Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Penutupan Bandara Soetta Diperpanjang hingga 13.30 WIB

Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Minggu, 06 September 2026
Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Penutupan Bandara Soetta Diperpanjang hingga 13.30 WIB

Sebaran abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau mengguyur Bandara Soekarno Hatta. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/YU

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Penutupan sementara Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, kembali diperpanjang pada Minggu (6/9).

Operasional penerbangan di bandara tersebut kini dihentikan hingga pukul 13.30 WIB akibat indikasi sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Baca juga:

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Sampai Jakarta, Gubernur DKI: Batasi Aktivitas Luar Ruangan dan Pakai Masker

Sebelumnya, penutupan Bandara Soetta telah diperpanjang hingga pukul 09.30 WIB. Namun, hasil pemeriksaan menggunakan paper test kembali menunjukkan adanya indikasi abu vulkanik di sekitar kawasan bandara.

Untuk Menjaga Keselamatan Penerbangan

Kondisi tersebut membuat otoritas penerbangan memutuskan memperpanjang penghentian sementara operasional demi menjaga keselamatan penerbangan.

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan mengumumkan perpanjangan tersebut melalui kanal resminya pada Minggu sekitar pukul 09.00 WIB.

Baca juga:

Bandara Soekarno-Hatta Ditutup Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau, 33 Penerbangan Terdampak

Dalam pengumuman itu disebutkan penutupan Bandara Soetta berkaitan dengan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau dan berlaku berdasarkan Notice to Airmen (NOTAM) hingga pukul 13.30 waktu setempat.

209 Penerbangan Terdampak

Dampak erupsi Gunung Anak Krakatau terhadap operasional Bandara Soetta cukup besar.

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, sebanyak 209 penerbangan terdampak akibat penutupan sementara bandara.

Hingga periode penutupan pukul 09.30 WIB, kondisi tersebut turut berdampak pada 22.798 penumpang.

Baca juga:

Bandara Soekarno-Hatta Tutup hingga 09.30 WIB, 22.798 Penumpang Terdampak

Penutupan bandara membuat calon penumpang perlu menyesuaikan kembali rencana perjalanan. Perubahan jadwal hingga pembatalan penerbangan berpotensi terjadi selama kondisi abu vulkanik masih mengganggu aspek keselamatan penerbangan.

Dengan diperpanjangnya penutupan hingga 13.30 WIB, status operasional Bandara Soekarno-Hatta masih bergantung pada hasil pemantauan sebaran abu vulkanik serta kondisi keselamatan penerbangan.

#Bandara Soekarno-Hatta #Gunung Anak Krakatau #Erupsi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
3 Gunung Api di Indonesia Berstatus Siaga, BNPB Minta Warga Hindari Zona Bahaya
BNPB mengingatkan bahaya Gunung Anak Krakatau, Merapi, dan Semeru yang berstatus Level III atau Siaga. Simak radius larangan aktivitasnya.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 31 Oktober 2026
3 Gunung Api di Indonesia Berstatus Siaga, BNPB Minta Warga Hindari Zona Bahaya
Indonesia
Malam Ini Gunung Semeru Erupsi, Tinggi Letusan Hingga 1 kilometer
Gunung Semeru yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang itu erupsi lagi pada pukul 20:08 WIB dengan tinggi letusan semakin tinggi dibandingkan
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Malam Ini Gunung Semeru Erupsi, Tinggi Letusan Hingga 1 kilometer
Indonesia
Gunung Anak Krakatau Aktif Pekan Lalu, Terjadi 26 Letusan dalam Sehari! Simak Peringatan PVMBG
Gunung Anak Krakatau erupsi 31 kali pada 5-9 Oktober 2026, dengan 26 letusan dalam sehari. Status masih Siaga, radius 5 km wajib dihindari.
Frengky Aruan - Senin, 12 Oktober 2026
Gunung Anak Krakatau Aktif Pekan Lalu, Terjadi 26 Letusan dalam Sehari! Simak Peringatan PVMBG
Indonesia
Jumat Malam Anak Krakatau Erupsi Beruntun Lagi, Jedanya Cuma 6 Menit
Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda mengalami erupsi beruntun dua kali pada Jumat malam (9/10) dengan jeda hanya 6 menit. Radius 2 km disterilkan!
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Oktober 2026
Jumat Malam Anak Krakatau Erupsi Beruntun Lagi, Jedanya Cuma 6 Menit
Indonesia
Anak Krakatau Erupsi Lagi, Masih Berlangsung Jauhi Radius 2 KM!
Gunung Api Anak Krakatau yang berlokasi di perairan Selat Sunda kembali menunjukkan aktivitas vulkanik dengan mengalami erupsi pada Senin (5/10) pukul 20.13 WIB.
Wisnu Cipto - Senin, 05 Oktober 2026
Anak Krakatau Erupsi Lagi, Masih Berlangsung Jauhi Radius 2 KM!
Indonesia
Ada Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan, Badan Geologi Ingatkan Ancaman Bahaya
Badan Geologi mengonfirmasi tingkat aktivitas Gunung Papandayan saat ini masih dipertahankan pada Level I (Normal).
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Ada Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan, Badan Geologi Ingatkan Ancaman Bahaya
Indonesia
Dua Pulau Baru Anak Krakatau Mendadak Muncul Pasca Erupsi, Ini Penjelasan Badan Geologi
Penasaran dengan fenomena munculnya dua pulau baru Anak Krakatau di Selat Sunda pasca erupsi beruntun? Cek fakta dan penjelasan resmi dari Badan Geologi di sini!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 24 September 2026
Dua Pulau Baru Anak Krakatau Mendadak Muncul Pasca Erupsi, Ini Penjelasan Badan Geologi
Indonesia
Daratan Baru 32,8 Hektare Muncul di Dekat Gunung Anak Krakatau, Ini Penjelasan Badan Geologi
Daratan baru seluas 32,8 hektare muncul di sekitar Gunung Anak Krakatau setelah erupsi. Badan Geologi menjelaskan dugaan asal material pembentukannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
Daratan Baru 32,8 Hektare Muncul di Dekat Gunung Anak Krakatau, Ini Penjelasan Badan Geologi
Indonesia
Kru Kapal Jurnalis Hilang Ditemukan di Enggano, Jenazah Diberangkatkan ke Banten Pakai Pesawat
Berdasarkan hasil pemeriksaan DNA operasi DVI Pusdokkes Polri terhadap jenazah yang ditemukan di Pulau Enggano, secara genetik dengan kode PM/62/P.Enggano/01, teridentifikasi sebagai Sukarman,
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Kru Kapal Jurnalis Hilang Ditemukan di Enggano, Jenazah Diberangkatkan ke Banten Pakai Pesawat
Berita Foto
Tabur Bunga untuk Jurnalis dan Awak Kapal yang Hilang Kontak di Pantai Pagedongan
Keluarga jurnalis yang hilang kontak melakukan tabur bunga di bibir Pantai Kampung Pagedongan, Carita, Pandeglang, Banten, Jumat (18/9/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 18 September 2026
Tabur Bunga untuk Jurnalis dan Awak Kapal yang Hilang Kontak di Pantai Pagedongan
Bagikan