Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Demokrat Sebut Dua Isu Ini Jadi Pertimbangan Jokowi Pilih Panglima TNI

Andika PratamaAndika Pratama - Senin, 18 Oktober 2021
Demokrat Sebut Dua Isu Ini Jadi Pertimbangan Jokowi Pilih Panglima TNI

Anggota Komisi I DPR RI dari FPD, Rizki Aulia Rahman Natakusumah. Foto; Istimewa

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Isu pergantian orang nomor satu di tubuh Tentara Nasional Indonesia (TNI) terus bergulir seiring waktu masa pensiun Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto yang kian dekat.

Meski Presiden Joko Widodo (Jokowi) belum menyerahkan Surat Presiden (Surpres) kepada DPR, terdapat dua kandidat kuat calon Panglima TNI, yakni KSAD Jenderal Andika Perkasa dan Kepala KSAL Laksamana Yudo Margono.

Baca Juga

Adu Tajir 2 Calon Panglima TNI

Anggota Komisi I DPR Fraksi Demokrat, Rizki Aulia Rahman Natakusumah menilai, isu Papua dan poros maritim akan menjadi pertimbangan Jokowi dalam memilih Panglima TNI.

Menurut Rizki, jika Jokowi ingin fokus terhadap isu Papua, maka Andika adalah sosok yang tepat. Namun, jika mantan Gubernur DKI Jakarta itu ingin fokus kepada poros maritim, ia menilai Yudo yang layak dipilih sebagai Panglima TNI.

"Kalau Presiden memandang isu yang harus menjadi fokus adalah isu strategis di Papua dan perbaikan citra TNI di mata publik, mungkin KSAD pilihan tepatnya. Sebaliknya, jika Presiden ingin menghidupkan kembali visinya untuk menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia, bisa jadi KSAL yang jadi jawaban," kata Rizki kepada MerahPutih.com, Senin (18/10).

Anggota Komisi I DPR RI dari FPD, Rizki Aulia Rahman Natakusumah. Foto; Istimewa
Anggota Komisi I DPR RI dari FPD, Rizki Aulia Rahman Natakusumah. Foto; Istimewa

Politikus partai berlambang mercy ini pun berharap Jokowi segera mengirimkan surpres ke DPR agar Komisi I dapat menggelar fit and proper test. Hal itu mengingat Hadi Tjahjanto yang akan memasuki masa pensiun bulan depan.

"Intinya kita masih menunggu dan berharap Istana bisa segera menyodorkan nama kandidat untuk Panglima TNI ke DPR," ujar Rizki.

Lebih lanjut Rizki menambahkan, dalam fit and proper test nanti, Komisi I akan menanyakan soal visi misi calon Panglima TNI terhadap sejumlah isu strategis.

"Panglima masa depan harus punya pemikiran yang relevan dengan kebutuhan pertahanan Indonesia, baik yang mendesak maupun jangka panjang," kata alumnus University of Nottingham, ini. (Pon)

