Daya Beli Makin Tertekan di 2025, Ini Yang Bisa Dilakukan Biar Tidak Boncos

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 30 Desember 2024
Daya Beli Makin Tertekan di 2025, Ini Yang Bisa Dilakukan Biar Tidak Boncos

Gerai Sarinah. (Foto: Sarinah)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Tahun 2025 diperkirakan menjadi salah satu tahun yang penuh tantangan bagi masyarakat terkait daya beli. Terutama kebijakan yang diterapkan pemerintah membawa dampak langsung pada kelas menengah.

Salah satu kebijakan yang menonjol adalah kenaikan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12 persen. Selain itu, program Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) yang mulai diimplementasikan pada 2024 juga menjadi sumber tekanan baru.

Di mana, program ini mewajibkan pekerja dan pemberi kerja menyisihkan sebagian pendapatan untuk dana perumahan.

Ekonom Achmad Nur Hidayat menilai, Indonesia menghadapi tekanan dari sejumlah kebijakan ekonomi yang diberlakukan pada 2024, yang secara signifikan memengaruhi daya beli masyarakat kelas menengah.

Baca juga:

Pemerintah Harus Siapkan Program Jaga Daya Beli Masyarakat Rentan Akibat Kenaikan PPN

"Kelas menengah Indonesia perlu mengambil langkah strategis guna bertahan dan tetap relevan di tengah ketidakpastian tersebut,” kata Achmad di Jakarta, Senin (30/12).

Achmad berujar, langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengatur ulang prioritas pengeluaran. Dalam situasi ini, kebutuhan primer harus menjadi fokus utama, sementara pengeluaran untuk barang konsumsi yang tidak mendesak perlu dikurangi.

Membuat anggaran bulanan yang ketat dapat membantu memastikan pengeluaran tidak melebihi pendapatan, sekaligus memberikan ruang untuk menabung.

"Selain itu, diversifikasi sumber pendapatan menjadi solusi penting,” tutur Achmad yang juga ekonom dari UPN Veteran Jakarta ini.

Kelas menengah disebut Achmad juga perlu mencari peluang usaha sampingan atau investasi pada aset-aset yang memiliki risiko rendah tetapi memberikan pengembalian yang stabil.

Investasi dalam reksa dana pendapatan tetap atau obligasi pemerintah dapat menjadi pilihan yang aman di tengah ketidakpastian ekonomi.

"Manfaatkan juga peluang di sektor ekonomi digital, seperti menjadi freelancer atau menjual produk secara online, untuk menambah penghasilan,” sebut Achmad.

Peningkatan literasi keuangan juga menjadi kunci untuk bertahan di tengah tekanan ekonomi.

Dengan pemahaman yang lebih baik tentang pengelolaan keuangan, investasi, dan perlindungan aset, kelas menengah dapat menghindari jebakan utang konsumtif yang hanya akan memperburuk kondisi keuangan mereka di masa depan.

Lalu, kelas menangah juga diminta menghindari penggunaan kartu kredit atau pinjaman untuk kebutuhan konsumtif, dan prioritaskan tabungan untuk dana darurat.

Kebijakan pemerintah juga perlu dimanfaatkan secara bijak. Pastikan data diri terdaftar dengan benar agar dapat mengakses subsidi energi atau bantuan sosial yang tersedia.

Bagi yang memiliki usaha kecil, manfaatkan fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga rendah untuk mendukung keberlangsungan usaha.

