Delapan Korban Selamat Kebakaran Lapas Tangerang Butuh Observasi Dokter Bedah Hingga Plastik

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Rabu, 08 September 2021
Delapan Korban Selamat Kebakaran Lapas Tangerang Butuh Observasi Dokter Bedah Hingga Plastik

Petugas berdiri di dekat kantong jenazah korban kebakaran Lapas kelas 1 Tangerang di RSUD Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (8/9). ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/aww

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Delapan korban luka bakar akibat kebakaran di Lapas klas I Tangerang, Rabu (8/9) dini hari masih berada di RSUD Tangerang.

Enam dari delapan korban menderita luka bakar di atas 50 persen. Lalu, dua korban luka bakar lainnya di bawah 50 persen.

Baca Juga:

Kemenkumham Pastikan Api yang Lahap Lapas Klas I Tangerang Sudah Padam

"Mereka butuh observasi lanjutan dari dokter bedah hingga dokter plastik," ujar Kepala Instalasi Hukum Publikasi dan Informasi (HPI) RSUD Kabupaten Tangerang, Hilwani, Rabu (8/9).

Untuk korban luka bakar di bawah 50 persen akan dirawat di ruang bedah biasa. Sementara, untuk korban luka bakar di atas 50 persen akan dirawat di ICU.

Sementara, RSUD Tangerang juga sudah menerima 41 jenazah korban kebakaran di lapas klas I Tangerang. 41 jenazah tersebut akan diidentifikasi dan kemungkinan akan dibawa ke RS Polri Kramat Jati.

Kebakaran Lapas klas I Tangerang (Humas Kemenkumham)

Jika ada keluarga napi yang merasa menjadi korban kebakaran diharap bisa berkoordinasi dengan pihak Lapas dan datang ke RSUD tangerang. "Lalu untuk (keluarga) korban meninggal bisa koordinasi dengan pihak kepolisian," sebut Hilwani.

Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Ditjenpas Kemenkumham) memberi kesempatan untuk keluarga tahanan di Lapas Kelas I Tangerang yang ingin mengetahui kondisi keluarganya yang sedang menjalani masa tahanan.

"Kami juga sudah memiliki call center, silahkan keluarganya untuk menghubungi call center 081383557758," kata Kabag Humas dan Protokol Ditjenpas Rika Aprianti dalam keterangannya, Rabu (8/9).

Baca Juga:

Lapas Tangerang Kebakaran Bermula dari Blok C2, 41 Narapidana Meninggal Dunia

Rika mengatakan, pihak keluarga narapidana dapat menghubungi nomor tersebut untuk mendapatkan informasi dari Lapas Kelas I Tangerang terkait kondisi keluarganya.

"Kami membuka seluas-luasnya kepada keluarga yang ingin mengetahui kondisi dari warga binaan keluarganya yang menjalankan pidana di Lapas Kelas 1 Tangerang," ujar Rika. (Knu)

#Lapas #Lapas Tangerang #Kebakaran #Pemadam Kebakaran
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Kepala BNPB Baru Akan Pertimbangkan Usulan Karhutla Jadi Bencana Nasional
BNPB akan memetakan kemampuan dan sumber daya yang tersedia di pemerintah pusat maupun daerah sebelum menentukan kebutuhan bantuan tambahan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Kepala BNPB Baru Akan Pertimbangkan Usulan Karhutla Jadi Bencana Nasional
Indonesia
Dampak Karhutla Dikeluhkan Singapura dan Malaysia, Prabowo Panggil Para Menteri
Dudung turut merespons pertanyaan mengenai dampak karhutla yang saat ini turut dialami negara-negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Dampak Karhutla Dikeluhkan Singapura dan Malaysia, Prabowo Panggil Para Menteri
City Property
Jakarta Langganan Kebakaran, Gubernur Pramono Minta Warga tak Buang Putung Rokok Sembarangan
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus memprioritaskan berbagai upaya preventif terhadap potensi kebakaran.
Dwi Astarini - Senin, 12 Oktober 2026
Jakarta Langganan Kebakaran, Gubernur Pramono Minta Warga tak Buang Putung Rokok Sembarangan
Indonesia
Permukiman Padat di Kramat Pulo, Jakpus, Terbakar, Gulkarmat Kerahkan 30 Mobil Pemadam
Objek yang terbakar rumah tinggal dengan kategori bangunan rendah.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Permukiman Padat di Kramat Pulo, Jakpus, Terbakar, Gulkarmat Kerahkan 30 Mobil Pemadam
Indonesia
Bukan Mereda! Titik Panas Makin Bertambah di Sumatera, Udara Sudah Sangat Tidak Sehat
Konsentrasi Partikulat dalam Indeks Standar Pencemaran Udara sejak Kamis dini hari masuk kategori sangat tidak sehat di atas 200 mikrogram per meter kubik.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Bukan Mereda! Titik Panas Makin Bertambah di Sumatera, Udara Sudah Sangat Tidak Sehat
Indonesia
Diduga Bakar Lahan, 12 Perusahaan di Sumatera Selatan Disegel
Sampel dari lokasi perusahaan yang telah disegel kini telah dikirim ke laboratorium untuk diperiksa.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Oktober 2026
Diduga Bakar Lahan, 12 Perusahaan di Sumatera Selatan Disegel
Indonesia
Bandara Sam Ratulangi Manado Ditutup Imbas Kebakaran Rumput Area Runway
Operasional Bandara Sam Ratulangi Manado ditutup sementara akibat kebakaran rumput di sekitar runway 18. Asap tebal picu delay dan pengalihan rute penerbangan!
Wisnu Cipto - Selasa, 06 Oktober 2026
Bandara Sam Ratulangi Manado Ditutup Imbas Kebakaran Rumput Area Runway
Indonesia
Pesta Sabu Diiringi Musik di Lapas Depok, Petugas Lapas Mulai Ditindak
Kanwil Ditjenpas Jawa Barat Yudi Suseno mengatakan pihaknya telah mengambil langkah hukum terhadap oknum pegawai yang diduga terlibat.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 05 Oktober 2026
Pesta Sabu Diiringi Musik di Lapas Depok, Petugas Lapas Mulai Ditindak
Indonesia
Baru Jalani 4 Tahun Dari 10 Tahun Bui, Pembebasan Bersyarat Indra Kenz Ditarik Lagi
Hasil investigasinya menemukan adanya penyalahgunaan wewenang ketidaktertiban dalam pelaporan barang milik negara (BMN), dan pelanggaran beberapa SOP di Lapas Cibinong.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 05 Oktober 2026
Baru Jalani 4 Tahun Dari 10 Tahun Bui, Pembebasan Bersyarat Indra Kenz Ditarik Lagi
Indonesia
Kalapas Cibinong Wisnu Hani Putranto Dipecat sebagai ASN Buntut Temuan Klaster Mewah
Kemen Imipas memberhentikan Kalapas Cibinong Wisnu Hani Putranto sebagai ASN. Sebanyak 17 ASN disanksi buntut temuan klaster mewah.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 05 Oktober 2026
Kalapas Cibinong Wisnu Hani Putranto Dipecat sebagai ASN Buntut Temuan Klaster Mewah
Bagikan