Bibit Siklon 91S Aktif, BMKG Prediksi Hujan Lebat hingga Angin Kencang

Soffi AmiraSoffi Amira - 2 jam, 26 menit lalu
Bibit Siklon 91S Aktif, BMKG Prediksi Hujan Lebat hingga Angin Kencang

Ilustrasi hujan. Foto Freepik

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Cuaca ekstrem berpotensi tetap terjadi pada Minggu (25/1) ini.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan, dinamika atmosfer yang aktif dalam beberapa hari terakhir masih berpeluang memicu hujan lebat, angin kencang, hingga petir hari ini.

BMKG menjelaskan, kondisi cuaca saat ini dipengaruhi oleh keberadaan Bibit Siklon Tropis 91S di Samudra Hindia selatan Nusa Tenggara Barat (NTB) yang memiliki potensi tinggi berkembang menjadi siklon tropis dalam 48–72 jam ke depan.

Sistem ini memicu terbentuknya daerah pertemuan dan perlambatan angin di wilayah selatan Indonesia, mencakup Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara.

Baca juga:

BMKG Minta Masyarakat Waspadai Hujan Lebat yang Bakal Mengguyur Jabodetabek Sepekan ke Depan

Selain itu, penguatan Monsun Asia yang membawa massa udara lembap dari Laut Cina Selatan, diperkuat fenomena cross equatorial northerly surge (CENS), turut meningkatkan pembentukan awan hujan.

"Aliran udara lembap yang melintasi garis khatulistiwa ini berdampak signifikan terhadap peningkatan intensitas hujan, khususnya di wilayah Indonesia bagian selatan,'' tulis BMKG dalam keterangannya kepada wartawan di Jakarta.

BMKG memprakirakan, sebagian besar wilayah Indonesia akan didominasi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat.

Namun, potensi hujan sedang hingga sangat deras disertai petir dan angin kencang perlu diwaspadai di sejumlah daerah, seperti Jawa, Bali, Nusa Tenggara, sebagian Sumatera, Sulawesi, Maluku, hingga Papua.

Baca juga:

Pemprov DKI Tambah Durasi Operasi Modifikasi Cuaca, Dilakukan hingga 3 Kali Sehari

Bibit siklon 91S aktif
Bibit siklon 91S aktif. Foto: Dok. BMKG

Wilayah Banten dan DKI Jakarta masih masuk kategori waspada tinggi terhadap hujan sangat lebat hingga ekstrem.

Sementara itu, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB, dan NTT juga berpotensi mengalami hujan lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.

"Potensi angin kencang turut terpantau di wilayah Kepulauan Riau, Bali, serta Nusa Tenggara,'' tulis BMKG.

Khusus Jakarta, BMKG memprakirakan cuaca pada Minggu (25/1) didominasi kondisi berawan hingga hujan ringan.

Baca juga:

Pramono Minta BMKG Tak Hanya Fokus Jakarta, OMC Diperluas ke Tangerang-Bekasi

Kepulauan Seribu, Jakarta Pusat, Barat, Selatan, dan Timur diperkirakan mengalami hujan ringan dengan suhu berkisar 23–30 derajat Celsius dan kelembapan tinggi mencapai 70–96 persen.

"Sementara Jakarta Utara berpotensi hujan ringan dengan suhu 24–28 derajat Celsius,'' tutur BMKG.

BMKG mengingatkan hujan dengan intensitas tinggi berpotensi menimbulkan dampak hidrometeorologi seperti banjir, genangan, tanah longsor, hingga gangguan transportasi darat, laut, dan udara.

