Pilpres 2019

Debat Pertama Dinilai Datar, Ketum PSI Usul Paslon Bisa Saling Menyanggah

Eddy FloEddy Flo - Jumat, 18 Januari 2019
Debat Pertama Dinilai Datar, Ketum PSI Usul Paslon Bisa Saling Menyanggah

Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia Grace Natalie. (MP/Rizki Fitrianto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Ketum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie menilai debat capres/cawapres yang digelar di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, kurang greget dan terkesan datar.

Karenanya, dia mengusulkan ada perubahan format debat kedepan agar semakin menarik sehingga pesan yang disampaikan paslon dapat tersampaikan dengan baik.

"Debat di awal agak terasa datar. Baru mulai terasa berisi ketika paslon bisa saling menyanggah. Usul pola nya seperti ini saja, Apalagi kisi-kisi sudah diberitahu," kata dia kepada wartawan di Jakarta, Jumat (18/1).

Untuk memujudkan suasana debat seperti yang dimaksud, mantan presenter TV itu berpendapat peran moderator harus lebih aktif.

"Peran moderator jangan hanya sekadar time keeper atau membacakan pertanyaan," imbaunya.

Suasana debat Capres-cawapres 2019
Suasana debat capres-cawapres 2019 (Foto: Twitter @sandiuno)

Menurut Grace Natalie, modertor harusnya bisa mengelaborasi jawaban paslon. Sehingga, pertanyaan dan jawaban dapat digali lebih dalam.

"Apalagi jawaban yang sebenarnya tidak menjawab. Misalnya, bagaimana sinkronisasi peraturan agar tidak tumpang tindih? Jawaban: kita akan panggil ahli untuk buat sinkron. Ini kan ga menjawab sebenarnya," kata Grace.

Oleh sebab itu, dia berharap pada debat putaran kedua nanti ada perubahan yang positif dan lebih menarik sehingga masyarakat dapat menyerap visi-misi paslon.

Terkait beberapa kritikan dari publik kepada KPU yang mengizinkan paslon membawa contekan? Grace menganggap tidak ada masalah.

"Kalau kertas atau tablet menurut saya sah saja. Ada begitu banyak data yang tidak mungkin diingat semua. Kalau memang tidak menguasai persoalan, mau bawa perlengkapan apapun ngga efek juga," pungkasnya.(Fdi)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Bamsoet Yakin Pembebasan Ba'asyir Bukan Strategi Politik Jokowi

#Grace Natalie #PSI #Pilpres 2019 #Komisi Pemilihan Umum
Bagikan
Ditulis Oleh

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.

Berita Terkait

Indonesia
PSI DKI Soroti Kelambanan Penanganan Jalan Ambles di Lenteng Agung
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta harusnya memberikan perhatian lebih besar lagi terhadap kondisi infrastruktur jalanan di Ibu Kota.
Dwi Astarini - Sabtu, 30 Mei 2026
PSI DKI Soroti Kelambanan Penanganan Jalan Ambles di Lenteng Agung
Indonesia
Hantavirus masih Menyebar, Legislator Ingatkan Pemprov DKI untuk Waspada
Menurut dia, virus itu berpotensi menjadi pandemi seperti COVID-19 apabila tidak ditangani dengan baik.
Dwi Astarini - Kamis, 21 Mei 2026
 Hantavirus masih Menyebar, Legislator Ingatkan Pemprov DKI untuk Waspada
Indonesia
Bukan Urusan Partai, PSI Ogah Beri Bantuan Hukum ke Grace Natalie
PSI beralasan kasus yang menyeret Grace bukan urusan partai karena melibatkan pernyataan yang menjadi tanggung jawab pribadi.
Wisnu Cipto - Rabu, 06 Mei 2026
Bukan Urusan Partai, PSI Ogah Beri Bantuan Hukum ke Grace Natalie
Indonesia
Video 'Bro Ron' PSI Kena Bogem Mentah Viral, Polisi Langsung Ciduk Dua Pelaku di Menteng
Polisi segera mengambil tindakan tegas dengan menyeret dua orang terduga pelaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya
Angga Yudha Pratama - Selasa, 05 Mei 2026
Video 'Bro Ron' PSI Kena Bogem Mentah Viral, Polisi Langsung Ciduk Dua Pelaku di Menteng
Indonesia
22 Ribu Anak di Jakarta Utara Putus Sekolah, Pemprov DKI Diminta Bertindak Cepat
Sebanyak 22 ribu anak di Jakarta Utara putus sekolah. DPRD DKI pun meminta Pemprov bisa bertindak cepat mengatasi masalah tersebut.
Soffi Amira - Senin, 04 Mei 2026
22 Ribu Anak di Jakarta Utara Putus Sekolah, Pemprov DKI Diminta Bertindak Cepat
Indonesia
Sebut Kader Pindah ke PSI Bisa Dihitung Jari, Saan Mustopa: NasDem Tetap Solid
Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menegaskan kondisi internal partainya tetap solid meskipun sejumlah kader diketahui berpindah ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Sebut Kader Pindah ke PSI Bisa Dihitung Jari, Saan Mustopa: NasDem Tetap Solid
Indonesia
Sampai 20 Politisi Bakal Gabung PSI karena Jokowi, Termasuk dari Partai NasDem
Hal ini disampaikan Ketua Bidang Politik DPP PSI, Bestari Barus, yang juga menjelaskan ada politisi yang rela meninggalkan jabatan strategis di parlemen demi bergabung.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Sampai 20 Politisi Bakal Gabung PSI karena Jokowi, Termasuk dari Partai NasDem
Indonesia
Kabar Jokowi 'Caplok' Partai NasDem, Jubir PSI Bestari: Tidak Benar, Coba Bentuk Opini Publik Negatif
Jubir PSI yang merupakan mantan kader NasDem heran Jokowi selalu disebut-sebut.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Kabar Jokowi 'Caplok' Partai NasDem, Jubir PSI Bestari: Tidak Benar, Coba Bentuk Opini Publik Negatif
Indonesia
349 Ribu Warga Jakarta Menganggur, PSI Kritik Sistem Pendidikan
PSI menyoroti angka pengangguran di Jakarta naik. Sistem pendidikan pun dianggap makin mengkhawatirkan.
Soffi Amira - Kamis, 02 April 2026
349 Ribu Warga Jakarta Menganggur, PSI Kritik Sistem Pendidikan
Indonesia
Ketua DPW PSI Jateng Sebut Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus Merusak Nilai Demokrasi dan Suara Kritis
Mendesak pihak kepolisian untuk segera mengusut tuntas kasus ini hingga ke akar-akarnya.
Dwi Astarini - Selasa, 17 Maret 2026
Ketua DPW PSI Jateng Sebut Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus Merusak Nilai Demokrasi dan Suara Kritis
Bagikan