Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Pilpres 2019

Debat Kelima, Kepolisian Batasi Pendukung Jokowi dan Prabowo Masuk ke Arena Debat

Eddy FloEddy Flo - Sabtu, 13 April 2019
 Debat Kelima, Kepolisian Batasi Pendukung Jokowi dan Prabowo Masuk ke Arena Debat

Apel Siaga pengamanan Debat Kelima Capres-Cawapres di Hotel Sultan, Jakarta (MP/Kanu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Harry Kurniawan menyatakan pihaknya akan membatasi pendukung yang akan memasuki arena debat capres-cawapres yang berlangsung di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (13/4).

Pembatasan jumlah pendukung tersebut menurut Kombes Harry sesuai dengan peraturan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Harry mengatakan, yang bisa masuk ke arena debat sangatlah terbatas, meski debat kelima berbarengan dengan kampanye akbar Jokowi-Ma'ruf.

"Undangan yang masuk itu sudah didistribusikan oleh KPU," kata Harry di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Sabtu (13/4).

Apel Pengamanan Debat Capres-Cawapres di Jakarta
Apel Pengamanan Debat Capres-Cawapres di Hotel Sultan, Jakarta (MP/Kanu)

Kombes Harry Kurniawan melanjutkan, kebijakan ini untuk mengantisipasi adanya gangguan keamanan yang mungkin terjadi.

"Sudah disarankan masing-masing tim sukses pasangan calon sudah membuat nobar-nobar di wilayah masing-masing," jelas Harry.

Skema pengamanan, lanjut Harry sama seperti debat-debat sebelumnya.

"Kami melibatkan unsur TNI hingga pemerintah kota baik ambulan maupun pemadam kebakaran. Yang dilibatkan sebanyak 2.673 itu personel gabungan," jelas Harry.

Skema pengamanan debat akan dilakukan dengan berlapis.

"Pembagian tugasnya bahwa di lokasi debat itu adalah mutlak kegiatan waskita atau ring 1, Paspampres. Kami juga di BKO kan di sana sebagian. Ring 2, 3, dan 4 sampai dengan jalan raya dan pengaturan lalu lintas dan parkir diserahkan kepada unsur TNI dan Polri yang bertugas di ring 2, 3, dan 4," tambah Harry.

Harry menyebut, pengalihan arus di seputaran Hotel Sultan situasional sifatnya.

"Jadi personel kami baik dari lalu lintas di back up oleh ditlantas Polda Metro Jaya sudah melaksanakan CB-CB atau pengalihan arus apabila memang diperlukan saatnya nanti pengalihan arus ataupun penutupan arus. Tapi sampai saat ini situasibdi jalan arus lalu lintasnya masih normal," tandas Kombes Harry Kurniawan.

Sementara itu, Dandim 0501/JP BS Letkol (Inf) Wahyu Yudhayana menjelaskan, TNI mendukung penuh kegiatan pengamanan ini.

Wahyu mengimbau, agar masyarakat ikut menjaga keamanan dan ketertiban selama acara berlangsung.

"Intinya tetap menjaga keamanan dan ketertiban agar acara berjalan aman lancar," harap Wahyu Yudhayana.(Knu)