"Kerja sama dengan komunitas atau koperasi juga dapat membantu menciptakan jaringan pendukung yang kuat di tengah tantangan ekonomi," katanya. (Knu)

#Daya Beli
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Siasat Atur Pengeluaran Saat Rupiah Melemah
Perlunya mengevaluasi kembali pengeluaran untuk keperluan konsumtif dan keperluan yang tidak mendesak ketika kondisi perekonomian sedang kurang baik.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 08 Juni 2026
Siasat Atur Pengeluaran Saat Rupiah Melemah
Indonesia
Rupiah Melemah, Pemerintah Harus Segera Amankan Daya Beli Rakyat
Inflasi yang tinggi di tengah pelemahan rupiah akan memperparah beban hidup kelompok masyarakat berpenghasilan rendah
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 25 April 2026
Rupiah Melemah, Pemerintah Harus Segera Amankan Daya Beli Rakyat
Indonesia
Lebaran Selalu Jadi Penggerak Pariwisata Domestik Indonesia
Peningkatan mobilitas masyarakat selama libur Lebaran membuka peluang bagi destinasi wisata domestik untuk menarik lebih banyak wisatawan, baik dari dalam negeri maupun mancanegara.‎
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 09 Maret 2026
Lebaran Selalu Jadi Penggerak Pariwisata Domestik Indonesia
Indonesia
Tanah Abang Ramai, Purbaya Klaim Daya Beli Masih Baik dan Ekonomi Jauh Dari Krisis
Kerumunan orang yang belanja di pasar itu sebagai sinyal bahwa ekonomi masih dalam kondisi yang terjaga.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 09 Maret 2026
Tanah Abang Ramai, Purbaya Klaim Daya Beli Masih Baik dan Ekonomi Jauh Dari Krisis
Indonesia
Penurunan Daya Beli Warga Akibat Pekerja Sektor Formal Minim
Untuk mengatasi tekanan terhadap daya beli dan konsumsi masyarakat tersebut, pemerintah perlu merevisi kebijakan perpajakan yang amat berpengaruh terhadap masyarakat kelas menengah
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Januari 2026
Penurunan Daya Beli Warga Akibat Pekerja Sektor Formal Minim
Indonesia
Komentar Menkeu Purbaya Kinerja `1 Tahun Ekonomi Pemerintah Prabowo, Ada Perbaikan Konsumsi Warga
Purbaya meyakini bahwa arah perekonomian sudah lebih baik. Saat momentum pertumbuhan terjadi, maka pemerintah akan terus menjaga untuk tahun-tahun berikutnya.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 Oktober 2025
Komentar Menkeu Purbaya Kinerja `1 Tahun Ekonomi Pemerintah Prabowo, Ada Perbaikan Konsumsi Warga
Indonesia
Buka Lapangan Kerja, Kementerian PU Gelontorkan Rp 1,2 Triliun Untuk Padat Karya di 1.059 Lokasi
Program ini adalah instrumen penting untuk memastikan manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata di seluruh lapisan masyarakat
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 05 Oktober 2025
Buka Lapangan Kerja, Kementerian PU Gelontorkan Rp 1,2 Triliun Untuk Padat Karya di 1.059 Lokasi
Indonesia
Bantuan Pangan Ditambah; Bukan Hanya Beras Tapi Ada 2 Liter Minyak Goreng
Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi menyebut pihaknya sudah mengajukan anggaran tambahan sebesar Rp 6,5 triliun guna mendukung penyaluran beras dan minyak goreng
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 22 September 2025
Bantuan Pangan Ditambah; Bukan Hanya Beras Tapi Ada 2 Liter Minyak Goreng
Indonesia
Stimulus Ekonomi 8+4+5 Diklaim Gerakan Padat Karya, Daya Beli Warga Naik
Efeknya akan mampu menopang pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) dalam jangka pendek, sekaligus menjaga sentimen positif di tengah ketidakpastian global.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 17 September 2025
Stimulus Ekonomi 8+4+5 Diklaim Gerakan Padat Karya, Daya Beli Warga Naik
Indonesia
Agar Dipercaya Rakyat, Pemerintah Harus Jaga Daya Beli Warga Usai Demo Berujung Rusuh di Berbagai Daerah
DPR mendorong pemerintah memberikan stimulus pemulihan ekonomi yang tepat sasaran, khususnya bagi pelaku usaha kecil, pekerja harian, serta kelas menengah.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 04 September 2025
Agar Dipercaya Rakyat, Pemerintah Harus Jaga Daya Beli Warga Usai Demo Berujung Rusuh di Berbagai Daerah
Bagikan