Baca Juga

Jokowi Punya Waktu Sebulan Pastikan Sosok Calon Panglima TNI

#Panglima TNI #Komisi I DPR
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
DPR Desak Pemerintah Bentuk Satgas untuk Bebaskan Kapten Ashari yang Disandera Bajak Laut Somalia
DPR mendesak pemerintah membentuk satgas untuk membebaskan Kapten Ashari, yang disandera bajak laut Somalia.
Soffi Amira - Kamis, 30 Juli 2026
DPR Desak Pemerintah Bentuk Satgas untuk Bebaskan Kapten Ashari yang Disandera Bajak Laut Somalia
Indonesia
DPR Minta Operator Patuhi Putusan MK, Sisa Kuota Internet tak Boleh Hangus
Komisi I DPR menegaskan, bahwa operator harus mematuhi putusan MK. Sisa kuota internet tak boleh hangus.
Soffi Amira - Jumat, 24 Juli 2026
DPR Minta Operator Patuhi Putusan MK, Sisa Kuota Internet tak Boleh Hangus
Indonesia
Ledakan Gudang Amunisi di Madiun, DPR Minta Hasil Investigasi Jadi Dasar Perbaikan
Komisi I DPR menyoroti ledakan gedung amunisi di Madiun. TNI diminta melakukan investigasi untuk menjadi bahan perbaikan.
Soffi Amira - Sabtu, 18 Juli 2026
Ledakan Gudang Amunisi di Madiun, DPR Minta Hasil Investigasi Jadi Dasar Perbaikan
Indonesia
Pertemuan Kapolri, Jaksa Agung, dan Panglima TNI, Komisi III DPR: jangan Ada Narasi Keretakan
Kerja sama tersebut dibutuhkan, terutama dalam penegakan hukum, pemberantasan korupsi, serta penguatan pertahanan negara.
Dwi Astarini - Rabu, 15 Juli 2026
Pertemuan Kapolri, Jaksa Agung, dan Panglima TNI, Komisi III DPR: jangan Ada Narasi Keretakan
Indonesia
Panglima TNI, Jaksa Agung, dan Kepala BIN Kumpul di Peringatan Harkopnas 2026
Mereka terlihat tersenyum sambil memperagakan salam komando sebagai simbol kebersamaan. 

Dwi Astarini - Minggu, 12 Juli 2026
Panglima TNI, Jaksa Agung, dan Kepala BIN Kumpul di Peringatan Harkopnas 2026
Indonesia
DPR Minta Seluruh PSE Segera Daftar ke Komdigi, Dukung Sanksi bagi yang Membandel
Anggota Komisi I DPR RI Oleh Soleh meminta seluruh PSE Lingkup Privat segera mendaftar ke Komdigi. Ia juga mendukung pemberian sanksi hingga pemblokiran.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 Juli 2026
DPR Minta Seluruh PSE Segera Daftar ke Komdigi, Dukung Sanksi bagi yang Membandel
Indonesia
Komisi I DPR: Kehadiran Indonesia di Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Perkuat Diplomasi
Anggota Komisi I DPR RI Syamsu Rizal (Deng Ical) mendukung rencana Menlu Sugiono dan Ketua MPR Ahmad Muzani menghadiri pemakaman Ayatollah Ali Khamenei di Iran.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 07 Juli 2026
Komisi I DPR: Kehadiran Indonesia di Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Perkuat Diplomasi
Indonesia
Dukung Perpres Nomor 111 Tahun 2025, DPR: Cegah Penyebaran LGBT
LGBT memang sudah menjadi ancaman nonmiliter dan menjadi tantangan bagi masa depan bangsa.
Frengky Aruan - Minggu, 05 Juli 2026
Dukung Perpres Nomor 111 Tahun 2025, DPR: Cegah Penyebaran LGBT
Indonesia
Latsarmil Dinilai Tak Relevan, Anggota Komisi I DPR Minta Pelatihan Koperasi Desa Merah Putih Difokuskan ke Manajerial
TB Hasanuddin mengusulkan penghapusan Latihan Dasar Kemiliteran bagi calon manajer KDMP. Langkah itu dinilai dapat menghemat sekitar Rp 30 juta per peserta.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 29 Juni 2026
Latsarmil Dinilai Tak Relevan, Anggota Komisi I DPR Minta Pelatihan Koperasi Desa Merah Putih Difokuskan ke Manajerial
Indonesia
Komisi I DPR Bentuk Panja RUU Keamanan Siber, Sukamta Ditunjuk Jadi Ketua
Panja akan terdiri dari lima pimpinan dan 18 anggota.
Dwi Astarini - Senin, 29 Juni 2026
Komisi I DPR Bentuk Panja RUU Keamanan Siber, Sukamta Ditunjuk Jadi Ketua
Bagikan