"Masyarakat diimbau menyesuaikan aktivitas luar ruang, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi secara cepat,'' ucap BMKG. (knu)

#Cuaca Ekstrem #BMKG #Hujan Deras #Angin Kencang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Arahan dari Prabowo, BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di Jabodetabek
BNPB menggelar operasi modifikasi cuaca di Jabodetabek. Hal ini mendapat arahan langsung dari Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - 1 jam, 52 menit lalu
Arahan dari Prabowo, BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di Jabodetabek
Indonesia
Bibit Siklon 91S Aktif, BMKG Prediksi Hujan Lebat hingga Angin Kencang
Cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi minggu ini. Hal itu dikarenakan bibit siklon 91S yang aktif. Kemudian, hujan lebat hingga angin kencang.
Soffi Amira - 2 jam, 26 menit lalu
Bibit Siklon 91S Aktif, BMKG Prediksi Hujan Lebat hingga Angin Kencang
Indonesia
BPBD DKI Kerahkan Tiga Sorti OMC untuk Redam Potensi Hujan Lebat
BPBD DKI Jakarta melanjutkan OMC hari kesembilan dengan tiga sorti penerbangan dari Bandara Halim untuk mengurangi potensi hujan lebat dan cuaca ekstrem.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 24 Januari 2026
BPBD DKI Kerahkan Tiga Sorti OMC untuk Redam Potensi Hujan Lebat
Indonesia
Kawasan Puncak Bogor Terus Diguyur Hujan, Bendung Katulampa Siaga 3
Petugas Bendung Katulampa terus melakukan pemantauan debit air Sungai Ciliwung seiring masih berlangsungnya hujan di wilayah hulu.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 24 Januari 2026
Kawasan Puncak Bogor Terus Diguyur Hujan, Bendung Katulampa Siaga 3
Indonesia
Banjir Masih Rendam Jakarta, 114 RT dan 15 Ruas Jalan Tergenang hingga Jumat (23/1) Malam
Sebanyak 114 RT dan 15 ruas jalan di Jakarta masih terendam banjir hingga Jumat (23/1) malam.
Soffi Amira - Jumat, 23 Januari 2026
Banjir Masih Rendam Jakarta, 114 RT dan 15 Ruas Jalan Tergenang hingga Jumat (23/1) Malam
Indonesia
Hari Kedelapan OMC, Pemprov DKI Fokus Penyemaian Awan di Bogor hingga Tangerang
Pemprov DKI kembali menggelar operasi modifikasi cuaca di hari kedelapan. Hal ini dilakukan untuk mengurangi risiko dampak cuaca ekstrem.
Soffi Amira - Jumat, 23 Januari 2026
Hari Kedelapan OMC, Pemprov DKI Fokus Penyemaian Awan di Bogor hingga Tangerang
Indonesia
Banjir Rendam 126 RT dan 18 Ruas Jalan di Jakarta, Ratusan Warga Mengungsi
Sebanyak 126 RT dan 18 ruas jalan di Jakarta terendam banjir. Ratusan warga pun mengungsi akibat banjir tersebut.
Soffi Amira - Jumat, 23 Januari 2026
Banjir Rendam 126 RT dan 18 Ruas Jalan di Jakarta, Ratusan Warga Mengungsi
Indonesia
BMKG Minta Masyarakat Waspadai Hujan Lebat yang Bakal Mengguyur Jabodetabek Sepekan ke Depan
Bahkan hingga Jumat (23/1) sore pukul 15.00 WIB, intensitas hujan masih berada di angka yang cukup mengkhawatirkan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 23 Januari 2026
BMKG Minta Masyarakat Waspadai Hujan Lebat yang Bakal Mengguyur Jabodetabek Sepekan ke Depan
Indonesia
Curah Hujan Jakarta Tembus 267 Milimeter, Pramono Sebut Sangat Jarang Terjadi
Curah hujan di Jakarta mencapai 267 milimeter per hari. Gubernur Pramono Anung menyebut kondisi ini jarang terjadi dan memicu banjir di sejumlah wilayah.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 23 Januari 2026
Curah Hujan Jakarta Tembus 267 Milimeter, Pramono Sebut Sangat Jarang Terjadi
Indonesia
Kelapa Gading hingga Koja Rawan Banjir, Pemprov DKI Fokus Benahi Kali Cakung Lama
Pemprov DKI Jakarta akan menormalisasi Kali Cakung Lama sepanjang 2 km untuk mengatasi banjir di Kelapa Gading, Cilincing, hingga Koja.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 23 Januari 2026
Kelapa Gading hingga Koja Rawan Banjir, Pemprov DKI Fokus Benahi Kali Cakung Lama
Bagikan