Cuaca Ekstrem Bakal Landa Cianjur, Ini Pesan BMKG

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Senin, 04 Desember 2017
Cuaca Ekstrem Bakal Landa Cianjur, Ini Pesan BMKG

Ilustrasi pergerakan angin. (Foto: bmkg.go.id)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - BPBD Jawa Barat, mengimbau warga di berbagai wilayah di Cianjur, untuk waspada terhadap cuaca esktrem dan pohon tumbang yang banyak terjadi di sejumlah titik sejak satu pekan terakhir.

Kepala BPBD Cianjur Ahmad Rifai mengatakan, telah menyurati pihak kecamatan untuk diteruskan ke tingkat desa hingga warga, untuk siaga bencana dan mengaktifkan kembali siskamling sebagai upaya penanggulangan dini di lingkungan masing-masing.

"Saat ini bupati telah menetapkan Cianjur siaga Darurat Bencana, sehingga kami menyosialisasikan hal tersebut hingga ke aparatur terbawah. Pasalnya cuaca saat ini ekstrem hujan disertai angin kencang, sehingga dapat memicu terjadinya berbagai bencana alam," katanya.

Tidak hanya kecamatan yang masuk zona merah bencana, pihaknya mengimbau seluruh wilayah di Cianjur untuk waspada dan siaga bencana. Bahkan, pihaknya mengimbau seluruh relawan bencana siaga dan segera melapor ketika terjadi bencana serta melakukan evakuasi.

Pihaknya saat ini, kata dia, telah mengaktifkan sejumlah posko siaga darurat dan menempatkan anggota siaga 24 jam di masing-masing wilayah rawan bencana. Termasuk meningkatkan pemeliharaan sistem peringatan dini tsunami di wilayah pantai selatan dan pergerakan tanah.

"Untuk wilayah selatan kami juga aktifkan relawan bencana untuk memantau dan mengawasi wilayah masing-masing. Mereka diarahkan untuk melakukan evakuasi warga ketika terjadi bencana," katanya.

Sementara, di sejumlah titik bencana yang terjadi sejak satu pekan terakhir, pihaknya mencatat warga sudah kembali ke rumahnya masing-masing speerti di Kecamatan Agrabinta, Naringgul, Sindangbarang, dan kecamatan lainnya.

"Laporan terakhir dari sejumlah kecamatan yang tertimpa bencana, sudah tidak ada warga yang mengungsi. Namun kami tetap meminta relawan waspada dan terus memantau karena ditakutkan bencana alam longsor dan banjir dapat terjadi setiap saat," katanya. (*)

#Bencana Alam #Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) #BMKG
Bagikan
Ditulis Oleh

Noer Ardiansjah

Tukang sulap.

Berita Terkait

Indonesia
DPR Ingatkan Indonesia Darurat Sampah dan Bencana, Baru 25 Persen Sampah Terkelola
Rokhmat mendesak pemerintah agar lahan milik PTPN dan Perhutani di Pulau Jawa segera dikembalikan fungsinya sebagai kawasan resapan air yang padat vegetasi
Angga Yudha Pratama - Senin, 26 Januari 2026
DPR Ingatkan Indonesia Darurat Sampah dan Bencana, Baru 25 Persen Sampah Terkelola
Indonesia
Hujan Lebat yang Dapat Disertai Angin Kencang Akan Terjadi di Sejumlah Wilayah di Indonesia hingga 29 Januari, BNPB Imbau Tingkatkan Kewaspadaan
Banten, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, serta Papua Pegunungan berpeluang diguyur hujan lebat yang dapat disertai angin kencang.
Frengky Aruan - Senin, 26 Januari 2026
Hujan Lebat yang Dapat Disertai Angin Kencang Akan Terjadi di Sejumlah Wilayah di Indonesia hingga 29 Januari, BNPB Imbau Tingkatkan Kewaspadaan
Indonesia
2 Bhabinkamtibmas Meninggal Saat Hendak Menolong Korban Longsor Cisarua, Kapolri Berduka
Mewakili institusi Polri, dia pun mengucapkan terima kasih dan apresiasi terhadap dua mendiang anggota tersebut setelah menjalani tugasnya selama ini.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 26 Januari 2026
2 Bhabinkamtibmas Meninggal Saat Hendak Menolong Korban Longsor Cisarua, Kapolri Berduka
Indonesia
Pemerintah Janji Evaluasi Bencana dari Hulu Sampai Hilir, Bakal Bikin Tim Penanggulangan
embentukan tim ini tidak dilakukan dari nol, mengingat beberapa kementerian telah memiliki rancangan dan desain penanganan banjir yang saling melengkapi.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 26 Januari 2026
Pemerintah Janji Evaluasi Bencana dari Hulu Sampai Hilir, Bakal Bikin Tim Penanggulangan
Indonesia
Kesulitan Akses Alat Berat, Masih Ada Puluhan Korban Tertimbun Longsor di Cisarua Bandung
Tim SAR gabungan menyebut telah mengevakuasi 29 jenazah korban longsor Cisarua dan menyerahkannya kepada tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 26 Januari 2026
Kesulitan Akses Alat Berat, Masih Ada Puluhan Korban Tertimbun Longsor di Cisarua Bandung
Indonesia
65 Warga Cisarua Bandung Diduga Masih Tertimbun Tanah Longsor, 25 Jenazah Sudah Ditemukan
25 jenazah korban longsor telah diterima Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat di posko Puskesmas Pasirlangu.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 26 Januari 2026
65 Warga Cisarua Bandung Diduga Masih Tertimbun Tanah Longsor, 25 Jenazah Sudah Ditemukan
Indonesia
Update Bencana Longsor Cisarua Bandung Barat: 6 Korban Tewas Berhasil Diidentifikasi
Enam korban tewas longsor Cisarua berhasil diidentifikasi. Data forensik dan informasi keluarga menjadi kunci utama dalam identitikasi tersebut.
Soffi Amira - Minggu, 25 Januari 2026
Update Bencana Longsor Cisarua Bandung Barat: 6 Korban Tewas Berhasil Diidentifikasi
Indonesia
Bibit Siklon 91S Aktif, BMKG Prediksi Hujan Lebat hingga Angin Kencang
Cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi minggu ini. Hal itu dikarenakan bibit siklon 91S yang aktif. Kemudian, hujan lebat hingga angin kencang.
Soffi Amira - Minggu, 25 Januari 2026
Bibit Siklon 91S Aktif, BMKG Prediksi Hujan Lebat hingga Angin Kencang
Indonesia
Kawasan Puncak Bogor Terus Diguyur Hujan, Bendung Katulampa Siaga 3
Petugas Bendung Katulampa terus melakukan pemantauan debit air Sungai Ciliwung seiring masih berlangsungnya hujan di wilayah hulu.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 24 Januari 2026
Kawasan Puncak Bogor Terus Diguyur Hujan, Bendung Katulampa Siaga 3
Indonesia
Revisi UU BNPB Diharap Masuk Prolegnas, DPR Ingin Kepala Badan Bisa Langsung Kerja Bareng Kepala Daerah
BNPB harus bisa langsung bekerja sama dengan gubernur, bupati, pemerintah daerah, bahkan dengan Polres, Polsek, dan Kodim
Angga Yudha Pratama - Jumat, 23 Januari 2026
Revisi UU BNPB Diharap Masuk Prolegnas, DPR Ingin Kepala Badan Bisa Langsung Kerja Bareng Kepala Daerah
Bagikan