patuwo yang Jebolan Universitas dan Perusahaan Ternama di AS, Calon ‘Orang Nomor Satu’ di GoTo
Bagikan