DBH DKI Dipotong Rp 15 Triliun, Tunjangan tak Dipangkas biar ASN Full Senyum

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 11 November 2025
DBH DKI Dipotong Rp 15 Triliun, Tunjangan tak Dipangkas biar ASN Full Senyum

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. ANTARA/Lifia Mawaddah Putri.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung memastikan tidak ada pemotongan tunjangan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov DKI, meski ada pemotongan dana bagi hasil (DBH) dari pemerintah pusat ke Jakarta senilai Rp 15 triliun.

Pramono punya alasan tak mengotak-atik anggaran tunjangan ASN DKI di tengah pemangkasan DBH dalam APBD tahun 2026. Menurut dia, jika alokasi belanja pegawai dalam APBD berkurang dan mengakibatkan pemangkasan gaji atau tunjangan ASN, hal itu dikhawatirkan akan menurunkan semangat kerja pegawai.

"TPP (tambahan penghasilan pegawai) untuk ASN, karena ASN ini kalau nanti dipotong, pasti semua wajahnya murung, membuat Pak Gubernur enggak semangat. Jadi saya sama sekali enggak boleh otak-atik," kata Pramono di Jakarta, Selasa (11/11).

Selain tunjangan ASN, Pramono mengungkap terdapat dua alokasi dana lain yang tak boleh diganggu gugat dalam pemangkasan DBH sebesar Rp 15 triliun tersebut, yakni anggaran penyaluran Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU). Bantuan itu, menurut Pramono, sangat berdampak pada keberlangsungan pendidikan ratusan ribu pelajar dan mahasiswa Jakarta ini.

Baca juga:

APBD DKI 2026 Disepakati Rp 81,3 Triliun, KJP dan Bansos Aman Meski DBH Dipotong


"KJP jumlahnya 707.920 siswa. Enggak boleh dikurangi sepeser pun, angkanya Rp 1,6 triliun. Anggaran kedua yakni untuk KJMU, kurang lebih angkanya Rp 380 miliar," tutur Pramono.

Lebih lanjut Pramono menjelaskan alokasi ketiga belanja APBD ini tetap dipertahankan karena melihat kondisi ketimpangan atau gini rasio di Jakarta yang masih lebar. Hal ini, diakui Pramono, masih menjadi kelemahan Jakarta. "Salah satu faktor utama di Jakarta itu, semua indikasinya positif, kecuali gini rasio. Perbedaan kaya miskin yang kemudian mengalami kenaikan, dari 0,39 sekian menjadi 0,421 pada tahun lalu," ucap Pramono.

"Dengan demikian, ketika dana bagi hasil dan APBD kami dipotong Rp 15 triliun, ada tiga yang tidak boleh diganggu sama sekali," sambungnya.

Oleh sebab itu, untuk meningkatkan sumber pendapatan daerah, Pramono meminta jajaran Pemprov DKI untuk membaca peluang lain yang sebelumnya kurang dimanfaatkan.

"Termasuk hal-hal yang dulu tidak tersentuh: koefisien luas bangunan, SLF (sertifikat laik fungsi), SP3L (surat persetujuan prinsip pembebasan lahan/lokasi), dan sebagainya. Begitu banyak yang kemudian kami lakukan reformasi," pungkasnya.(Asp)

Baca juga:

RAPBD DKI 2026 Disesuaikan Jadi Rp 81,2 Triliun, Dana Bagi Hasil dari Pusat Turun Rp 15 Triliun

#DKI Jakarta #ASN #APBD DKI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Indonesia
Rano Karno Janji 214 Sekolah Rusak di DKI Jakarta Segera Diperbaiki, Bertahap Sesuai Anggaran
Penyesuaian itu membuat sejumlah sekolah terpaksa menunggu giliran untuk direvitalisasi, dengan mempertimbangkan kemampuan fiskal Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
Rano Karno Janji 214 Sekolah Rusak di DKI Jakarta Segera Diperbaiki, Bertahap Sesuai Anggaran
Indonesia
Gubernur Pramono Ungkap Kualitas Udara Jakarta Buruk dalam 3 Hari
Dinkes DKI Jakarta telah diinstruksi untuk membantu penanganan warga yang mengeluhkan gangguan pernapasan akibat udara Jakarta yang tak baik.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Gubernur Pramono Ungkap Kualitas Udara Jakarta Buruk dalam 3 Hari
Indonesia
Gubernur Pramono Ajak Warga Manfaatkan Bursa Kerja Expo 2026, Ada Ribuan Lowongan Kerja
Para pencari kerja bisa memanfaatkan bursa kerja itu mendapatkan pekerjaan, meningkatkan keterampilan, hingga mengembangkan karier.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
Gubernur Pramono Ajak Warga Manfaatkan Bursa Kerja Expo 2026, Ada Ribuan Lowongan Kerja
Indonesia
Kekurangan Gaji 10 Bulan PJLP DKI Jakarta Janji Dibayarkan Akhir Oktober
Persoalan tersebut bermula ketika pembahasan APBD 2026 dilakukan pada 2025. Saat itu, besaran UMP Jakarta 2026 belum ditetapkan
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Oktober 2026
Kekurangan Gaji 10 Bulan PJLP DKI Jakarta Janji Dibayarkan Akhir Oktober
Indonesia
Satpol PP DKI Terluka dan Alami 6 Jahitan, Polisi Cari Pelaku
Diduga ada dua orang pelaku pemukulan yakni yang memukul menggunakan helm dan melakukan pemukulan kepada petugas di lampu merah CSW.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Satpol PP DKI Terluka dan Alami 6 Jahitan, Polisi Cari Pelaku
City Property
Jakarta Langganan Kebakaran, Gubernur Pramono Minta Warga tak Buang Putung Rokok Sembarangan
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus memprioritaskan berbagai upaya preventif terhadap potensi kebakaran.
Dwi Astarini - Senin, 12 Oktober 2026
Jakarta Langganan Kebakaran, Gubernur Pramono Minta Warga tak Buang Putung Rokok Sembarangan
Indonesia
Permukiman Padat di Kramat Pulo, Jakpus, Terbakar, Gulkarmat Kerahkan 30 Mobil Pemadam
Objek yang terbakar rumah tinggal dengan kategori bangunan rendah.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Permukiman Padat di Kramat Pulo, Jakpus, Terbakar, Gulkarmat Kerahkan 30 Mobil Pemadam
Indonesia
Disdik DKI Beri Pendampingan Korban Pelecehan Seksual Guru SMKN 27
Pendampingan dilakukan untuk memastikan kejadian tersebut tidak berdampak lebih jauh terhadap kondisi psikis para siswa.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Disdik DKI Beri Pendampingan Korban Pelecehan Seksual Guru SMKN 27
Indonesia
DPRD DKI Lobi DPR soal UU DKJ, Minta 106 Kursi Dipertahankan
Usul tersebut bukan untuk menambah jumlah anggota DPRD dari 106 menjadi 180–220 kursi, melainkan untuk memastikan 106 saat ini tetap dapat dipertahankan.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
DPRD DKI Lobi DPR soal UU DKJ, Minta 106 Kursi Dipertahankan
Bagikan