Kesehatan

COVID-19 Resmi Jadi Pandemi Paling Parah dalam Sejarah AS

annehsannehs - Senin, 04 Oktober 2021
COVID-19 Resmi Jadi Pandemi Paling Parah dalam Sejarah AS

Pandemi COVID-19 kalahkan pandemi Flu Spanyol. (Foto pixabay/Alexandra_Koch)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SELAMA lebih dari satu abad, flu Spanyol yang terjadi pada 1918 telah dideklarasikan sebagai pandemi yang paling parah sepanjang sejarah Amerika Serikat. Kini rekor tersebut tergeser dengan pandemi yang terjadi saat ini. COVID-19 resmi menjadi pandemi terburuk sepanjang sejarah Amerika Serikat.

Seperti dilansir Health, angka korban jiwa yang disebabkan COVID-19 telah melampaui pandemi flu pada 1918 itu. Menurut data yang diperoleh dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC), ada sekitar 675 ribu orang yang meninggal karena pandemi flu di Amerika Serikat pada awal musim semi pada 1918 sampai 1919.

Data yang diperoleh dari Johns Hopkins Coronavirus Resource Center melaporkan ada 676.100 orang yang meninggal karena COVID-19 di seluruh AS, padahal pandemi ini pun belum berakhir.

Pandemi coronavirus kalahkan Flu Spanyol. (Foto pixabay/cromaconceptvisual)
Pandemi coronavirus kalahkan Flu Spanyol. (Foto pixabay/cromaconceptvisual)

Pada masa terjadinya pandemi flu 1918, catatan dari Census Bureu melaporkan populasi Amerika Serikat ialah 105 juta, sedangkan saat ini populasi AS sejumlah 332,7 juta.

Saat pandemi 1918, virus yang tersebar ialah flu jenis H1N1 yang menyerang seluruh dunia dan menyebar dengan cepat di AS. Saat itu, belum ada vaksin flu. Orang-orang belum memahami mengapa flu bisa sebegitu mematikannya. Belum ada antibiotik untuk mengobati infeksi sekunder dari flu, seperti contohnya pneumonia. Menurut Arsip Nasional AS, orang-orang dipaksa untuk isolasi, karntina, dan membatasi interaksi sosial.

Jumlah kematian harian di AS tidak pernah dibawah angka 144. (Foto pixabay/MiroslavaChrienova)
Jumlah kematian harian di AS tidak pernah dibawah angka 144. (Foto pixabay/MiroslavaChrienova)

Saat ini, AS telah mengalami beberapa lonjakan kematian selama COVID-19. Pada April 2020, jumlah rata-rata kematian akibat coronavirus mencapai 2.308 dalam satu minggu. Pada Agustus 2020, jumlah rata-rata kematian menurun menjadi 1.210. Kemudian, jumlahnya sempat meningkat sampai 3.645 pada Januari 2021, dan menurun lagi menjadi 1.521 pada September ini. Saat ini, jumlah kematian harian akibat COVID-19 di AS belum pernah menurun di bawah angka 144 sejak pandemi dimulai.

Untuk mengurangi lonjakan angka COVID-19, pemerintah AS telah mendorong warganya untuk segera mendapatkan vaksinasi sejak Desember 2020. (SHN)

#Breaking #Kesehatan #COVID-19 #Amerika Serikat
Bagikan
Ditulis Oleh

annehs

Berita Terkait

Dunia
Ketegangan Dengan AS Meningkat, Iran Klaim Kendalikan Penuh Selat Hormuz
Melalui Selat Hormuz, sebagian besar dari 20 juta barel minyak dan produk minyak bumi diangkut setiap hari mencapai pasar Asia, terutama China.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Januari 2026
Ketegangan Dengan AS Meningkat, Iran Klaim Kendalikan Penuh Selat Hormuz
Indonesia
MPR RI Khawatir Aliansi Perdamaian Bentukan Trump Disabotase Israel untuk Rusak Palestina
Ia menyebut, di dalam kelompok yang digagas Presiden AS Donald Trump tersebut, ada keterlibatan Israel.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Januari 2026
MPR RI Khawatir Aliansi Perdamaian Bentukan Trump Disabotase Israel untuk Rusak Palestina
Indonesia
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Program ini dirancang untuk membantu masyarakat kurang mampu yang selama ini terkendala dalam mengakses layanan kesehatan akibat tunggakan iuran JKN.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Januari 2026
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Dunia
AS Mengancam dengan Kapal Induk, Iran tak Mau Kalah Peringatkan Aksi Balasan jika 'Negeri Paman Sam' Menyerang
Gambar yang ditampilkan menjadi peringatan langsung kepada Amerika Serikat agar tidak mencoba melakukan serangan militer terhadap negara tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Januari 2026
AS Mengancam dengan Kapal Induk, Iran tak Mau Kalah Peringatkan Aksi Balasan jika 'Negeri Paman Sam' Menyerang
Olahraga
Indonesia Pesta Gol ke Gawang Korsel 5-0 di Laga Pembuka Piala Asia Futsal 2026
Timnas Futsal Indonesia menurunkan kiper Ahmad Habibie, serta Rizki Xavier, Mochammad Iqbal, Israr Megantara, dan Firman Adriansyah sebagai pemain utama.
Wisnu Cipto - Selasa, 27 Januari 2026
Indonesia Pesta Gol ke Gawang Korsel 5-0 di Laga Pembuka Piala Asia Futsal 2026
Dunia
Kapal Induk AS USS Abraham Lincoln Standby di Timur Tengah, Siapkan Serangan ke Iran jika Diminta
Kapal induk tersebut dan kapal-kapal pendampingnya diperintahkan ke wilayah tersebut ketika Iran menindak keras protes massal.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Januari 2026
Kapal Induk AS USS Abraham Lincoln Standby di Timur Tengah, Siapkan Serangan ke Iran jika Diminta
Indonesia
Gara-Gara Utang BP Tega Bunuh Ibu Kandung, Jasad Dibakar Dibuang di Jalan
Pelaku BP juga diduga membakar dan membuang jasad korban di pinggir jalan setelah melakukan aksi keji membunuh ibunya sendiri.
Wisnu Cipto - Selasa, 27 Januari 2026
Gara-Gara Utang BP Tega Bunuh Ibu Kandung, Jasad Dibakar Dibuang di Jalan
Dunia
Kapal Induk AS Tiba di Timur Tengah, Dikirim untuk Berjaga-Jaga
Komando Pusat AS menyebut kelompok kapal induk itu berada di Samudra Hindia, bukan di Laut Arab yang berbatasan langsung dengan Iran.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Januari 2026
 Kapal Induk AS Tiba di Timur Tengah, Dikirim untuk Berjaga-Jaga
Indonesia
Pesawat Smart Air Jatuh di Perairan Nabire, Seluruh Penumpang Dilaporkan Selamat
Pesawat Smart Air jenis Caravan rute Nabire–Kaimana jatuh di perairan Nabire, Papua Tengah, Selasa (27/1). Polisi memastikan seluruh penumpang selamat.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 27 Januari 2026
Pesawat Smart Air Jatuh di Perairan Nabire, Seluruh Penumpang Dilaporkan Selamat
Indonesia
Gempa M 5,7 Guncang Pacitan, Getaran Terasa hingga Bali
Gempa bumi berkekuatan 5,7 magnitudo mengguncang Pacitan, Jawa Timur, Selasa pagi. Getaran terasa hingga Bali. BMKG pastikan tidak berpotensi tsunami.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 27 Januari 2026
Gempa M 5,7 Guncang Pacitan, Getaran Terasa hingga Bali
Bagikan