DEN Yakin BBN dan Gas Perkotaan Tidak Berbenturan

Luhung SaptoLuhung Sapto - Minggu, 29 November 2015
DEN Yakin BBN dan Gas Perkotaan Tidak Berbenturan

Sejumlah angkutan roda tiga Bajaj berbahan bakar gas (BBG) antre untuk mengisi gas di SPBG daerah Rawamangun, Jakarta, Senin (13/4). (Foto Antara/Hafidz Mubarak A)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Bisnis - Pemerintah melalui Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) Sawit akan mengembangkan Bahan Bakar Nabati (BBN) untuk mengurangi ketergantungan impor Bahan Bakar Minyak (BBM). Namun di satu sisi pemerintah juga terus mengembangkan program konversi Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Bahan Bakar Gas (BBG), salah satunya adalah program gas perkotaan yang akan dikembangkan di 21 daerah.

Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) Rinaldi Dalimi menegaskan kedua program tersebut tidak akan saling bertabrakan satu sama lain. Agar kedua program ini tidak saling berbenturan, pemerintah akan memberikan porsinya masing-masing, mana saja yang menggunakan gas, dan mana saja yang efisien untuk menggunakan biodiesel.

"Jadi nanti harus ada pembagian mana yang harus di konversikan dari BBM ke gas, mana yang tidak. Karena kalau semua dikonversikan ke gas kita impor gas nantinya," katanya dalam acara diskusi Energi Kita bertema "Prospek Energi Baru di Tengah Pelemahan Ekonomi", di Gedung Dewan Pers, jalan Kebon Sirih No 32-34, Jakarta Pusat, Minggu (29/11).

Menurut Rinaldi kalaupun nantinya program gas perkotaan tersingkirkan oleh program energi biodiesel maka gas yang dimiliki dapat dialihfungsikan untuk bahan baku industri lainnya.

"Jadi nanti kalau gas tersingkir dan tidak berfungsi untuk energi maka bisa dijadikan bahan baku industri petrokimia. Bisa jadi plastik, kosmetik, obat-obatan, dan nilai tambahnya bisa 10 kali lipat daripada dibakar langsung digunakan menjadi energi," pungkasnya. (rfd)

BACA JUGA:

  1. DEN: Pengembangan Energi Alternatif Tergantung Komitmen Pertamina
  2. Pertamina Merugi Rp1,56 Triliun Akhir 2015
  3. Pungutan CPO Berdampak Terhadap Kenaikan Harga Sawit
  4. Warga Bandung Kembangkan Bisnis Biodiesel
  5. BPDP Tangkis Tudingan Perkebunan Sawit Dikuasai Asing
#BPDP Sawit #Bahan Bakar Nabati (BBN) #Rinaldi Dalimi #Dewan Energi Nasional (DEN)
Bagikan
Ditulis Oleh

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak

Berita Terkait

Indonesia
Bahan Bakar B50 Diimplentasikan di Juni 2025, Hasil Uji Diklaim Penuhi Standar
pemerintah menargetkan implementasi serentak B50 secara nasional pada 1 Juli 2026 setelah selesai uji coba dilakukan pada beberapa moda transportasi sejak akhir 2025.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 21 Mei 2026
Bahan Bakar B50 Diimplentasikan di Juni 2025, Hasil Uji Diklaim Penuhi Standar
Indonesia
Traceability Jadi Tantangan Industri Sawit Nasional, BPDP Diharapkan Berperan Bantu Petani Kecil
Uni Eropa melalui Regulasi Deforestasi Uni Eropa (EU Deforestation Regulation/EUDR) menuntut komoditas seperti kelapa sawit dapat dibuktikan bebas deforestasi.
Dwi Astarini - Kamis, 30 April 2026
Traceability Jadi Tantangan Industri Sawit Nasional, BPDP Diharapkan Berperan Bantu Petani Kecil
Indonesia
Wajib Tepati Standar Ketat Keberlanjutan, Industri Sawit Wujudkan Ekonomi Hijau
Industri kelapa sawit memiliki kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional.
Dwi Astarini - Kamis, 30 April 2026
 Wajib Tepati Standar Ketat Keberlanjutan, Industri Sawit Wujudkan Ekonomi Hijau
Indonesia
SDM Berkualitas Kunci Kesuksesan Sektor Kelapa Sawit Nasional, BPDP Beri Dukungan dalam Bentuk Beasiswa
Berbagai program BPDP baik dalam bentuk beasiswa kelapa sawit maupun pelatihan bagi petani telah memberikan kontribusi positif terhadap kemajuan industri sawit.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
SDM Berkualitas Kunci Kesuksesan Sektor Kelapa Sawit Nasional, BPDP Beri Dukungan dalam Bentuk Beasiswa
Indonesia
Harga BBM Tak Bisa Terus Dipertahankan, DEN: Tidak Ada Pilihan Selain Naik
DEN menilai harga BBM tak bisa terus ditahan. Subsidi dinilai membebani APBN di tengah krisis energi global dan konflik geopolitik.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 April 2026
Harga BBM Tak Bisa Terus Dipertahankan, DEN: Tidak Ada Pilihan Selain Naik
Indonesia
Legislator PKB Tegaskan B50 Harus Aman, bukan sekadar Ambisi Energi
Mengingatkan agar implementasi B50 tidak dilakukan secara tergesa-gesa tanpa kajian yang matang.
Dwi Astarini - Selasa, 07 April 2026
Legislator PKB Tegaskan B50 Harus Aman, bukan sekadar Ambisi Energi
Indonesia
Industri Perkebunan Terapkan Kesetaraan Gender, Buka Peluang bagi Perempuan Pekerja
Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) menyebut 86 persen tenaga kerja dalam proses produksi kelapa sawit diisi perempuan khususnya pada tahapan awal dalam rantai pasok.
Dwi Astarini - Kamis, 26 Maret 2026
 Industri Perkebunan Terapkan Kesetaraan Gender, Buka Peluang bagi Perempuan Pekerja
Indonesia
Bukan B3, Limbah Kelapa Sawit Bisa Bernilai Ekonomi dengan Teknologi Tepat
Jika tidak dikelola dengan baik, limbah kelapa sawit bisa menimbulkan permasalahan yang berdampak pada keberlanjutan lingkungan.
Dwi Astarini - Minggu, 22 Maret 2026
Bukan B3, Limbah Kelapa Sawit Bisa Bernilai Ekonomi dengan Teknologi Tepat
Indonesia
Konflik di Selat Hormuz, Momentum Tepat Mendorong Percepatan Implementasi B50
Pemerintah Indonesia telah memiliki pengalaman yang memadai untuk mengimplementasikan mandatori biodiesel B50.
Dwi Astarini - Rabu, 18 Maret 2026
 Konflik di Selat Hormuz, Momentum Tepat Mendorong Percepatan Implementasi B50
Berita Foto
Momen Presiden Prabowo Subianto Melantik Dewan Energi Nasional (DEN) di Istana Negara
Presiden Prabowo Subianto (kanan) menyaksikan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia saat pelantikan Dewan Energi Nasional (DEN) di Jakarta, Rabu (28/1/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 28 Januari 2026
Momen Presiden Prabowo Subianto Melantik Dewan Energi Nasional (DEN) di Istana Negara
Bagikan