Kesehatan

Ciri-Ciri Kurangnya Gizi pada Ibu Hamil

Iftinavia PradinantiaIftinavia Pradinantia - Jumat, 28 Januari 2022
Ciri-Ciri Kurangnya Gizi pada Ibu Hamil

Penuhi nutrisi saat hamil. (Foto: Pexels/Amina Filkins)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SELAMA menjalani kehamilan, ibu haml harus memperhatikan kebutuhan gizi dengan seksama. Itu karena, apapun yang dikonsumsi oleh ibu akan berdampak bagi buah hatinya. Nutrisi terbaik akan diserap dan mendukung tumbuh kembang sang jabang bayi saat lahir ke dunia. Jika tidak memperhatikan nutrisi selama kehamilan, ibu hamil akan mengalami sejumlah permasalahan waktu hamil. Tidak hanya mengancam kesehatan bayi tetapi juga ibunya. Berikut ciri-ciri ibu hamil yang kurang gizi

Anemia

Ciri-Ciri Kekurangan Gizi pada Ibu Hamil
Anemia adalah salah satu masalah kehamilan yang paling banyak terjadi. (Foto: Pixabay/Bgmfotografia)

Mual dan muntah adalah salah satu gejala umum yang dialami ibu hamil, terutama mereka yang hamil muda. Namun, bila kondisi tersebut disertai dengan pusing dan mudah lelah, waspada! Bisa jadi ibu mengalami anemia. Salah satu masalah kehamilan yang paling banyak terjadi di Indonesia adalah anemia. Anemia adalah suatu kondisi saat ibu hamil kekurangan sel darah merah.

Anemia atau kekurangan darah disebabkan oleh kurangnya asupan nutrisi, khususnya zat besi dan asam folat, nutrisi penting untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh dan janin. Selain pusing dan mudah lelah, gejala lain anemia yang bisa dikenali di antaranya, sesak napas, jantung berdebar-debar, sulit fokus, dan pucatnya kulit, bibir, dan kuku.

Untuk mengetahui anemia atau tidaknya ibu hamil perlu dilakukan deteksi atau skrining anemia. Ini biasanya dilakukan ibu pada trimester pertama masa kehamilan.

Untuk mengatasinya, perbanyaklah konsumsi buah dan sayuran yang tinggi zat besi dan asam folat. Namun, mengingat kebutuhan nutrisi ibu hamil berbeda-beda, lakukan konsultasi dengan dokter untuk menentukan berapa banyak asupan yang harus ibu penuhi.

Baca juga:

5 Resep Smoothie untuk Atasi Anemia

Berat badan tidak bertambah

Ciri-Ciri Kekurangan Gizi pada Ibu Hamil
Ibu hamil pasti mengalami kenaikan berat badan. (Foto: Pixabay/regina_zulauf)

Setiap ibu hamil pasti mengalami kenaikan berat badan. Meningkatnya berat badan disebabkan karena adanya janin di dalam tubuh yang juga memiliki bobot tersendiri. Belum lagi porsi makanan yang umumnya bertambah dua kali lipat. Idealnya, pertambahan berat badan selama hamil mencapai lebih dari 5 kg.

Namun, jika ibu tidak mengalami peningkatan berat badan setelah lewat trimester pertama, serta dibarengi dengan gejala pusing dan mudah lelah, bisa jadi itu adalah tanda kurang gizi. Selain melalui berat badan, kecukupan gizi ibu hamil juga bisa dilihat dari lebar lingkar lengan atas.

Jika ibu hamil memiliki ukuran lengan atas kurang dari 23,5 cm, ini dikategorikan sebagai kekurangan gizi. Untuk itu, pastikan berat badan ibu bertambah selama hamil.

Mudah sakit

Ciri-Ciri Kekurangan Gizi pada Ibu Hamil
Gampang sakit bisa jadi pertanda kurangnya gizi pada ibu hamil. (Foto: pexels/ Garon Piceli)

Kurang gizi selama masa kehamilan membuat ibu rentan terserang penyakit. Bukan tanpa sebab, kurang mengonsumsi makanan bergizi akan membuat daya tahan tubuh menurun sehingga virus, bakteri, jamur, dan parasit lebih mudah menyerang tubuh.

Untuk itu, ibu hamil diharuskan memenuhi kebutuhan nutrisi hariannya. Hal ini juga yang menjadi persiapan terbaik dalam menyambut kelahiran si kecil. Dengan asupan gizi yang terpenuhi, bukan hanya tubuh ibu yang akan prima, tapi janin yang ada di dalam kandungan juga bisa tumbuh dan berkembang dengan baik.

Baca juga:

Bumil dan Busui Juga Bisa Kena Osteoporosis

Terganggunya psikologis

Ciri-Ciri Kekurangan Gizi pada Ibu Hamil
Kurangnya gizi bisa berpengaruh ke kondisi psikologis ibu hamil. (Foto: Pixabay/tasha)

Tanda ibu hamil kurang gizi selanjutnya adalah ketidakmampuan dalam mengelola emosi. Kekurangan asupan asam lemak omega 3 selama hamil bisa membuat ibu mudah stres, depresi, dan merasa sedih terus menerus. Tak sedikit juga yang merasa dirinya kurang berharga dan merasa bersalah.

Masalah pada janin

Ciri-Ciri Kekurangan Gizi pada Ibu Hamil
Rutin lakukan pemeriksaan untuk cek kondisi janin. (Foto: Pixabay/StockSnap)

Kurang gizi pada ibu hamil juga ditandai dengan masalah perkembangan janin. Berat badan yang tidak meningkat serta perkembangan organ tubuh yang terhambat, adalah contoh masalah yang akan terjadi bila ibu kurang mengonsumsi makanan bergizi. (avia)

Baca juga:

Bumil, Jangan Lakukan Kegiatan ini!

#Ibu Hamil #Kekurangan Gizi #Kesehatan #Tips Kesehatan #Info Kesehatan #Risiko Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Iftinavia Pradinantia

I am the master of my fate and the captain of my soul
Show More

Berita Terkait

Lifestyle
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Pria ini membutuhkan prosedur kolonoskopi untuk mengeluarkan perangkat tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Oktober 2026
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Bagikan