Clean Up The World Ajak Bersih-Bersih Pantai Pangandaran
Ilustrasi Pantai Pangandaran. (Foto: Unsplash/David Emrich)
KALAU bukan kita, siapa lagi yang merawat lingkungan? Kegiatan sosial Clean Up The World 2021 yang digelar PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mengajak masyarakat dan tokoh nasional melakukan bersih-bersih di Pantai Pangandaran, Jawa Barat, pada 11-12 Desember 2021.
Kegiatan tersebut juga mengajak Pandu Laut Nusantara yang didukung oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, serta Pemerintah Kabupaten Pangandaran. Terdapat pula lebih dari 400 peserta yang berasal dari kalangan pelajar, komunitas Pandu Laut, anggota kepolisian, masyarakat sekitar, hingga wisawatan. Selain bersih-bersih, kegiatan Clean Up The World juga termasuk pelepasliaran berangkas dan sidat, serta penanaman bibit bakau.
Menariknya lagi, kegiatan ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional seperti Susi Pudjiastuti (mantan Menteri Kelautan dan Perikanan), Faisal Basri (ekonomi senior), Widodo (mantan Wakil Kepala Staf Angkatan Laut) hingga Kaka dan Ridho dari grup band Slank.
Baca juga:
“Kami ingin berpartisipasi aktif dalam melestarikan lingkungan, khususnya laut yang sedang mengalami krisis pencemaran. Clean Up The World tahun ini kami laksanakan di Pangandaran sebagai Kawasan yang aktif menggalakan kampanye kebersihan pantai,” kata Aceng Ulumudin, Sales & Marketing Outboard Motor Section Head PT SIS.
Kegiatan dimulai dengan pedonasian tempat sampah dari Suzuki kepada pemerintah setempat yang diserahkan secara simbolis oleh Joshi Prasetya, Strategic Planning Departement Head PT SIS kepada H. Jeje Wiradinata, Bupati Pangandaran. Selanjutnya, bersama Susi Pudjiastuti selaku Ketua Umum Pandu Laut Nusantara, semua peserta melakukan kegiatan bersih-bersih pantai sepanjang dua kilometer.
“Masyarakat Pangandaran sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada semua pihak yang konsisten menjaga kelestarian lingkungan di kawasan ini,” kata Jeje.
Baca juga:
Di sela-sela acara, Susi Pudjiastuti menyampaikan dukungannya untuk aksi pelestarian lingkungan. “Kegiatan ini tidak hanya sekadar bersih-bersih sampah di pantai. Tetapi lebih dari itu, untuk menumbuhkan kecintaan dan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga sumber daya dan ekosistem laut,” kata Susi.
Susi menambahkan komitmen menjaga keberlanjutan ekosistem laut merupakan kewajiban sepanjang hayat yang tidak dibatasi oleh sekat-sekat tugas, jabatan, dan kepentingan jangka pendek lainnya. Meski tidak lagi menjadi menteri, Susi tetap aktif memperjuangkan nilai-nilai kedaulatan, keberlanjutan, dan kesejahteraan di sektor kelautan dan sumber daya alam lainnya. (and)
Baca juga:
Bagikan
Andreas Pranatalta
Berita Terkait
Dari Pengelolaan Sampah hingga Penanaman Mangrove, Synchronize Fest Tegaskan Komitmen Hijau
Eco Paws, Kampanye Kreatif untuk Masa Depan Lebih Baik
Pagi ini, Kualitas Udara di Jakarta Terburuk Kedua di Dunia
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025, Pemerintah Anugerahkan Kalpataru Lestari untuk Pejuang Hijau
Budidaya Larva Black Soldier Fly Antarkan Nasabah PNM Mekaar ke Penghargaan Mata Lokal Award 2025
Kisah Chaim Joel Fetter Sediakan Pusat Kesejahteraan Anak di Sumbawa, Menunggu Uluran Bantuan Tempat Tidur
Khatib Salat Jumat Hari ini Diminta Sampaikan Pesan Pelestarian Lingkungan, Jemaah juga Ikut Tanam Pohon
Udara Jakarta tidak Sehat Buat Kelompok Sensitif, Pemprov Mau Tiru Cara Paris dan Bangkok
Kampanye #pilahdariSekarang ajak Masyarakat Kelola Sampah Demi Kelestarian Lingkungan