Cisco dan Aliansi Sakti Permudah Komunikasi Tenaga Kesehatan di Wisma Atlet
Perangkat konferensi video di Wisma Atlet (Foto: Istimewa)
PASIEN penderita COVID-19 yang ada di Wisma Atlet terisolasi. Komunikasi antara pihak luar, tenaga kesehatan dan pasien di sana cukup terhambat. Untuk mensiasati itu, Cisco Indonesia bersama dengan PT. Aliansi Sakti sepakat untuk berperan serta dalam penanganan pandemi COVID-19 di Tanah Air.
Melalui pemberian dan instalasi lebih dari 60 unit perangkat sistem/teknologi konferensi video pada Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet, Jakarta, diharapkan dapat mempermudah komunikasi setiap pihak di zona merah Wisma Atlet, yang menjadi area untuk tim sekretariat, administrasi, tim IT, publikasi, maupun data center, dan call center.
Baca juga:
Selain RS Darurat Wisma Atlet, Cisco Indonesia melalui BNPB juga telah memberikan lebih dari 600 unit perangkat konferensi video kepada beberapa rumah sakit pemerintah lain di Indonesia. Proses pemasangannya dibantu oleh Aliansi Sakti. Adapun perangkat yang diberikan Cisco Indonesia adalah Cisco Meraki, Cisco Webex, dan Cisco DX80. Sementara Aliansi Sakti turut membantu proses instalasi, layanan konsultasi, pelatihan, dan juga perawatan pada setiap perangkat serta sistem dan teknologi konferensi video yang diberikan.
“Cisco Indonesia berkomitmen untuk membantu perusahaan-perusahaan tetap melakukan kontinuitas bisnis di era pandemi. Kami senang dan bangga memiliki mitra yang berperan aktif dalam mewujudkan komitmen ini. Inisiasi ini sejalan dengan misi Cisco Indonesia untuk mengembangkan teknologi digital untuk membantu, mempermudah pekerjaan, dan memberikan solusi nyata dalam menyelesaikan sebuah permasalahan,” urai Andris Masengi, Senior Regional Manager Cisco Indonesia.
Sementara Vice President PT. Aliansi Sakti Iswanto menyadari pentingnya keterlibatan digitalisasi dalam mempercepat kinerja dan pengambilan keputusan dalam menekan laju pandemi di Indonesia. "Untuk itu, kami senang dapat melakukan aksi nyata ini bersama mitra kami, Cisco Indonesia. Kami berharap seluruh bantuan yang diberikan kepada RS Darurat Wisma Atlet melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dapat menjadi solusi dari persoalan yang kita hadapi bersama,” ujarnya.
Pada pelaksanaannya, instalasi Cisco DX80 yang didukung teknologi Cisco Webex ini akan membantu dan mengurangi kebutuhan kontak langsung antara tenaga ahli spesialis, tenaga kesehatan yang bertugas, dan pasien COVID-19. Hal ini juga membuat pertukaran informasi dapat dilakukan secara tepat dan akurat. Sistem aplikasi Cisco Webex dapat membantu dokter terkait dalam melakukan kegiatan psikologi jarak jauh, serta membantu kegiatan lain seperti diskusi zona merah ke gedung lainnya.
Sementara itu, penggunaan dashboard Cisco Meraki berfungsi untuk memantau seluruh traffic dan konten yang diakses di sekitar area Wisma Atlet. Terakhir, solusi keamanan Cisco Umbrella digunakan untuk melindungi data-data yang tercatat di Wisma Atlet, termasuk data pasien. Proses instalasi dan edukasi pelatihan penggunaan sistem/teknologi konferensi video ini berlangsung selama dua bulan. (Avia)
Baca juga:
Bagikan
Berita Terkait
BPJS Kesehatan Sebut Peserta yang Dinonaktifkan sudah tak Masuk Golongan Syarat Kategori Miskin
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta