Fashion

Chanel Naikkan Harga Tas Klasik Mereka Hingga 60 Persen

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 24 Desember 2021
Chanel Naikkan Harga Tas Klasik Mereka Hingga 60 Persen

Chanel naikkan harga tas mereka. (Unsplash-Mona Siswanto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEJAK 2019, Chanel terus menaikan harga sejumlah tas klasik mereka, seperti Boy Bag, Flap Bag, dan 2.55 Large Bag. Salah seorang perwakilan Chanel mengungapkan alasan penaikan harga itu ialah fluktasi nikai tukar yang tidak tertentu, perubahan biaya produksi, dan memastikan kisaran harga tasnya sama di seluruh dunia.


Menurut Jeffries Group, Flap Bag klasik naik hingga 60 persen menjadi USD 8,2 ribu atau sekitar Rp 117 juta. Sementara itu, untuk salah satu model yang paling favorit, 2.55 Large Bag kini menjadi USD 9,5 ribu atau sekitar Rp 134 juta. Pada Juni, harga tas tersebut masih USD 7,4 ribu atau sekitar Rp 105 juta Harga model 2.55 naik signifikan, yakni sekitar 78 persen.

BACA JUGA:

Pertama di Indonesia, The Goods Dept Terapkan NFT ke Dunia Ritel

Seperti dilansir Hypebeast (24/12), penaikan harga ini membuat posisi tas Chanel hanya selisih sedikit dari tas Birkin milik kompetitor mereka, Hermes. Menurut CEO Rebag, Charles Gorra, Chanel sepertinya ingin menempatkan tas klasik mereka di kelas tertinggi seperti Hermes. “Untuk menjadi seperti Hermes dan jauh dari Vuitton maupun Gucci, mereka ingin naik kelas,” ungkap Gorra.

chanel bag
Chanel juga sudah membuat purchasing limit di atas kenaikan harganya. (Chanel)


Dengan menaikkan harga tas mereka, Chanel secara tidak langsung membuat namanya menjadi lebih eksklusif dan menarik perhatian. Kabarnya, Chanel juga sudah membuat purchasing limit di atas penaikan harganya. Itu menegaskan keeksklusifan barang mereka di mata pelanggan dan industri.

Ini bukan pertama kalinya Chanel membuat gebrakan heboh seperti ini. Sebelumnya, Chanel telah membatasi pembelian untuk pelanggannya di Korea. Aturan itu berlaku untuk produk tas, terutama yang modelnya populer. Hal itu tak disebabkan keterbatasan item, melainkan untuk membatasi penjualan kembali yang belakangan sering terjadi.

chanel bag
Chanel telah membatasi pembelian untuk pelanggan di Korea. (Chanel)

Orang yang membeli Chanel di Korea hanya boleh membawa pulang satu Timeless Classic Flap Bag dan Coco Handle Handbag satu tahun sekali. Selain tas, barang-barang lain yang dibatasi pembeliannya ialah beberapa jenis dompet dan pouch.

Chanel SA merupakan perusahaan multinasional pribadi yang dimiliki Alain Wertheimer dan Gerard Wertheimer, cucu dari Pierre Wertheimer, yang memiliki mitra bisnis awal dari couturiere Coco Chanel. Perusahaan ini didirikan pada 1909 dan berbasis di Paris, Prancis. House of Chanel (Chanel SA) didirikan pada 1909, ketika Gabrielle Chanel membuka toko topi perempuan di 160 Boulevard Malesherbes, Paris, Prancis.(Rey)

#Fashion
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fashion
Perkara Desain Logo Mirip, Adidas Gugat Merek Australia White Fox
Merek apparel olahraga raksasa asal Jerman ini menilai desain tersebut ‘mirip secara menyesatkan’ dengan logo khas mereka, the three stripes.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
Perkara Desain Logo Mirip, Adidas Gugat Merek Australia White Fox
Fashion
Inovasi dan Diversifikasi, Jalan Baru Pelestarian Batik
Batik perlu terus beradaptasi dengan perkembangan tren fesyen agar dapat memperluas pasar.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
Inovasi dan Diversifikasi, Jalan Baru Pelestarian Batik
ShowBiz
Celine Dion Kejutan Paris Fashion Week 2026, Tampil Enerjik dengan ‘I’m Alive’
Dion tampil tepat di bawah Menara Eiffel yang terkenal di kota tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Celine Dion Kejutan Paris Fashion Week 2026, Tampil Enerjik dengan ‘I’m Alive’
Fashion
Fast Fashion So Yesterday, 'Minimalisme Elegan' Ambil Alih Tren Tampilan Minimal dengan Bahan Berkualitas
Minimalisme elegan mendominasi pasar dengan merek-merek yang menekankan identitas mereka melalui bahan berkualitas tinggi.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
 Fast Fashion So Yesterday, 'Minimalisme Elegan' Ambil Alih Tren Tampilan Minimal dengan Bahan Berkualitas
Fashion
Dari Ruang Kelas ke Runway, ESMOD Jakarta Hadirkan First Edit
First Edit menjadi ruang bagi para mahasiswa untuk membawa karya yang sebelumnya dikerjakan sebagai tugas akhir keluar dari lingkungan kampus.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
Dari Ruang Kelas ke Runway, ESMOD Jakarta Hadirkan First Edit
Fashion
UNIQLO x KAWS Hadirkan KAWS UNIVERSE, Bawa Pesan 'We Are Better Together'
UNIQLO dan KAWS kembali berkolaborasi lewat KAWS UNIVERSE yang menghadirkan COMPANION, karakter baru, dan plush charm mulai 14 September 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
UNIQLO x KAWS Hadirkan KAWS UNIVERSE, Bawa Pesan 'We Are Better Together'
Fashion
'Revenge Dress' Milik Putri Diana kembali Dilelang, Diperkirakan Laku Rp 4,5 Miliar
Penampilan dramatis Putri Diana saat tiba di Serpentine Gallery pada 1994 menjadi salah satu momen ikonis dalam budaya pop.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
 'Revenge Dress' Milik Putri Diana kembali Dilelang, Diperkirakan Laku Rp 4,5 Miliar
Fashion
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Lewat inisiatif ‘With Gemini, In Craft’, Google menjadikan akal imitasi sebagai mitra kreatif pendukung bagi rumah mode, studio kreatif, serta pelaku usaha di Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Olahraga
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Jersey Tim Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026 mengangkat motif Gorga khas Toba dan Limar dari Sumatera Selatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Fashion
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
ESMOD Jakarta memperkuat koneksi fashion global melalui Global Mobility Pathway, membuka pertukaran mahasiswa dengan jaringan ESMOD di berbagai negara.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
Bagikan