Dehidrasi dan Sakit Kepala Bisa Berkaitan, Cukupi Kebutuhan Minum Air
Ilustrasi air putih. (Unsplash/Brendan)
MerahPutih.com - Dehidrasi dapat menyebabkan beberapa masalah kesehatan secara umum. Bagi kamu yang jarang minum perlu waspada, sakit kepala dapat mengintai kesehatan kamu.
Saat tubuh mengalami dehidrasi, tubuh tidak memiliki cukup air untuk berfungsi dengan baik. Pakar kesehatan menyebut tubuh membutuhkan minumal dua liter air dalam sehari bahkan lebih, tergantung seberapa berat aktivitas fisik yang kamu lakukan.
Dilansir Health, kekurangan cairan dapat menyebabkan pembuluh darah vena di lapisan otak (disebut dura mater) meregang. Otak, darah, dan cairan tulang belakang harus seimbang di dalam tengkorak.
Jika tidak ada cukup air, keseimbangan ini akan terganggu, yang dapat menyebabkan timbulnya gejala sakit kepala. Namun, penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk memahami mekanisme pasti yang menyebabkan ketidakseimbangan ini.
Baca juga:
Selain itu, beberapa penelitian menunjukkan bahwa orang yang mengalami dehidrasi akan merasakan nyeri lebih intens. Hal ini karena dehidrasi memengaruhi respons saraf dan otak terhadap sinyal nyeri.
Jadi, meskipun kamu mengalami sakit kepala akibat hal lain, seperti migrain, dehidrasi dapat membuat sakit kepala yang kamu rasa semakin parah.
Selain mencukupi kebutuhan minum, dehidrasi juga dapat dicegah dengan rutin mengonsumsi buah dan sayur kaya air seperti semangka, anggur, hingga mentimun.
Kemudian, apabila kamu sakit kepala, hindari minuman yang mengandung kafein, karena minuman tersebut bertindak sebagai diuretik (pil air) dan menyebabkan kehilangan cairan. (ikh)
Bagikan
Berita Terkait
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya