Demokrat Sarankan Anies Baswedan Lebih Rajin Bersafari Politik ke Daerah

Zulfikar SyZulfikar Sy - Senin, 07 November 2022
Demokrat Sarankan Anies Baswedan Lebih Rajin Bersafari Politik ke Daerah

Ketua Umum NasDem Surya Paloh (kanan) dan mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri) di Kantor DPP Partai NasDem, Jakarta, Rabu (24/7/2019). (Dok ANTARA)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Partai Demokrat menyambut baik safari politik Anies Baswedan di Kota Medan, Sumatera Utara.

Sebagai calon presiden yang diusung oleh partai politik calon mitra koalisi, yakni Partai NasDem, Anies harus lebih memperbanyak kunjungan ke daerah-daerah di Indonesia.

“Kedatangan Anies ke Medan, menurut kami sangat positif dan harus diperbanyak lagi kunjungan seperti ini,” kata Wakil Sekjen Partai Demokrat Renanda Bachtar dalam keterangan tertulis, Senin (7/11).

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Anies Lengser, Ahok Kembali ke Balai Kota

Renanda mengatakan, mantan Gubernur DKI Jakarta itu saat ini masuk dalam bursa capres dengan elektabilitas yang kerap menduduki peringkat teratas.

Anies, kata dia, kemungkinan menjadi capres yang bakal diusung koalisi perubahan. Adapun koalisi perubahan terdiri dari Partai Demokrat, Partai NasDem, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Oleh karena itu, lanjut Renanda, Anies harus semakin sering bertemu dan berdialog langsung dengan rakyat. Hal itu penting agar Anies bisa merasakan betul, angin perubahan yang bertiup kencang di masyarakat.

“Semakin kukuh di jalan koalisi perubahan, yang bersama rakyat memperjuangkan perubahan dan perbaikan,” imbuhnya.

Baca Juga:

Sandiaga Jawab soal Kemungkinan jadi Cawapres Anies atau Prabowo

Renanda mengungkapkan, Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam dua tahun terakhir kerap keliling Indonesia. Di lapangan, AHY menyerap aspirasi dan mendengarkan langsung harapan rakyat.

“Inilah yang membuat Ketum Agus Yudhoyono dan Partai Demokrat konsisten memilih di jalan perubahan, dan diapresiasi masyarakat dengan elektabilitas yang terus meningkat hingga 14 persen menurut Survei Litbang Kompas, misalnya,” ungkapnya.

Sedangkan Anies, kata Renanda, sebelumnya fokus menyelesaikan tugasnya sebagai Gubernur DKI Jakarta. Oleh karena itu, ia menyarankan usai purnatugas, Anies bisa meluaskan lagi jangkauannya untuk bertemu rakyat di berbagai daerah di Indonesia.

“Bukan Jakarta saja, melainkan juga menyapa dan menyerap aspirasi dari seluruh rakyat Indonesia. Banyak manfaat yang bakal bisa direguk. Dari cek ombak, konsolidasi, sampai benar-benar bisa memahami maunya rakyat Indonesia dari Sabang sampai Merauke,” pungkasnya. (Pon)

Baca Juga:

Dilema PPP Jelang Pemilu 2024, Pilih Ganjar, Anies atau Kader KIB

#Partai Demokrat #Anies Baswedan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Demokrat Bantah Pidato AHY Jadi Sinyal Pilpres 2029, Sebut Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Partai Demokrat membantah pidato Agus Harimurti Yudhoyono menjadi sinyal Pilpres 2029.
Soffi Amira - Selasa, 08 September 2026
Demokrat Bantah Pidato AHY Jadi Sinyal Pilpres 2029, Sebut Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Olahraga
PBV Paja One Juara AHY Cup 2026, AHY Dorong Pembinaan Atlet Muda
PBV Paja One menjadi juara AHY Cup 2026 di Jakarta Timur. AHY mendorong kompetisi voli ini berlanjut sebagai wadah pembinaan dan pencarian atlet muda.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 06 September 2026
PBV Paja One Juara AHY Cup 2026, AHY Dorong Pembinaan Atlet Muda
Indonesia
Anies Baswedan Soroti Bencana di Kalimantan dan NTT, Dorong Penguatan Koordinasi Lintas Sektor Serta Gotong Royong Masyarakat
Anies menilai masyarakat tidak boleh menganggap penderitaan akibat bencana sebagai sesuatu yang biasa.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
Anies Baswedan Soroti Bencana di Kalimantan dan NTT, Dorong Penguatan Koordinasi Lintas Sektor Serta Gotong Royong Masyarakat
Indonesia
Merasa Tidak Diperhatikan AHY, Ketua DPC Demokrat Solo Mundur
Berbagai aspirasi yang selama ini disampaikan kepada pengurus di tingkat atas tidak pernah diwujudkan dalam bentuk dukungan nyata.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
Merasa Tidak Diperhatikan AHY, Ketua DPC Demokrat Solo Mundur
Indonesia
Demokrat Balik Serang Deddy Sitorus: Terusik karena AHY Benar
Tak ada hasutan, AHY hanya menjelaskan peran partai politik dalam sistem demokrasi.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Juni 2026
Demokrat Balik Serang Deddy Sitorus: Terusik karena AHY Benar
Indonesia
Demokrat Pertanyakan Posisi Politik PDIP agar Tidak Abu-abu, Ganjar Pranowo Beri Jawaban
Partai Demokrat ikut mempertanyakan posisi politik PDI Perjuangan (PDIP) terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Frengky Aruan - Senin, 22 Juni 2026
Demokrat Pertanyakan Posisi Politik PDIP agar Tidak Abu-abu, Ganjar Pranowo Beri Jawaban
Indonesia
Demokrat Sebut Putusan MK soal Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Hanya Pertegas Aturan Lama
Sekjen Partai Demokrat Herman Khaeron buka suara soal putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mewajibkan partai politik memenuhi kuota 30 persen caleg perempuan.
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
Demokrat Sebut Putusan MK soal Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Hanya Pertegas Aturan Lama
Indonesia
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Jika negara hadir memanfaatkan alat kuasa lewat sekolah sebagai pencetak tenaga kerja, hal yang muncul ialah Indonesia hanya sebagai negara pengguna, alih-alih menghasilkan inovasi lewat lulusannya.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Indonesia
Demokrat Tolak Usulan KPK, Masa Jabatan Ketum Parpol Dinilai Urusan Internal
Demokrat menolak usulan KPK terkait masa jabatan ketum parpol. Demokrat menilai, kebijakan itu merupakan urusan internal partai.
Soffi Amira - Jumat, 24 April 2026
Demokrat Tolak Usulan KPK, Masa Jabatan Ketum Parpol Dinilai Urusan Internal
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Konten yang beredar merupakan hasil rekayasa AI, probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,1 persen.
Dwi Astarini - Sabtu, 18 April 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Bagikan