MERAHPUTIH.COM - SERIBU lebih personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan aksi unjuk rasa atau demonstrasi yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bersama sejumlah elemen masyarakat di kawasan Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (8/4/). Pengamanan besar ini dilakukan untuk memastikan jalannya aksi tetap tertib sekaligus mengawal penyampaian aspirasi publik.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold EP Hutagalung mengatakan personel yang diterjunkan berasal dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan polsek jajaran. Total kekuatan mencapai 1.031 personel yang disebar di sejumlah titik strategis sekitar lokasi aksi. Pihak kepolisian menegaskan pengamanan dilakukan dengan pendekatan persuasif dan humanis.
“Kami hadir untuk melayani masyarakat yang menyampaikan aspirasi dengan cara humanis, profesional, dan sesuai dengan aturan,” ujar Reynold kepada wartawan di Jakarta, Rabu (8/4).
Polisi juga memastikan tetap menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat di muka umum.
Baca juga:
Aksi yang digelar BEM UI ini merupakan bentuk solidaritas terhadap aktivis Kontras, Andrie Yunus, yang menjadi korban penyiraman air keras. Melalui akun resminya, BEM UI menyebut aksi ini juga terkait dengan perjuangan hukum yang sedang berlangsung.
Selain solidaritas, massa aksi juga mengawal gugatan judicial review Undang-Undang TNI, khususnya Pasal 47. Gugatan tersebut saat ini sedang diajukan ke Mahkamah Konstitusi.
Aksi unjuk rasa direncanakan berlangsung di pintu belakang Mahkamah Konstitusi, Jakarta Pusat.(knu)
Baca juga:
DPR Nilai Penyiraman Andrie Yunus Ancam Demokrasi, Minta Diusut Tuntas

