Wisata Dunia

Daftar Paspor Paling Berdaya Tahun Ini

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 07 Juli 2021
Daftar Paspor Paling Berdaya Tahun Ini

Jepang sekali lagi berada di puncak papan peringkat pasport paling berdaya. (independent.co.uk)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

JIKA ada Olimpiade paspor, Jepang tidak hanya akan menjadi tuan rumah, tapi juga akan memenangkan seluruh kompetisi. Indeks Paspor Henley, yang secara teratur memantau paspor paling ramah perjalanan di dunia sejak 2006, telah merilis peringkat dan analisis terbarunya.

Karena indeks tidak memperhitungkan pembatasan sementara selama pandemi global, Jepang sekali lagi berada di puncak papan peringkat, dengan paspornya yang menawarkan akses bebas visa atau visa-on-arrival ke 193 tujuan di seluruh dunia.

Namun, laporan Henley & Partners mengatakan, pada kuartal pertama tahun 2021 mobilitas internasional masih hanya 12 persen dari tingkat pra-pandemi, yang berarti gap antara akses perjalanan teoretis dan aktual yang ditawarkan bahkan oleh paspor berperingkat atas tetap signifikan.

BACA JUGA:

Tak Ada lagi Sapaan Bedasarkan Gender di Disney World

Kenyataannya, pemegang paspor Jepang memiliki akses saat ini ke kurang dari 80 tujuan, hampir sama dengan peringkat indeks Arab Saudi, yang berada di peringkat ke-71. Sementara, orang Saudi saat ini memiliki akses perjalanan sebenarnya ke hanya 58 tujuan.

paspor
Singapura tetap di tempat kedua pasport paling berdaya dengan skor 192. (yimg.com)

Peringkat 10 besar paspor paling berdaya ini hampir tidak berubah menjelang paruh kedua tahun 2021, dengan Singapura tetap di tempat kedua (dengan skor 192) dan Korea Selatan sama dengan Jerman di tempat ketiga (dengan skor 191).

Sekali lagi, dalam kondisi dunia nyata yang tengah dilanda pandemi, ini sedikit berbeda. Pemegang paspor Singapura sekarang dapat mengakses kurang dari 75 tujuan, setara dengan peringkat indeks Kazakhstan, yang turun di tempat ke-74.

Lompatan Tiongkok UEA
Bahkan negara-negara dengan program vaksin COVID-19 yang sangat sukses masih terikat oleh pembatasan perjalanan. AS dan Inggris berada di tempat ketujuh bersama Swiss, Belgia dan Selandia Baru. Kedua negara yang tadinya berjaya itu terus menurun dalam kekuatan paspor sejak memegang posisi teratas bersama-sama pada tahun 2014.

Secara teori, pemegang paspor AS dan Inggris dapat mengakses 187 tujuan di seluruh dunia, tetapi kenyataannya adalah bahwa pintu hanya terbuka untuk wisatawan Inggris di kurang dari 60 tujuan, sementara AS hanya di depan di 61. Itu menempatkan mereka pada setara dengan peringkat indeks Uzebkistan dan Rwanda.

Seperti biasa, sebagian besar dari 10 tempat teratas yang tersisa pada indeks dipegang oleh negara-negara UE. Finlandia, Italia, Luksemburg, Spanyol berada di tempat keempat; Austria, Denmark berada di nomor lima; sedangkan Prancis, Irlandia, Belanda, Portugal, dan Swedia sama-sama berada di urutan enam.

Dalam hal kebebasan bepergian, kisah sukses besar dalam dekade terakhir adalah Tiongkok dan Uni Emirat Arab. Sejak 2011, China telah naik 22 peringkat, dari posisi 90 ke posisi 68. Sementara, UEA naik dari No. 65 ke No. 15. Upayanya untuk memperkuat hubungan diplomatik di seluruh dunia sekarang berarti bahwa warganya diizinkan akses mudah ke 174 destinasi, dibandingkan dengan 67 destinasi satu dekade lalu.

Seperti diberitakan cnn.com (6/7), Ketua Henley & Partners Christian H. Kaelin mengatakan, sementara kita tidak tahu berapa lama pembatasan perjalanan akan berlanjut, jelas bahwa mobilitas global akan sangat terhambat setidaknya selama sisa tahun ini.

"Di banyak negara, keraguan serius telah muncul mengenai kemampuan untuk menangani krisis global, dengan merangkul prioritas yang lebih melihat ke dalam," ujarnya.

