Daerah Ini Jadi Lokasi Pengangguran Tertinggi
Ilustrasi para pencari kerja. (MP/Rizki Fitrianto)
MerahPutih.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Kabupaten Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe merupakan dua daerah yang memiliki tingkat pegangguran terbuka (TPT) tertinggi di Provinsi Aceh.
"Tingginya angka pengangguran di Aceh Utara disebabkan kurangnya aktivitas di sektor pertanian pada Agustus. Mayoritas penduduk di sana bekerja pada sektor pertanian," kata Kepala BPS Aceh Wahyudin di Banda Aceh, Senin (6/11).
Ia menyebutkan, jumlah tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Aceh Utara pada Agustus 2017 sebanyak 11,02 persen dan Kota Lhokseumawe 10,51 persen.
Menurutnya, sektor pertanian masih menjadi lapangan pekerjaan utama bagi masyarakat di daerah setempat sehingga perlu adanya perhatian serius dari pemerintah setempat dalam ketersediaan lapangan pekerjaan.
Ia mengatakan, pemerintah di daerah setempat dan Provinsi Aceh secara umum harus memberikan perhatian serius dengan menghadirkan agro industri sehingga sektor pertanian dapat terus berkembang di masa mendatang.
"Hadirnya sektor agro industri akan membuka lapangan pekerjaan lebih besar dan juga memberikan nilai tambah kepada petani di Aceh secara umum," katanya.
Selain dua kabupaten/kota tersebut, urutan ketiga ditempati Oleh Kabupaten Aceh Besar dengan tingkat pengangguran terbuka di daerah tersebut sebesar 8,49 persen.
"Pemerintah yang daerahnya masuk dalam kabupaten TPT paling besar harus melakukan berbagai upaya sehingga upaya meningkatkan kesejahteraaan masyarakat akan terwujud dengan ketersediaan lapangan pekerjaan," katanya.
Ia menyarankan agar salah satu upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan pengentasan kemiskinan adalah dengan memberikan perhatian serius terhadap sektro-sektor yang masyarakat banyak mengantungkan kehidupannya seperti sektor pertanian.
"Hampir sebagian besar masyarakat Aceh bekerja pada sektor pertanian dan kehadiran sektor industri juga akan memberikan peluang kerja besar kepada masyarakat, sedangkan pertambangan sumbangannya kecil," katanya. (*)
Bagikan
Berita Terkait
Siswa Aceh Utara Belajar di Lumpur, DPR Desak Bantuan Perabotan
Kebakaran Gambut Aceh Makin Parah, BPBD Sulit Atasi Tiupan Angin
“Hati Bertali”, Lagu Bumiy yang Merangkul Duka dan Harapan di Tengah Bencana
TNI Bersihkan 19 Sekolah Terdampak Banjir di Aceh Tamiang
Jembatan Bailey Kutablang Aceh Kini Dijaga 24 Jam, Gara-Gara Ini!
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan Ribuan Warga di Aceh Masih Mengungsi Setelah 2 Bulan Lalu di Terjang Banjir
Baleg DPR Dorong Konsideran UU Pemerintahan Aceh tak Dihapus dalam Revisi
Akses Air Bersih Warga Aceh Dikebut, Pemerintah Tambah 57 Titik Sumur Bor
Jelang Ramadan, Bulog Pastikan Stok Beras dan Minyak Goreng di Aceh Aman