Ini Alasan Demokrat Minta Anies Segera Umumkan Nama Cawapresnya

Mula AkmalMula Akmal - Rabu, 21 Juni 2023
Ini Alasan Demokrat Minta Anies Segera Umumkan Nama Cawapresnya

Anggota Komisi VI DPR RI Herman Khaeron. Foto: Dok/Man

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com-Bakal Cawapres Anies Baswedan di Pemilu 2024 dikabarkan sudah mengerucut ke satu nama. Nantinya, sosok tersebut bakal diumumkan langsung oleh mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Kepala Badan Pembinaan Organisasi, Keanggotaan, dan Kaderisasi (BPOKK) DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron tak mau berandai-andai jika pendamping Anies bukanlah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Demokrat dikenal menjadi salah satu partai yang mendukung Anies bersama PKS dan Nasdem.

Baca Juga:

Demokrat Gelar Konsolidasi Usai Anies Kantongi Nama Cawapresnya

"Kita tunggu saja nanti sampai Mas Anies mengumumkannya," ujar Herman kepada wartawan di Jakarta, Rabu (21/6).

Menurut dia, Partai Demokrat sudah menyerahkan keputusan terkait cawapres Koalisi Perubahan untuk Persatuan kepada Anies.

Hal tersebut merupakan amanat piagam deklarasi antara Partai Demokrat, Partai Nasdem, dan PKS yang juga ditandatangani oleh AHY.

Adapun terkait pengumuman cawapres, ada dua kemungkinannya, yakni sebelum atau sesudah Anies melaksanakan ibadah haji.

"Ya bisa sebelum berangkat haji atau setelah pulang dari naik haji, dua kemungkinan itu," ujar Herman.

Herman menyebut alasan partainya mengusulkan nama pendamping Anies segera diumumkan karena semata-mata terkait persiapan pemenangan Pilpres 2024.

"Agar bisa merumuskan visi misi dan program kerja dan program kampanye apa yang bisa untuk menuju pemenangan pemilihan presiden 2024," lanjut dia.

Baca Juga:

Demokrat Minta Pengesahan RUU Kesehatan Ditunda

Anies sebelumnya mengadakan pertemuan dengan Tim 8. Dalam pertemuan itu, Tim 8 tak lagi membahas perihal cawapres lantaran hal itu telah rampung dilakukan.

Juru bicara Anies Baswedan, Sudirman Said, mengatakan pertemuan terjadi di Sekretariat KPP kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (20/6).

Hadir dalam acara tersebut, Sugeng Suparwoto hingga Willy Aditya mewakili NasDem, Sekjen Demokrat Teuku Riefky Harsya hingga Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Sohibul Iman.

Sudirman menjelaskan dalam pertemuan Selasa sore hingga malam kemarin, Anies menugaskan agar Tim 8 mulai mempersiapkan langkah konkret ke depan. Mereka juga membicarakan opsi waktu pendeklarasian capres dan cawapres. (Knu)

Baca Juga:

Anggaran Kesehatan Dihapus, Demokrat Tolak Rencana Pengesahan RUU Kesehatan

#Partai Demokrat #Anies Baswedan #Herman Khaeron #Capres 2024
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Punya 2 Juta Suara Terbuang, Demokrat Usul Dapil Nasional
Pembahasan mengenai mekanisme tersebut, masih terus dilakukan id antara partai politik sebagai bagian dari penyusunan revisi Undang-Undang Pemilu.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Punya 2 Juta Suara Terbuang, Demokrat Usul Dapil Nasional
Indonesia
Demokrat Bantah Pidato AHY Jadi Sinyal Pilpres 2029, Sebut Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Partai Demokrat membantah pidato Agus Harimurti Yudhoyono menjadi sinyal Pilpres 2029.
Soffi Amira - Selasa, 08 September 2026
Demokrat Bantah Pidato AHY Jadi Sinyal Pilpres 2029, Sebut Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Olahraga
PBV Paja One Juara AHY Cup 2026, AHY Dorong Pembinaan Atlet Muda
PBV Paja One menjadi juara AHY Cup 2026 di Jakarta Timur. AHY mendorong kompetisi voli ini berlanjut sebagai wadah pembinaan dan pencarian atlet muda.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 06 September 2026
PBV Paja One Juara AHY Cup 2026, AHY Dorong Pembinaan Atlet Muda
Indonesia
Anies Baswedan Soroti Bencana di Kalimantan dan NTT, Dorong Penguatan Koordinasi Lintas Sektor Serta Gotong Royong Masyarakat
Anies menilai masyarakat tidak boleh menganggap penderitaan akibat bencana sebagai sesuatu yang biasa.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
Anies Baswedan Soroti Bencana di Kalimantan dan NTT, Dorong Penguatan Koordinasi Lintas Sektor Serta Gotong Royong Masyarakat
Indonesia
Merasa Tidak Diperhatikan AHY, Ketua DPC Demokrat Solo Mundur
Berbagai aspirasi yang selama ini disampaikan kepada pengurus di tingkat atas tidak pernah diwujudkan dalam bentuk dukungan nyata.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
Merasa Tidak Diperhatikan AHY, Ketua DPC Demokrat Solo Mundur
Indonesia
Demokrat Balik Serang Deddy Sitorus: Terusik karena AHY Benar
Tak ada hasutan, AHY hanya menjelaskan peran partai politik dalam sistem demokrasi.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Juni 2026
Demokrat Balik Serang Deddy Sitorus: Terusik karena AHY Benar
Indonesia
Demokrat Pertanyakan Posisi Politik PDIP agar Tidak Abu-abu, Ganjar Pranowo Beri Jawaban
Partai Demokrat ikut mempertanyakan posisi politik PDI Perjuangan (PDIP) terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Frengky Aruan - Senin, 22 Juni 2026
Demokrat Pertanyakan Posisi Politik PDIP agar Tidak Abu-abu, Ganjar Pranowo Beri Jawaban
Indonesia
Demokrat Sebut Putusan MK soal Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Hanya Pertegas Aturan Lama
Sekjen Partai Demokrat Herman Khaeron buka suara soal putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mewajibkan partai politik memenuhi kuota 30 persen caleg perempuan.
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
Demokrat Sebut Putusan MK soal Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Hanya Pertegas Aturan Lama
Indonesia
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Jika negara hadir memanfaatkan alat kuasa lewat sekolah sebagai pencetak tenaga kerja, hal yang muncul ialah Indonesia hanya sebagai negara pengguna, alih-alih menghasilkan inovasi lewat lulusannya.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Indonesia
Demokrat Tolak Usulan KPK, Masa Jabatan Ketum Parpol Dinilai Urusan Internal
Demokrat menolak usulan KPK terkait masa jabatan ketum parpol. Demokrat menilai, kebijakan itu merupakan urusan internal partai.
Soffi Amira - Jumat, 24 April 2026
Demokrat Tolak Usulan KPK, Masa Jabatan Ketum Parpol Dinilai Urusan Internal
Bagikan