Demokrat Sebut Pernyataan Adian Bentuk Penggiringan Opini yang Menyesatkan

Andika PratamaAndika Pratama - Senin, 26 Juni 2023
Demokrat Sebut Pernyataan Adian Bentuk Penggiringan Opini yang Menyesatkan

Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat, Kamhar Lakumani. Foto: Dok Pribadi

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat, Kamhar Lakumani menanggapi pernyataan politikus PDI Perjuangan (PDIP) Adian Napitupulu yang menyebut Pilpres 2024 hanya akan diikuti dua calon, yakni Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto.

Kamhar menilai, pernyataan Adian merupakan bentuk penggiringan opini publik yang menyesatkan. Menurutnya, ucapan Adian juga menyindir kecerdasan masyarakat dalam memandang konstelasi politik.

Baca Juga

Ini Alasan Demokrat Minta Anies Segera Umumkan Nama Cawapresnya

“Pernyataan Bung Adian ini merupakan bentuk penggiringan opini yang menyesatkan. Bukan hanya tak benar apa yang disampaikannya, namun pernyataan ini juga secara insinuasi memandang bahwa rakyat kita tak cerdas," kata Kamhar dalam keterangannya, Senin (26/6).

Lebih lanjut Kamhar menyatakan bahwa pernyataan Adian menyiratkan pesan adanya operasi politik bernama All Jokowi’s Men. Diksi All Jokowi’s Men diartikan sebagai orang-orang yang direstui oleh Presiden Joko Widodo untuk meneruskan estafet kepemimpinan 2024.

“Bagian dari operasi besar untuk secara sistematis menjegal pencapresan Mas Anies,” ujar Kamhar.

Kamhar menyebut Adian berperan sebagai agitator atau penghasut agar upaya penjegalan Anies Baswedan dapat berjalan secara sistematis.

Baca Juga

Demokrat Gelar Konsolidasi Usai Anies Kantongi Nama Cawapresnya

Terlebih, lanjut dia, Adian juga disokong oleh kekuasaan sehingga dapat menggunakan dan mengendalikan berbagai instrumen dan sumber daya untuk melancarkan propaganda All Jokowi’s Men.

“Jadi lebih tepatnya peran Adian sebagai agitator,” ucap Kamhar.

Di sisi lain, Kamhar mengatakan rakyat tengah merasakan perlambatan dan kemunduran kerja pemerintah di berbagai sektor.

Di tengah stagnasi ekonomi, Kamhar menuding Adian Napitupulu melakukan korupsi dana bantuan sosial (bansos). Dia menyebut Adian mengorupsi dana bansos di saat rakyat sedang kesusahan akibat diterpa pandemi global.

“Bersuka di atas penderitaan rakyat, bahkan memakan bangkai rakyat bangsa sendiri,” kata Kamhar. (Pon)

Baca Juga

Wacana Rekonsiliasi, PDIP Tegaskan Tidak Ada Problem dengan Demokrat

#Adian Napitupulu #Partai Demokrat #Anies Baswedan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Merasa Tidak Diperhatikan AHY, Ketua DPC Demokrat Solo Mundur
Berbagai aspirasi yang selama ini disampaikan kepada pengurus di tingkat atas tidak pernah diwujudkan dalam bentuk dukungan nyata.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
Merasa Tidak Diperhatikan AHY, Ketua DPC Demokrat Solo Mundur
Indonesia
Demokrat Balik Serang Deddy Sitorus: Terusik karena AHY Benar
Tak ada hasutan, AHY hanya menjelaskan peran partai politik dalam sistem demokrasi.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Juni 2026
Demokrat Balik Serang Deddy Sitorus: Terusik karena AHY Benar
Indonesia
Demokrat Pertanyakan Posisi Politik PDIP agar Tidak Abu-abu, Ganjar Pranowo Beri Jawaban
Partai Demokrat ikut mempertanyakan posisi politik PDI Perjuangan (PDIP) terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Frengky Aruan - Senin, 22 Juni 2026
Demokrat Pertanyakan Posisi Politik PDIP agar Tidak Abu-abu, Ganjar Pranowo Beri Jawaban
Indonesia
Demokrat Sebut Putusan MK soal Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Hanya Pertegas Aturan Lama
Sekjen Partai Demokrat Herman Khaeron buka suara soal putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mewajibkan partai politik memenuhi kuota 30 persen caleg perempuan.
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
Demokrat Sebut Putusan MK soal Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Hanya Pertegas Aturan Lama
Indonesia
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Jika negara hadir memanfaatkan alat kuasa lewat sekolah sebagai pencetak tenaga kerja, hal yang muncul ialah Indonesia hanya sebagai negara pengguna, alih-alih menghasilkan inovasi lewat lulusannya.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Indonesia
Demokrat Tolak Usulan KPK, Masa Jabatan Ketum Parpol Dinilai Urusan Internal
Demokrat menolak usulan KPK terkait masa jabatan ketum parpol. Demokrat menilai, kebijakan itu merupakan urusan internal partai.
Soffi Amira - Jumat, 24 April 2026
Demokrat Tolak Usulan KPK, Masa Jabatan Ketum Parpol Dinilai Urusan Internal
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Konten yang beredar merupakan hasil rekayasa AI, probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,1 persen.
Dwi Astarini - Sabtu, 18 April 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Indonesia
Partai Demokrat Salurkan Bantuan untuk Kelompok Prasejahtera di Momen Paskah, Diharapkan Meringankan Beban di Tengah Gejolak Kebutuhan
Partai Demokrat melakukan kegiatan sosial dengan penyaluran sembako di Gereja Katolik Santo Andreas, Kedoya, Jakarta Barat, Minggu (12/4).
Frengky Aruan - Minggu, 12 April 2026
Partai Demokrat Salurkan Bantuan untuk Kelompok Prasejahtera di Momen Paskah, Diharapkan Meringankan Beban di Tengah Gejolak Kebutuhan
Indonesia
Bicara dengan Gen Z di Jakarta, AHY Tekankan Kota Global Harus Berakar pada Identitas Lokal
AHY menegaskan modernisasi kota harus tetap berakar pada identitas lokal saat berdialog dengan generasi Z di Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 06 Maret 2026
Bicara dengan Gen Z di Jakarta, AHY Tekankan Kota Global Harus Berakar pada Identitas Lokal
Indonesia
Adian Napitupulu Pasang Badan Buat Guru Honorer, Singkirkan Syarat Administratif Demi Kesejahteraan Layak
Peningkatan kesejahteraan guru adalah investasi jangka panjang. Ia menuntut agar regulasi yang disusun mencerminkan urgensi tugas guru
Angga Yudha Pratama - Kamis, 19 Februari 2026
Adian Napitupulu Pasang Badan Buat Guru Honorer, Singkirkan Syarat Administratif Demi Kesejahteraan Layak
Bagikan