#Debat Capres-cawapres #Pilpres 2019 #Pemilu 2019 #Polda Metro Jaya
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Polda Metro Jaya Gagalkan Peredaran Hampir 28 Kg Ganja di Jakarta Timur, Tangkap Tiga Tersangka
Pengungkapan kasus bermula dari informasi masyarakat mengenai aktivitas mencurigakan yang diduga berkaitan dengan distribusi ganja.
Dwi Astarini - 39 menit lalu
Polda Metro Jaya Gagalkan Peredaran Hampir 28 Kg Ganja di Jakarta Timur, Tangkap Tiga Tersangka
Indonesia
Sindikat Obat Keras Ilegal Dibongkar di Jakarta, Polda Metro Sita Lebih dari 575 Ribu Butir
Polda Metro Jaya membongkar sindikat obat keras ilegal di Kebon Kacang. Sebanyak 575 ribu pil disita.
Soffi Amira - Kamis, 30 Juli 2026
Sindikat Obat Keras Ilegal Dibongkar di Jakarta, Polda Metro Sita Lebih dari 575 Ribu Butir
Indonesia
PWI Cabut Laporan Polisi Hotman Paris, Polda Mau Semua Datang Dulu Baru Kasus Ditutup
Polda Metro Jaya menegaskan kasus baru ditutup setelah ketemu PWI dan Hotman Paris, serta melalui proses gelar perkara.
Wisnu Cipto - Rabu, 29 Juli 2026
PWI Cabut Laporan Polisi Hotman Paris, Polda Mau Semua Datang Dulu Baru Kasus Ditutup
Indonesia
Rp 220 Juta Disita, Polda Telisik Dugaan Sindikat Propaganda Hoaks Medsos Dibiayai Uang Negara
Polda Metro Jaya menyita Rp220 juta dari sindikat hoaks medsos. Polisi mendalami dugaan dana negara digunakan untuk membiayai propaganda digital. Delapan tersangka ditangkap.
Wisnu Cipto - Rabu, 29 Juli 2026
 Rp 220 Juta Disita, Polda Telisik Dugaan Sindikat Propaganda Hoaks Medsos Dibiayai Uang Negara
Indonesia
DPR Minta Polisi tak Tebang Pilih Usut Dugaan Kasus Kasat Narkoba Tangsel
Komisi III DPR mendesak Polri untuk mengusut tuntas kasus Kasat Narkoba Polres Tangsel.
Soffi Amira - Rabu, 29 Juli 2026
DPR Minta Polisi tak Tebang Pilih Usut Dugaan Kasus Kasat Narkoba Tangsel
Indonesia
Kasat Narkoba Polres Tangsel Diperiksa, Polda Metro Pastikan Belum Berstatus Tersangka
Polda Metro Jaya menegaskan, Kasat Narkoba Polres Tangsel, AKP Pardiman, kini masih belum ditetapkan tersangka.
Soffi Amira - Selasa, 28 Juli 2026
Kasat Narkoba Polres Tangsel Diperiksa, Polda Metro Pastikan Belum Berstatus Tersangka
Indonesia
Polda Metro Jaya Klarifikasi Isu Penembakan Ajudan Febrie Adriansyah yang Viral di Media Sosial
Polda Metro Jaya mengklarifikasi isu penembakan ajudan Febrie Adriansyah, yang viral di media sosial.
Soffi Amira - Selasa, 28 Juli 2026
Polda Metro Jaya Klarifikasi Isu Penembakan Ajudan Febrie Adriansyah yang Viral di Media Sosial
Indonesia
Polisi Tahan 8 Orang Diduga Lakukan Propaganda Digital, Barang Bukti Rp 220 Juta
​Dalam menjalankan aksinya, sindikat ini terbagi ke dalam lima peran terorganisir, yakni perekrut dan pembiaya, pembuat konten, penyebar konten, pengangkat konten
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 Juli 2026
Polisi Tahan 8 Orang Diduga Lakukan Propaganda Digital, Barang Bukti Rp 220 Juta
Indonesia
Olah TKP Kematian Sutrimo, Polisi Bantah Temukan Racun di Klinik Mordent Kebayoran Baru
Polisi bantah temuan racun dalam olah TKP kematian Sutrimo di klinik Kebayoran Baru. Barang bukti dibawa ke Puslabfor Polri untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Olah TKP Kematian Sutrimo, Polisi Bantah Temukan Racun di Klinik Mordent Kebayoran Baru
Indonesia
Polda Tetapkan 7 Tersangka Bentrok Berdarah di Matraman dan Jalan Tambak
Polda Metro Jaya tetapkan 7 tersangka bentrok Matraman dan Jalan Tambak. 4 tersangka kasus perusakan, 3 tersangka kasus pengeroyokan. Satu korban tewas, satu luka dirawat di RSCM.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Polda Tetapkan 7 Tersangka Bentrok Berdarah di Matraman dan Jalan Tambak
Bagikan