Cuek Ditinggal Massa Anti-Jokowi, Citra Baru Gerindra untuk 2024?

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 14 Oktober 2019
Cuek Ditinggal Massa Anti-Jokowi, Citra Baru Gerindra untuk 2024?

Presiden Joko Widodo bersama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Foto: Biro Pers Setpres

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Pengamat politik Ray Rangkuti mengungkapkan risiko yang dihadapi Partai Gerindra jika bergabung ke dalam koalisi pemerintah Gerindra bakal ditinggal pendukungnya yang dikenal mayoritas tak menyukai Jokowi.

"Ini udah terlihat banyak kekecewaan. Khususnya dari kelompok yang menganggap pemilu adalah 'perang'. Dengan masuknya Prabowo (ke Jokowi) mereka orang pertama yang bakal (pergi) dan cabut dukungan," jelas Ray kepada merahputih.com, Senin (14/10).

Baca Juga

Jadi Oposisi atau Koalisi, Prabowo: Kita Bekerja untuk Merah Putih

Menanggapi potensi tersebut, Gerindra justru sepertinya tak panik dengan adanya potensi perpindahan suara ini.

"Karena pemilu lagi masih 4 tahun lagi. Masih lama. Ada kemungkinan Gerindra membentuk citra baru," ungkap Ray.

Ray Rangkuti kritik polisi terlalu banyak beri posisi di negara ini
Direktur LIMA Ray Rangkuti dalam sebuah diskusi publik di Jakarta (MP/Gomes R)

Direktur Lingkar Madani Indonesia ini sulit menebak kursi apa yang bakal didapat Gerindra jika masuk gerbong pemerintahan.

'"Karena itu hitung-hitungannya tergantung koalisi. Duduk di kursi pemerintahan akan banyak sekali kursi entah itu di kabinet atau di luar kabinet yang dishare," singkat dia.

Baca Juga

Golkar Curigai Gerindra Jadi Musuh dalam Selimut Pemerintahan Jokowi

Selain itu, Gerindra juga harus menyalurkan banyak kader potensialnya duduk di kursi pemerintahan agar terlihat kinerjanya dengan mengandalkan wajah-wajah baru.

"Jadi tokoh baru ini bisa populer karena mereka duduk di pemerintahan," kata Ray. (Knu)

#Ray Rangkuti #Partai Gerindra
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Gerindra Beri Sanksi Keras ke Anggota DPRD Jember Achmad Syahri yang Asyik Merokok dan Main Game Saat Rapat
Partai Gerindra memberikan peringatan keras bahwa tidak ada ruang bagi pelanggaran serupa di masa depan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 15 Mei 2026
Gerindra Beri Sanksi Keras ke Anggota DPRD Jember Achmad Syahri yang Asyik Merokok dan Main Game Saat Rapat
Indonesia
Ketahuan Main Game dan Merokok saat Rapat, Anggota DPRD Jember Bakal Disidang Gerindra
Partai Gerindra akan menggelar sidang terhadap anggota DPRD Jember, Ahmad Syahri Assidqi. Ia ketahuan main game sambil merokok saat rapat.
Soffi Amira - Jumat, 15 Mei 2026
Ketahuan Main Game dan Merokok saat Rapat, Anggota DPRD Jember Bakal Disidang Gerindra
Indonesia
Survei NRI: Elektabilitas Gerindra Meroket 27,25 Persen, Dampak Kepuasan Publik pada Prabowo-Gibran
Survei yang berlangsung pada 13–22 April 2026 ini melibatkan 1.200 responden di 38 provinsi melalui metode multi-stage random sampling
Angga Yudha Pratama - Rabu, 06 Mei 2026
Survei NRI: Elektabilitas Gerindra Meroket 27,25 Persen, Dampak Kepuasan Publik pada Prabowo-Gibran
Indonesia
DPW NasDem Jatim Sampaikan Sikap Resmi Terkait Isu Merger
DPW Partai Nasdem Jawa Timur menegaskan tetap menghormati kebebasan pers sebagai salah satu pilar demokrasi.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 April 2026
DPW NasDem Jatim Sampaikan Sikap Resmi Terkait Isu Merger
Indonesia
Fusi Partai NasDem dan Gerindra Bukan Perkara Mudah, Saan Mustopa: Belum Menjadi Pembicaraan Internal
Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menanggapi munculnya isu mengenai kemungkinan fusi atau penggabungan antara Partai NasDem dengan Partai Gerindra.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Fusi Partai NasDem dan Gerindra Bukan Perkara Mudah, Saan Mustopa: Belum Menjadi Pembicaraan Internal
Indonesia
Kelakar saat RDP Komisi XIII DPR RI di Tengah Isu Merger NasDem-Gerindra: dari Gondangdia ke Kertanegara
Candaan disampaikan Ketua Komisi XIII DPR Willy Aditya melihat anggota DPR Fraksi NasDem Muslim Ayub duduk bersebelahan dengan anggota DPR Fraksi Gerindra Anwar Sadad dalam ruang rapat.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Kelakar saat RDP Komisi XIII DPR RI di Tengah Isu Merger NasDem-Gerindra: dari Gondangdia ke Kertanegara
Indonesia
Willy Aditya Kelakar Soal Merger Gerindra-NasDem di Rapat DPR
Willy Aditya berkelakar soal merger Gerindra dan NasDem dalam rapat DPR. Candaan ini muncul di tengah isu politik yang tengah berkembang.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 April 2026
Willy Aditya Kelakar Soal Merger Gerindra-NasDem di Rapat DPR
Indonesia
Semua Menteri Gerindra Kumpul di Syukuran HUT Partai di DPR
Budisatrio berterima kasih kepada seluruh kader maupun tim ahli anggota DPR RI Fraksi Gerindra yang sudah setia mengawal kinerja para legislator di DPR.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 06 Februari 2026
Semua Menteri Gerindra Kumpul di Syukuran HUT Partai di DPR
Indonesia
RDF Rorotan Dikeluhkan Warga, DPRD Gerindra Minta Operasional Dihentikan
DPRD Gerindra meminta operasional RDF Rorotan dihentikan sementara. Sebab, RDF Rorotan dinilai masih menimbulkan bau.
Soffi Amira - Selasa, 03 Februari 2026
RDF Rorotan Dikeluhkan Warga, DPRD Gerindra Minta Operasional Dihentikan
Indonesia
Gerindra Bantah Prabowo Usulkan Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI
Partai Gerindra membantah Presiden RI, Prabowo Subianto, mengusulkan Thomas Djiwandono menjadi Deputi Gubernur BI.
Soffi Amira - Rabu, 21 Januari 2026
Gerindra Bantah Prabowo Usulkan Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI
Bagikan