Dia menambahkan, "Meningkatnya isolasionisme dan deglobalisasi tidak diragukan lagi akan memiliki konsekuensi besar, di antaranya kerusakan lebih lanjut pada ekonomi dunia (dan) pengurangan signifikan dalam mobilitas global."

Henley telah menugaskan penelitian dan analisis eksklusif, menemukan bahwa perjalanan rekreasi internasional tetap kurang dari 10 persen dari tingkat pra-Covid dan sebagian besar bersifat regional.

Ketimpangan Akses Paspor
Pemegang paspor Jepang memiliki akses bebas visa atau visa-on-arrival ke 167 tujuan lebih banyak daripada warga Afghanistan, yang berada di peringkat terbawah karena mereka hanya dapat mengunjungi 26 tempat tanpa memerlukan visa terlebih dahulu. Itu kesenjangan terbesar antar negara sejak indeks dimulai, kata Henley & Partners.

"Pengadopsian paspor Covid yang meluas tampaknya menjadi kenyataan bagi mereka yang dapat mengaksesnya," kata Robert Maciejewski, CEO SIP Medical Family Office di Swiss, dalam laporan Henley.

"Bahkan jika kewajiban hukum untuk mendapatkan paspor Covid tidak mungkin terjadi di sebagian besar negara demokratis, tidak memilikinya mungkin akan mengakibatkan pembatasan de facto kebebasan warga, baik itu untuk bepergian atau untuk kegiatan rutin sehari-hari," dia menambahkan.

Karena kesenjangan global dalam hal akses vaksin dan program peluncuran, "Paspor COVID-19 tidak diragukan lagi akan semakin memperlebar ketidaksetaraan paspor di seluruh dunia," kata Kaelin dari Henley.

paspor
Paspor paling berdaya urutan ketiga ditempati Jerman dan Korea Selatan dengan skor 191. (thelocal.de)

IATA, asosiasi perdagangan global untuk maskapai penerbangan, menyambut baik langkah banyak negara untuk membiarkan pelancong yang divaksinasi melewati karantina, tetapi juga memperingatkan bahwa kebebasan untuk bepergian adalah sesuatu yang harus tersedia untuk semua.

Willie Walsh, direktur jenderal IATA, mengatakan, "Data menunjukkan kepada kita bahwa pelancong yang divaksinasi tidak boleh dibatasi. Dan penyaringan dapat dengan aman membuka perbatasan bagi mereka yang tidak memiliki akses ke vaksinasi."

Paspor terbaik untuk dipegang pada tahun 2021 adalah:
1. Jepang (193 destinasi)
2. Singapura (192)
3. Jerman, Korea Selatan (191)
4. Finlandia, Italia, Luksemburg, Spanyol (190)
5. Austria, Denmark (189)
6. Prancis, Irlandia, Belanda, Portugal, Swedia (188)
7. Belgia, Selandia Baru, Swiss, Inggris Raya, Amerika Serikat (187)
8. Republik Ceko, Yunani, Malta, Norwegia (186)
9. Australia, Kanada (185)
10. Hongaria (184)

Beberapa negara di dunia memiliki akses bebas visa atau visa-on-arrival ke kurang dari 40 negara. Ini termasuk:
108. Korea Utara (39 tujuan)
109. Nepal (38)
110. Wilayah Palestina (37)
111. Somalia (34)
112. Yaman (33)
113. Pakistan (32)
114. Suriah (29)
115. Irak (28)
116. Afganistan (26)

Daftar Henley & Partner adalah salah satu dari beberapa indeks yang dibuat oleh perusahaan keuangan untuk menentukan peringkat paspor global menurut akses yang mereka berikan kepada warganya.

Indeks Paspor Henley didasarkan pada data yang diberikan oleh Otoritas Transportasi Udara Internasional (IATA) dan mencakup 199 paspor dan 227 tujuan perjalanan. Ini diperbarui secara real time sepanjang tahun, saat dan ketika perubahan kebijakan visa mulai berlaku.

