MerahPutih.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 6 Yogyakarta kembali memperlakukan kebijakan pengurangan perjalanan kereta api (KA) lokal dan antarkota.
Kebijakan tersebut diambil sebagai upaya mendukung pemerintah dalam mencegah penularan virus corona atau COVID-19. Selain itu, juga berkaitan dengan adanya sejumlah daerah yang memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).
Baca Juga:
Diminta Serius Terapkan PSBB, Anies Harus Bayar Pengorbanan Rakyat agar Tak Sia-sia
Manajer Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta Eko Budiyanto mengatakan, pihaknya sangat peduli penanggulangan wabah COVID-19 dengan terus menerapkan physical distancing dan penyesuaian perjalanan KA, yakni dengan pembatalkam sementara beberapa perjalanan seperti KA lokal Prambanan Ekspres (Prameks) dan KA Antar Kota Joglosemarkerto dan KA Sancaka mulai Senin-Selasa (20-21/4).
"Khusus KA Prameks relasi Solo-Yogyakarta ada 13 perjalanan yang kami batalkan selama pandemi COVID-19 yang berlaku tanggal 20 April," kata Eko, Sabtu (18/4).
Sebanyak 13 KA Prameks yang dibatalkan, yakni 3 KA relasi Solo Balapan-Yogyakarta, 3 KA relasi Solo Balapan-Kutoarjo, 2 KA relasi Yogyakarta-Solo Balapan, 4 KA relasi Kutoarjo-Solo Balapan, dan 1 KA relasi Yogyakata-Kutoarjo.
Sedangkan untuk KA Joglosemarkerto, kata Eko, ada 4 perjalanan yang dibatalkan berlaku tanggal 20 April, yakni 1 KA relasi Purwokerto-Solo Balapan, 1 KA relasi Solo Balapan-Semarang Tawang, 1 KA relasi Solo Balapan-Yogyakarta, dan 1 KA relasi Yogyakarta-Solo Balapan.
Selain itu, mulai tanggal 21 April 2020 untuk KA Antar Kota Sancaka terdapat 2 perjalanan KA yang dibatalkan, yaitu 1 KA relasi Yogyakarta-Surabaya Gubeng, dan 1 KA relasi Surabaya Gubeng-Yogyakarta.
"Pembatalan perjalanan tiga KA (Prameks, Joglosemarkerto, dan Sancaka) sesuai jadwal tersebut diberlakukan sementara hingga tanggal 30 April 2020," kata dia.
Eko menegaskan, tiket KA yang beroperasi tetap dijual hanya 50 persen dari kapasitas tempat duduk yang tersedia. Penumpang KA wajib menggunakan masker saat di stasiun maupun saat perjalanan menggunakan kereta. Selama wabah COVID-19 penumpang KA anjlok.
"KA Prameks rata-rata per hari sebelum pandemi corona penumpang berkisar antara 7.000-8.000 per hari. Masuk bulan April penumpang hanya 1.200 orang per hari," kata dia.
Baca Juga:
KSAD Suplai Vitamin dan Madu untuk Anak Buahnya yang Berjuang Tangani COVID-19
Eko menambahkan, masyarakat Solo dan Yogyakarta masih bisa menikmati pelayanan KA Prameks di tengah pandemi COVID-19. Adapun KA Prameks yang masih beroperasi antara lain 4 perjalanan relasi Yogyakarta-Solo Balapan dengan jadwal keberangkatan dari Stasiun Yogyakarta pukul 05.15 WIB; pukul 08.20 WIB; pukul 12.05 WIB; dan pukul 15.55 WIB.
"Kami juga melayani KA Prameks 4 perjalanan relasi Stasiun Solo Balapan-Yogyakarta dengan jadwal keberangkatan dari Stasiun Solo Balapan pukul 06.35 WIB; pukul 09.50 WIB; pukul 14.20 WIB; dan pukul 18.12 WIB," tutup Eko. (Ism)
Baca Juga:
Puluhan Tenaga Medis Semarang Terpapar COVID-19, Dokter Tirta: Kejujuran Masyarakat Sangat Penting

