Chernobyl, Dari Lokasi Bencana Nuklir Jadi Tujuan 'Influencer' Instagram
Influencer Instagram berpose di barak peninggalan Chernobyl (Foto: Instagram @patricktaipei
REAKTOR nuklir meledak di pembangkit listrik Chernobyl pada 26 April 1986 di Kota Pripyat, Ukraina. Setidaknya 31 orang meninggal akibat bencana tersebut, sedangkan korban jangka panjang dari radiasi nuklir mencapai 93.000 jiwa.
Kota itu telah lama menjadi kota mati atau kota hantu karena imbas dari radiasi nuklir pasca bencana. Namun, lokasi bencana tersebut kini menjelma menjadi tempat instagramable untuk para influencer dari berbagai dunia.
Hal tersebut tidak terjadi begitu saja, sejak serial drama dari HBO berjudul Chernobyl ditayangkan, lokasi bencana nuklir tersebut semakin banyak dikunjungi pelancong. Peningkatan pengunjung dikatakan mencapai 40% dari tahun lalu.
Meski pembangkit listrik nuklir tersebut telah dibuka utuk pengunjung sejak akhir tahun 90an, bagaimana influencer instagram memanfaatkan lokasi bencana tersebut telah menuai berbagai kritik.
Jika kita memasukkan kata "Chernobyl" di bagan pencarian Instagram, kita akan menemukan puluhan foto para orang-orang (influencers) yang berpose secara "provokatif" di depan bangunan yang telah ditinggalkan, mobil hangus, hingga barak kosong di lokasi tersebut.
Meanwhile in Chernobyl: Instagram influencers flocking to the site of the disaster. pic.twitter.com/LnRukoLirQ
— Bruno Zupan (@komacore) June 9, 2019
Serial HBO yang bercerita tentang lokasi tersebut memang punya andil akan jumlah pengunjung ke lokasi bencana Chernobyl. Namun, jangan lupa bahwa pernah terjadi bencana yang tragis di tempat tersebut. Sudah selayaknya para pengunjung maupun mereka yang mencari foto untuk konten Instagram, menghormati tempat di mana banyak nyawa melayang di Chernobyl.
Memang bukanlah hal baru bahwa influencer akan melakukan cara apapun untuk mendapatkan lebih banyak likes, namun apakah menggunakan lokasi bekas bencana nuklir terbesar dalam sejarah menjadi suatu hal yang lazim untuk sekedar likes dan menambah followers? Rasanya tidak elok.
Hal tersebut mungkin juga berlaku di lokasi dengan sejarah kelam lainnya, baik di dalam maupun luar negeri, yakni dengan membawa rasa hormat untuk tempat-tempat bencana. Bukan sekedar foto untuk mendapatkan like dan tambahan follower.
Mengingat Chernobyl masih dianggap tidak aman untuk dihuni, meskipun aman untuk dikunjungi, pelancong tetap disaring untuk tingkat radiasi saat masuk dan keluar. Ribuan orang secara tragis kehilangan nyawa mereka di sana, mungkin pelancong perlu berpikir dua kali sebelum berpose untuk foto untuk konten Instagram, hal itu juga berlaku untuk tempat serupa yang memiliki sejarah tragis di manapun. (ADP)
Bagikan
Ananda Dimas Prasetya
Berita Terkait
Meta Sudah Dipanggil, Komdigi Jamin Reset Password Instagram Aman
Akun X Bruno Fernandes Kena Hack, Manchester United Langsung Angkat Bicara
Grok AI Belum Punya Filter Pornografi, DPR Tuntut Langkah Proaktif Kemkomdigi
Begini Perkembangan Kasus Teror ke Konten Kreator dan Influencer DJ Donny
Teror Influencer Jadi Sorotan, Mensesneg Ingatkan Etika Menyampaikan Kritik
DPR Ingatkan Kritik Dijamin Konstitusi, Teror Influencer Harus Diusut
Teror ke Influencer Harus Diusut Tuntas, Jangan Buru-buru Salahkan Pemerintah, Minta Menteri HAM Natalius Pigai
Rumah DJ Donny Dilempari Bom Molotov, Teror Berlanjut Usai Ancaman Bangkai Ayam
Kumpulan Ucapan Natal Cocok untuk WhatsApp dan Media Sosial
Imbas Konten Pornografi, X Harus Bayar Denda Rp 80 Juta ke Pemerintah