Indeks Paspor Arton Capital mempertimbangkan paspor 193 negara anggota PBB dan enam wilayah: ROC Taiwan, Makau (SAR China), Hong Kong (SAR China), Kosovo, Wilayah Palestina dan Vatikan. Wilayah yang dianeksasi ke negara lain dikecualikan.
Indeks pertengahan 2021 menempatkan Selandia Baru di posisi teratas, dengan skor bebas visa/visa-on-arrival 136.(aru)

#Wisata #Wisata Dunia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Travel
TIPTIP Group Luncurkan SatuSatu Partner Portal, Buka Keran Cuan Baru buat Agen Perjalanan Kenalkan Pengalaman Lokal
Industri pariwisata Indonesia berada di ambang era baru yang sangat dinamis.
Dwi Astarini - Sabtu, 12 September 2026
TIPTIP Group Luncurkan SatuSatu Partner Portal, Buka Keran Cuan Baru buat Agen Perjalanan Kenalkan Pengalaman Lokal
Indonesia
Pariwisata Flores Tetap Hidup Walau Status Tanggap Darurat Bencana Diperpanjang Pemerintah
Kawasan wisata Danau Kelimutu sudah kembali beroperasi pascagempa
Angga Yudha Pratama - Senin, 31 Agustus 2026
Pariwisata Flores Tetap Hidup Walau Status Tanggap Darurat Bencana Diperpanjang Pemerintah
Fun
Australia Barat Tawarkan Destinasi Liburan Keluarga dengan Alam yang Tenang dan Aktivitas Edukatif
Australia Barat menawarkan berbagai destinasi wisata ramah keluarga, mulai dari Busselton Jetty, Ngilgi Cave, hingga Lucky Bay yang dihuni kanguru liar.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 03 Agustus 2026
Australia Barat Tawarkan Destinasi Liburan Keluarga dengan Alam yang Tenang dan Aktivitas Edukatif
Indonesia
Stasiun Yogyakarta Kini Punya Lelana Gallery, Ruang Kreatif untuk UMKM Berbasis Budaya
Stasiun Yogyakarta kini memiliki Lelana Gallery yang menampilkan produk UMKM berbasis budaya dan keberlanjutan. Inisiatif KAI Wisata ini mendukung ekonomi kreatif lokal.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
Stasiun Yogyakarta Kini Punya Lelana Gallery, Ruang Kreatif untuk UMKM Berbasis Budaya
Indonesia
Wong Kito Pemburu Kuliner-Belanja Langsung Gas, Dibuka Rute Baru Pelembang-Bandung!
Bandara Husein Sastranegara Bandung buka rute baru ke Bandar Lampung dan Palembang mulai Agustus 2026. Wings Air melayani penerbangan langsung dengan pesawat ATR 72 berkapasitas 72 kursi.
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Wong Kito Pemburu Kuliner-Belanja Langsung Gas, Dibuka Rute Baru Pelembang-Bandung!
Travel
Jalan-Jalan ke Arab Saudi Lebih Mudah dengan Package Visa, Bisa Fokus ke Pengalaman Wisata
Package Visa merupakan inisiatif digital yang mengintegrasikan penerbitan visa wisata secara langsung ke dalam pemesanan paket perjalanan yang telah dikurasi.
Dwi Astarini - Jumat, 10 Juli 2026
Jalan-Jalan ke Arab Saudi Lebih Mudah dengan Package Visa, Bisa Fokus ke Pengalaman Wisata
Travel
Aktivitas Menarik saat Liburan ke Candi Prambanan, Pastikan Nonton Sendratari 'Ramayana'
Beragam aktivitas menarik dapat dinikmati wisatawan dari berbagai kalangan di Candi Prambanan.
Dwi Astarini - Jumat, 10 Juli 2026
Aktivitas Menarik saat Liburan ke Candi Prambanan, Pastikan Nonton Sendratari 'Ramayana'
Travel
Kisah Relief Candi Prambanan, Media Pengajaran Hindu di Masanya
Setiap panel relief menghadirkan cerita yang sarat akan nilai moral, keagamaan, hingga kebudayaan.
Dwi Astarini - Jumat, 10 Juli 2026
Kisah Relief Candi Prambanan, Media Pengajaran Hindu di Masanya
Indonesia
5 Hal Yang Bikin Orang Asing Berwisata di Indonesia
Keberhasilan Desa Wisata Penglipuran yang meraih penghargaan Best Tourism Village dari UN Tourism pada 2023 harus terus dijaga melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 09 Juli 2026
5 Hal Yang Bikin Orang Asing Berwisata di Indonesia
Indonesia
Ingin Wisatawan Berkualitas, Imigrasi Minta Evaluasi Negara Penerima Bebas Visa Kunjungan
Pemberian bebas visa kunjungan tersebut mencakup 8+1 negara antara wilayah Asia Timur dan Selatan seperti Korea Selatan, Jepang, dan India. Kemudian negara di Australia, Selandia Baru
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 22 Juni 2026
Ingin Wisatawan Berkualitas, Imigrasi Minta Evaluasi Negara Penerima Bebas Visa Kunjungan
Bagikan